Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (pinterest)
Dream - Sebuah usulan penarikan pajak untuk pesta pernikahan tengah diperkenalkan oleh anggota parlemen India, Ranjeet Ranjan. Jika usulan ini disetujui, setiap pernikahan yang menghabiskan dana lebih dari Rp100 juta akan dikenai pajak.
Dikutip Dream dari laman rt.com, Senin 20 Februari 2017, dalam Rancangan Undang-Undang itu diatur, bagi keluarga yang menggelar pesta nikah lebih dari Rp100 juta harus membayar pajak 10 persen untuk dana khusus pemerintah.
Pemerintah akan diberi wewenang untuk " memperbaiki batas tamu dan kerabat dan jumlah hidangan untuk dilayani." Langkah ini diharapkan bisa mencegah pemborosan makanan.
" Di negara kita, ada jutaan orang yang tak bisa makan dua kali setiap hari, sudah begitu mereka harus menikahkan anak-anak mereka," kata Ranjan.
Pernikahan telah menjadi " lebih pada pamer kekayaan. Mengapa keluarga miskin ditempatkan pada tekanan untuk menghabiskan uang begitu banyak?" tanya dia.
Meski demikian, Ranjan tak menjelaskan detail bagaimana mereka akan mengawasi pesta pernikahan ini. Dia hanya menyebut polisi dan pejabat lain bisa ditugaskan untuk memantau pesta-pesta pernikahan.
© Dream
Sekitar 10 juta pernikahan dilaksanakan di India saban tahunnya. Biasanya, orangtua sudah harus menabung puluhan tahun, bahkan lebih, hanya untuk biaya pernikahan anak-anak mereka.
" Anda tidak akan percaya berapa banyak biaya yang mereka habiskan, hanya untuk makan siang akan menghabiskan dua juta rupee (Rp40 juta). Banyak keluarga kelas menengah tidak punya banyak uang, namun karena (tradisi) masyarakat India mereka merasa perlu melakukannya," ujar Ranjan.
Pada November silam, bos pertambangan India sekaligus mantan menteri India, G Janardhana Reddy, menghabiskan uang lebih Rp1 triliun untuk menikahkan putrinya. Pesta ini menuai kritik di tengah kesulitan ekonomi banyak keluarga di negeri Hindustan itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya