7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Program Pendidikan Gojek/Dream.co.id-Siti Sarah Al Hafizd
Dream - Semua orang pasti ingin mendapatkan pendidikan setinggi- tingginya. Di zaman modern ini pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting jika tak ingin tertinggal.
Namun, kondisi seperti pandemi ini tidaklah mudah, terutama bagi beberapa mitra driver Gojek yang membutuhkan biaya pendidikan putra dan putri mereka.
Sebagai platform on-demand terkemuka di Asia yang menyediakan akses ke berbagai layanan, Gojek turut andil dalam membantu taraf hidup mitra dan keluarga yang ditunjukkan secara nyata.
Selain program Swadaya yang menawarkan berbagai produk untuk membantu penghematan biaya operasional mitra driver, kali ini Gojek menghadirkan program beasiswa untuk anak mitra driver yang memasuki tahun ke dua.
Program Beasiswa Gojek ini kian melengkapi keringanan yang dihadirkan program Gojek Swadaya. Sebanyak 14 putra dan putri berprestasi mitra driver berhasil lolos setelah melalui rangkaian seleksi ketat di antara ribuan pendaftar lainnya.

Mereka akan mendapatkan biaya pendidikan penuh selama enam semester pada jenjang diploma tiga (D3) di politeknik-politeknik negeri unggulan di Indonesia.
Selain biaya pendidikan gratis, Beasiswa Gojek juga menyediakan wadah belajar berupa pelatihan pengembangan diri atau soft skills. Pelatihan ini hadir guna mempersiapkan anak mitra driver menjadi talenta yang berkualitas.
Melalui Pelatihan tersebut, Gojek akan memfasilitasi para penerima beasiswa dari segi pendidikan formal dan informal.
Gojek akan menghadirkan beragam materi, mulai dari cara membuat Curriculum Vitae (CV) yang berkualitas hingga strategi penyelesaian masalah (problem-solving skills) di dunia kerja.
Melalui konferensi pers yang diadakan secara virtual pada Rabu, 24 November 2021, Gede Manggala, Head Of Indonesia Region Gojek, mengungkap antusiasme pada tahun ke dua ini jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Ia juga menyebutkan bahwa total penghematan dari seluruh mitra driver yang memanfaatkan Program Gojek Swadaya rata-rata mencapai Rp17 Miliar setiap bulannya.
Cerita Jassinta Roid Triniti, salah satu penerima Beasiswa Gojek, sempat hangat dibicarakan di media sosial.
Meski memiliki keterbatasan sebagai seorang tunarungu dan harus menggunakan alat bantu dengar, ia berhasil mendapatkan Beasiswa Gojek dan menjadi mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta jurusan Jurnalistik.
“ Saya sangat senang dan bersyukur dengan kesempatan yang diberikan oleh Gojek. Sudah menjadi mimpi saya sejak lama untuk dapat menuntut ilmu khususnya di bidang Jurnalistik, dan tidak menyangka akan diberikan kesempatan gratis seperti ini," ujar Jassinta.
" Saya bertekad untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya beasiswa yang saya dapatkan agar nantinya bisa membantu perekonomian keluarga,” tambahnya.
Jassinta merupakan buah hati Suparti, seorang mitra driver Gojek di kota Jakarta sejak 2017.
“ Saya bersyukur sekali dan tidak menyangka akan rezeki yang diberikan. Tidak pernah terbayangkan oleh saya sebelumnya bahwa hanya dengan menjadi tukang ojek, anak saya dapat bersekolah menuntut ilmu ke jenjang yang tinggi,” kata Suparti.

Apresiasi senada juga disampaikan Pammusureng selaku mitra driver GoCar di kota Makassar yang menambahkan bahwa sebelumnya ia dan keluarga sudah banyak teringankan dengan program Gojek Swadaya.
“ Saya berterima kasih kepada Gojek atas segala kemudahan yang disalurkan melalui program Gojek Swadaya. Berbagai manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh saya sendiri namun juga keluarga. Harapannya, dengan beasiswa kali ini, anak saya dapat menjadi SDM yang berkualitas dan menoreh prestasi seperti Gojek,” tutur Pammusureng.
Laporan: Siti Sarah Al Hafizd
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?