Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Kawan Dapur
Dream - Pandemi Covid-19 di Indonesia yang muncul Maret 2020 sering menjadi kambing hitam dari roda bisnis yang semakin melambat. Meski tak sepenuhnya salah, namun pandemi bagi seorang pedagang roti panas justru menjadi momen kebangkitannya.
Di saat banyak orang memilih menunda rencana bisnisnya, sang pedagang roti panas itu malah memutuskan untuk memulai usaha makanan tersebut. Pilihan yang terbukti tepat karena membawanya menjadi juragan dari lima bisnis serupa yang berkembang di kota lain.
Pemilik roti panas itu bernama Alfin. Mengambil brand dagang Roti Panas Nifla, Alfin mulai menjajakan bisnis kulinernya di Yogyakarta. Perjalanan pasang surut ia rasakan sedari awal menjalankan usaha hingga kini.
Alfin membawa 5 oven tangkringnya ke tempat jualan supaya pengunjung dapat menikmati sajian roti panas yang langsung keluar dari oven.
Rupanya bisnis roti panas ini berawal sejak pandemi covid-19 melanda.
" Ya di awal pandemi dulu tanggal 15 Juni 2022 roti ini tercipta, karena the power of kepepet. Pada saat itu krisis hampir terjadi dimana, sedangkan financial kami sekeluarga sudah sangat menipis. Jadi kami coba mencari ide usaha apa yang bisa bertahan," jelas Alfin, dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kawan Dapur, Minggu, 6 Maret 2022.
Modal nekat yang dimiliki oleh Alfin ternyata membuahkan hasil. Usaha roti sobek ini membawa keuntungan cukup lumayan untuk membuat dapurnya terus mengebul. Setiap akhir pekan, dagangan miliknya laris manis. Ia bisa menjual hingga total 400 loyang di akhir pekan.
" Biasanya di weekend itu bisa mencapai sekitar 400 loyang," ungkapnya.
Roti yang dimasak di tempat jualannya langsung ini dilirik oleh pengunjungnya sebab terlihat unik. Selain itu, pengunjung jadi bisa menikmati roti manis dan empuk yang masih hangat.
Adonan roti terlebih dahulu dibuat sejak malam hari. Keesokan harinya langsung dipanggang di tempat jualan agar rotinya tak perlu didiamkan selama berjam-jam atau beberapa malam sebelum dijual.
Tak main-main, Alfin pun lantas melebarkan sayap. Hingga saat ini, Alfin telah memiliki 5 cabang yang tersebar di seputaran Yogyakarta.
Setiap hari, Alfin membuka lapak pada pukul 5 hingga 9 pagi. Dengan bantuan para karyawan, Alfin nekat memajang oven di lapak miliknya demi menyajikan roti panas yang masih segar.
Untuk saat ini, Alfin telah memiliki lima cabang yang tersebar di wilayah sekitar Yogyakarta.
" Cabang kami ada 5. Di Gejayan, Jakal UII, Jakal Km 5, Jalan Magelang, sama Godean," tuturnya.
Pandemi Covid-19 yang masih melanda tanah air tak lantas membuat Alfin gusar. Ia percaya jika ada kemauan untuk berjualan, maka sudah pasti akan ada pembelinya.
" Kalau menurut saya ketika kita ada kemauan menjual, pasti ada pembeli kan gitu. Allah juga tidak mungkin memberikan cobaan kepada umatnya kalau dia tidak bertahan untuk fokus dijualan ini," katanya.
Masih menggunakan oven tangkring, Alfin juga berpesan bagi siapapun yang ingin memulai bisnis, tak perlu menunggu hingga memiliki peralatan yang sempurna.
" Jalan aja usahanya dulu, tidak usah menunggu sempurna. Ketika sudah berjalan biar Allah yang menyempurnakan," tuturnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya