Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Asiaone.com
Dream - Perjalanan menggunakan pesawat udara bersama anak akan menghadirkan tantangan tersendiri kepada orang tua. Seorang anak yang belum terbiasa terbang kemungkinan akan menjadi rewel selama penerbangan meski berbagai upaya sudah dilakukan.
Kenyamanan selama penerbangan memang menjadi pertaruhan ketika mengajak anak-anak. Perbedaaan tekanan udara yang membuat telinga tak nyaman atau suasana membosankan karena duduk selama berjam-jam adalah hal yang bisa membuat seorang anak menjadi rewel.
Suasana menjadi semakin mengkhawatirkan jika anak yang diajak terbang masih berusia Balita. Berbeda dengan anak yang sudah cukup usia karena bisa dihibur dengan permainan.
Namun seorang ibu yang mengajak putra balitanya terbang punya trik untuk menghilangkan rasa cemas selama penerbangan. Teknik yang dilakukannya dapat menjadi contoh bagi para ibu lainnya yang khawatir tangisan anaknya akan mengganggu penumpang lain.
Melansir laman Asia One, seorang ibu asal China bermarga Wang terekam sedang membagikan 100 tas hadiah kecil (goodie bag) kepada penumpang sebelum pesawat hendak terbang.
Video yang viral di Weibo ini memperlihatkan Wang sedang berjalan di lorong pesawat bersama putranya yang berusia 20 bulan.
Wang menyerahkan tas hadiah tersebut kepada putranya yang kemudian diberikan kepada setiap penumpang.
Cara ini sengaja dilakukan Wang karena khawatir sang putra akan mengganggu kenyamanan penumpang lain, seperti berisik atau menangis selama penerbangan.
Dengan mempersiapkan goodie bag yang diberikan kepada sesama penumpang diharapkan bisa menjadi tanda permintaan maaf karena telah mengganggu kenyamanan mereka.
Untuk penerbangan berdurasi 2,5 jam itu, Wang memberikan goodie bag berisi penutup telinga, permen, dan selembar kertas warna-warni dengan ragam gambar hewan.

Rupanya kertas tersebut berisi pesan permintaan maaf yang ditulis tangan untuk kebisingan yang mungkin disebabkan oleh putranya.
" Jika orangtua menunjukkan sikap terima kasih dan meminta maaf kepada sesama penumpang, aku yakin mereka (penumpang lainnya) bisa memaklumi kehadiran anak-anak," kata Wang.
Video tersebut telah ditonton 5,74 juta kali dan memiliki 3.290 komentar. Banyak yang memuji ide goodie bag karena menjadi contoh yang baik bagi publik dan orang tua lainnya.
" Wang adalah ibu yang sangat beradab dan sopan, begitu juga anaknya nanti," komentar netizen.
" Jika aku benar-benar menemukan pengalaman yang manis dan menyentuh hati, aku pikir itu akan membuat hari saya menyenangkan," komentar netizen lainnya.
Namun, beberapa netizen menganggap memberikan 100 hadiah cukup berlebihan.
" Aku pikir terlalu banyak menyiapkan hadiah yang begitu banyak, dia bisa memberi tahu penumpang secara langsung," tutur netizen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya