Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tampaknya Anda harus lebih berhati-hati sebelum menekan tombol 'Likes' di Facebook. Jika tidak, Anda bisa kena denda yang sangat besar.
Seperti dialami oleh pria yang tidak disebutkan namanya di Zurich, Swiss. Dia didenda US$4.100, atau setara Rp54 juta oleh Pengadilan Zurich atas dakwaan penghinaan.
Penyebabnya, dia menekan tombol 'Likes' pada unggahan yang bermuatan pencemaran nama baik. Menurut laman CNN, sebagaimana dikutip Dream pada Jumat 2 Juni 2017, pengadilan menyatakan pria tersebut secara tidak langsung turut serta menyebarkan ujaran kebencian.
Pria tersebut menekan 'Likes' di sejumlah unggahan yang dibuat oleh pihak ke tiga yang menuduh aktivis hak hewan secara rasis dan anti-semit.
Laman Fox5 melaporkan, pria tersebut tidak dapat membuktikan keakuratan unggahan tersebut dan tidak bisa meyakinkan hakim apa yang tertulis di Facebook bisa dianggap benar.
" Terdakwa dengan jelas mendukung konten yang tidak pantas dan melakukannya sendiri," demikian laporan mengutip putusan pengadilan.
Pengadilan memutuskan mendenda pria tersebut sebesar 4.000 francs, setara Rp54 juta. Dia berhak mengajukan banding atas vonis tersebut.
Facebook tidak segera memberi tanggapan atas kasus ini.
© Dream
Dream – Salah satu aktivitas yang kerap dilakukan pengguna Facebook adalah melihat profil orang lain. Sementara si pemilik akun tidak bisa melihat siapa saja orang yang melihat profilnya. Aktivitas ini tenar disebut stalking.
Aktivitas mengintip profil teman di Facebook begitu mudah dilakukan dan tidak dibatasi tempat. Orang yang melakukan itu pun tidak pernah khawatir jejaknya terlihat, selama tidak mengklik 'like'.
Tetapi, semua hal mengasyikkan itu sekarang hanya tinggal kenangan.
Dilansir dari Mirror, Rabu 5 April 2017, Facebook memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pemilik akun mengetahui siapa saja orang yang melihat profilnya.
Fitur ini hampir mirip dengan Stories milik Instagram atau Who's Viewed Your Profile media sosial berorientasi bisnis LinkedIn.
Padahal, Facebook sebelumnya selalu berkata tidak memiliki rencana untuk menciptakan fitur seperti itu.
Fitur terbaru dari Facebook itu juga diberi nama Stories. Fitur ini hanya dapat digunakan jika mengakses aplikasi Facebook di ponsel.
Seperti halnya Instagram, Stories milik Facebook berisi slide koleksi foto dan video singkat yang bisa dilihat dua kali. Slide tersebut kemudian terhapus secara otomatis setelah 24 jam.
Stories milik Facebook ini memungkinkan penggunanya untuk mengetahui berapa orang yang telah melihatnya. Juga siapa saja yang secara khusus melihat setiap foto atau video milik pengguna dalam Stories tersebut.
Jadi, para pengakses Facebook lewat ponsel, sekarang tidak bisa bebas. Dia tidak bisa menelusuri profil atau koleksi foto dan video teman-temannya tanpa terlacak.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya