Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Bagi pengantin baru, ada babak baru yang perlu dipersiapkan sejak awal usia pernikahan. Mulai dari investasi, tabungan pendidikan anak, biaya darurat dan masih banyak lainnya. Sayangnya, ketika dihadapkan dengan berbagai pilihan sering kali merasa bingung. Mana sih yang harus didahulukan? Dari berbagai pilihan yang ada, kebingungan yang paling sering terjadi adalah memilih antara membeli aset atau asuransi keluarga. Berikut ini adalah pertimbangan yang bisa dilakukan.
Sebagian orang percaya jika memiliki aset sama dengan investasi. Hal ini nggak sepenuhnya salah kok, namun perlu bijak untuk mempergunakannya. Pastikan aset yang dimiliki memiliki nilai apresiasi atau peningkatan nilai seperti rumah, emas, hingga barang langka.
Misalnya kamu membeli rumah seharga 500 juta, tahun depan mungkin nilainya sudah naik menjadi 550 juta. Berbeda jika membeli kendaraan, karena memiliki nilai depresiasi atau penurunan. Harga kendaraan senilai 300 juta yang kamu beli tahun ini, bisa jadi turun menjadi 250 juta tahun depan.
Keputusan untuk membeli aset sebagai investasi keluarga memang penting. Namun, pastikan keputusan yang kamu ambil tepat. Kamu bisa berkonsultasi pada financial planner untuk mendapatkan pilihan investasi yang paling tepat sesuai dengan keadaan keuangan.
Memiliki aset sebagai dana darurat keluarga, sah saja. Namun, perlu diingat jika pencairan dana aset yang dimiliki juga membutuhkan waktu. Padahal, kejadian tidak terduga bisa saja membutuhkan dana yang tidak sedikit dan penanganan yang cepat.
Di sinilah peran asuransi keluarga sangat dibutuhkan. Asuransi keluarga sendiri meliputi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa yang dapat memberikan perlindungan pada seluruh anggota keluarga dalam hal kesehatan dan keselamatan.
Jika anak atau istri atau kepala keluarga tiba-tiba sakit, asuransi kesehatan keluarga bisa memberikan perlindungan secara finansial. Apalagi, jika kondisi ini terjadi saat keadaan keuangan keluargamu tidak stabil.
Sebagai kepala keluarga, pastinya juga cemas jika tiba-tiba terkena musibah dan harus meninggalkan anggota keluarga. Agar keluarga tidak terbebani, asuransi jiwa keluarga bisa memberikan pertolongan secara finansial. See, penting banget kan memiliki asuransi keluarga?
Memiliki aset dan asuransi keluarga ternyata sama pentingnya. Pastikan kamu melakukan keputusan yang tepat ya. #MulaiAjaDulu dari Tokopedia untuk kepoin Asuransi Online hingga Asuransi AXA Mandiri yang bisa digunakan untuk keluarga kecilmu. Jika bisa melindungi sekarang, kenapa enggak!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya