Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shuttertstock)
Dream - Seorang pria di Australia mendadak kaya setelah menemukan bongkahan emas berbentuk seperti nugget di Victoria senilai AU$250.000 atau sekitar Rp2,4 miliar.
Emas itu ditemukan dalam batu emas seberat 4,6 kg menggunakan detektor logam amatir di area golden triangle atau segitiga emas Victoria antara Bendigo, Ballarat, dan St. Arnaud.
Setelah menemukannya, sang pencari emas pun membawa temuannya ke milik Darren Kamp bernama Lucky Strike Gold di Geelong, Australia.
Kamp memperkirakan, secara keseluruhan batu emas itu bernilai AU$240.000 karena harga emas saat ini mendekati rekor tertinggi global. Jumlah emas di batu itu mencapai 83 ons (2,3 kg).
Ini merupakan pengalaman pertamanya bagi Kamp melihat bongkahan batu besar dengan kandungan emas bernilai tinggi. Meskipun dia sudah berkecimpung dalam bisnis pencarian emas selama 43 tahun.
" Mungkin pada tahun 1850-an ada beberapa yang ditemukan, tetapi dalam istilah sekarang sangat jarang," kata Kamp, dikutip dari The Guardian, Kamis 6 April 2023.
" Saya bermimpi menemukan sesuatu sebesar ini sendiri. Prospek terbesar yang pernah saya temukan adalah 24 ons 12 tahun yang lalu."
Menariknya, detektor yang digunakan pencari emas bernilai AU$1.200 (Rp12 juta). Kamp mengatakan bahwa bongkahan itu lebih dalam dari 12 inci (30 cm) di tanah tempat ditemukannya. Dan hanya mesin yang lebih mahal yang dapat mendeteksi atau mengambilnya.
Kamp pun membeli bongkahan emas itu dari pria yang menemukannya dan memberi nama emas itu sebagai Lucky Strike.
Survei Geologi Victoria juga memperkirakan akan ada sebanyak 75 juta ons emas yang belum ditemukan di seluruh ladang emas Victoria tengah dan utara, dibandingkan dengan 80 juta ons yang telah ditambang dari daerah tersebut sejak zaman demam emas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya