Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ruben Onsu, Foto : Nur Ulfa/ Dream.co.id
Dream - Ruben Onsu kembali melebarkan sayap bisnisnya. Kali ini, suami Sarwendah itu bekerjasama dengan Smartco Lab, membuka tempat layanan swab yang terletak di kawasan Kebayoran Baru.
" Ide ini karena sekarang swab jadi kebiasaan, dan keharusan," ujar Ruben Onsu di Jakarta, Kamis 8 April 2021.
Ruben membuat konsep yang simpel dan nyaman buat masyarakat. Siapa saja yang ingin swab tak perlu repot, sebab di tempat ini bisa dilakukan dengan cara drive thru.
" Ini lebih milenial dan enggak ngerasa ke rumah sakit. Ini menjadi kebiasan baru dan enggak menakutkan," tambah dia.
Menurut Ruben, kasus Covid-19 di Indonesia masih mengkhawatirkan, sehingga layanan swab ini bisa membantu membendung penularan virus corona.
" Jadi untuk sekarang ini kesehatan bukan buat sekarang, tapi selamanya. Saya masih ketemu di luar sana mereka enggak mau pakai masker, batuk seenaknya ya enggak peduli sama kanan kiri, mudah-mudahan pelan-pelan kita bantu pemerintah untuk Covid-19 ini," katanya.
Meski saat ini pemerintah sudah melakukan vaksinasi, menurut Ruben, swab masih tetap dibutuhkan untuk mendeteksi infeksi virus corona.
" Walau divaksin bukan berti enggak pakai masker, kita juga tetap swab. Vaksin dianjurkan ya, ada yang masih takut vaksin," imbuh Ruben.
Dream - Setelah kalah di pengadilan soal gugatan merek dagang Geprek Bensu, kini Ruben Onsu kembali bangkit. Bersama sang adik, Jordi Onsu, Ruben membangun usaha baru makanan cepat saji GB Express melalui bendera PT.Onsu Pangan Perkasa.
" Tujuannya ini adalah untuk melebarkan sayap brand-brand OPP, kita berupaya untuk hadir di kota-kota kecil," kata Jordi Onsu di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Senin 15 Maret 2021.
Tak ada gerai mewah, bisnis GB Express mengusung konsep booth mini, berukuran 2X3 meter. Dengan konsep itu, gerai GB Express bisa ditempatkan di mana saja, seperti depan ruko, pinggir jalan, depan rumah, maupun foodcourt.
Bisnis GB Express bukan mengusung menu ayam geprek, melainkan ayam goreng krispi. " GB Express menawarkan harga yang sangat ekonomis, yaitu dari Rp5.000 sampai Rp12.000 saja dan penyajian yang cepat," tutur Jordi.

Meski harga yang dijual terbilang ekonomis, GB Express tetap menjual makanan dengan standar kebersihan yang tinggi.
" Kami berusaha menyajikan dengan sop ketat dan penyajian higienis, disetiap lokasi dipastikan rasa sama, kualitas baik dengan harga terjangkau," kata dia.
GB Express juga memberi kesempatan bagi siapapun untuk berwirausaha dan bermitra dengan Ruben serta Jordi onsu dengan biaya kemitraan yang sangat terjangkau.
" Masih terbuka lebar buat anak-anak muda, ayo majukan dan bangkitkan ekonomi kreatif 2021, agar punya usaha sendiri," kata Jordi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya