Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Perusahaan Di Tiongkok Yang Mendenda Karyawannya Yang Bolak-balik Ke Toilet Selama Jam Istirahat. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Menjaga pegawai tetap produktif sah-sah saja dilakukan perusahaan. Selain membantu perusahaan tetap beroperasi, beberapa bos bahkan memberikan bonus setimpal dengan kerja keras yang sudah dilakukan anak buahnya.
Namun jangan sampai upaya memacu produktivitas malah `membunuh` pegawai pelan-pelan. Tindakan ekstrem, dan cenderung keterlaluan, pernah dilakukan segelintir perusahaan seperti memasang timer di toilet hingga memberikan kursi “ mata-mata” bagi para pegawai.
Kini cara lebih ekstrem dibuat perusahaan di China untuk menjaga pegawai tetap bekerja sepanjang hari.
Dikutip dari Oddity Central, Senin 11 Januari 2021, Anpu Electric Science and Technology memberlakukan kebijakan jatah toilet sekali dalam sehari bagi setiap karyawannya saat jam istirahat. Jika ada yang melanggar, karyawan akan dikenakan denda senilai 20 yuan (Rp43.572).
Dilaporkan sudha tujuh orang yang mendapat hukuman oleh perusahaan yang terletak di Guangdong, Tiongkok. Mereka dihukum pada 21 Desember dan 22 Desember 2020.
Karyawan yang tak puas dengan aturan itu membocorkannya di media sosial. Warganet pun berang dengan aturan yang ganjil itu.
Namun perusahaan tak diam sama mendapat tuduhan tersebut. Manajemen pabrik mengatakan peraturan ini dibuat karena banyak karyawan yang bermalas-malasan dengan menggunakan waktu istirahat untuk pergi ke toilet dan merokok. Dikatakan juga bahwa mereka juga menghindari tugas.
Bahkan sang manajer mengaku tak berdaya menghadapi kemalasan para pegawai tersebut.
“ Kami tak berdaya. Faktanya, para pekerja malas bekerja,” kata manajer perusahaan bermarga Cao kepada Guangdong TV.
Manajemen, lanjut dia, pernah mengajak para karyawannya berdiskusi tentang cara meningkatkan produktivitas kerja. Nyatanya harapan tak sesuai dengan kenyataan. “ Tapi, belum mencapai hasil yang positif,” kata dia.
Cao mengatakan aturan pembatasan waktu istirahat ke toilet dianggap sebagai alternatif yang lebih baik daripada memecat staf. Perusahaan ini menyebut mencari karyawan lebih susah.
Dia juga mengklarifikasi tidak ada denda senilai 20 yuan. Dikatakan bahwa sanksinya adalah uang 20 yuan dipotong dari bonus bulanan.
Menariknya, sesuai dengan kebijakan perusahaan, pekerja yang ingin istirahat lebih dari satu kali di toilet sehari, harus mendaftar ke bos mereka sebelum mengunjungi kamar kecil, yang hanya membuat marah netizen China.
Namun, ada beberapa orang yang justru bersimpati dengan perusahaan.
" Mereka dipaksa melakukan ini. Beberapa karyawan terlalu lama menggunakan toilet dan sering menggunakannya. Ini pasti akan merusak produktivitas perusahaan,” tulis warganet di situs China163.com.
Ada juga orang-orang yang mengecam Anpu Electric Science and Technology dan manajemennya. Dikatakan bahwa aturan itu eksploitatif dan memalukan.
“ Era apa ini? Kebebasan pergi ke toilet telah menjadi sebuah kemewahan,” kata dia.
Berita ini telah sampai ke telinga Biro Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Kota Dongguan. Pejabat setempat menyelidiki masalah itu. Tapi, mereka memberi tahu kepada media Tiongkok, The Paper, bahwa aturan itu ilegal.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya