Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dewan Perwakilan Rakyat mendapat temuan langsung mengenai harga minyak goreng di lapangan. Temuan itu memperlihatkan kebijakan satu harga yang ditetapkan Pemerintah yaitu sebesar Rp14 ribu per liter tidak berjalan.
" Kami beberapa hari kemarin turun (ke lapangan) karena kami ingin memastikan betul bahwa apakah (minyak goreng) Rp14 ribu itu betul-betul ada di lapangan. Kenyataannya, jangankan kemarin, per tadi pagi di pasar besar atau di pusat grosir harga minyak goreng Rp18 ribu di dapil kami," ujar Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI-P, Mufti AN Anam.
HET minyak goreng curah paling murah saat ini sebesar Rp11.500 per liter. Tetapi, harga ini tidak diimbangi dengan pasokan lantaran beberapa warung kelontong maupun agen dan sejumlah pasar tradisional tidak memiliki suplai minyak goreng jenis curah.
Wakil Ketua FPKS DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan, Mulyanto, menyatakan Pemerintah harus segera turun tangan. Pemerintah, kata dia, tidak cukup hanya sekedar membuat kebijakan.
" Menteri tidak cukup dengan sekedar pernyataan seperti itu namun harus segera memantau perkembangannya di pasar untuk mengetahui kelancaran dan distribusi minyak curah ini sesuai patokan harga yang diberikan," kata Mulyanto.
Jika tidak, Mulyanto menegaskan Pemerintah wajib melaksanakan operasi pasar. Ini agar masyarakat tidak merasa tertipu.
" Ketika sudah diumumkan harga turun, dan ternyata barangnya tidak ada ini kan repot, membohongi masyarakat tentunya. Jangan sampai terkesan di masyarakat pernyataan menteri hanya sekedar hoax," kata Anggota Komisi VII DPR itu.
Sementara itu, optimisme kebijakan ini akan berhasil juga muncul. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza berharap Pemerintah bisa menepati janji harga minyak goreng akan normal dalam pekan ini juga.
" Mudah-mudahan Pemerintah bisa segera mengatasi persoalan ini dalam satu-dua hari ke depan, sehingga tidak ada kegelisahan masyarakat di pasar-pasar tradisional seperti yang kita saksikan dua hari belakangan ini," kata Faisol.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya