Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto: Forbesindia.com
Dream - Mungkin beberapa dari Sahabat Dream pernah menyantap makanan di restoran hot pot Haidilao yang punya 466 jaringan restoran yang tersebar di beberapa negara. Berkat rantai restoran tersebut, pemiliknya, Zhang Yong, diperkirakan memiliki harta senilai US$5,8 miliar atau sekitar Rp84 triliunan.
Namun rupanya, Zhang termasuk pengusaha sukses yang berasal dari keluarga miskin. Pria kelahiran tahun 1974 ini lahir di pedesaan China. Saat mulai merintis Haidilao, ia meminjam uang dari tiga temannya dan berhenti menjadi buruh pabrik traktor di Jianyang yang hanya dibayar US$14 per bulan.
Zhang pun menceritakan bahwa masa kecilnya harus merasakan kemiskinan dan kelaparan. Karena itulah, sebagian besar karyawan China di restorannya, Haidilao adalah orang-orang dari kota-kota dan pedesaan dengan pendidikan yang terbatas.
Sebenarnya, Zhang tak memiliki keahlian memasak, namun dengan modal nekat, ia membuka sebuah rumah makan hanya dengan empat meja pada tahun 1994.
Karena tidak pernah menyelesaikan sekolah menengah, pengusaha pemula ini mengaku bahwa dia bahkan tidak tahu bagaimana menyiapkan hotpot khas Sichuan ketika dia memulai.
Dia pun memiliki cara tersendiri untuk menarik pelanggan, yakni dengan memberikan layanan manikur dan semir sepatu gratis sembari pelanggannya menunggu makanan terhidang.
Kemudian, jika ada pelanggan yang memesan mie, maka salah satu karyawannya akan memperlihatkan demo membuat mie dengan sedikit atraksi yang cukup menghibur. Zhang menilai pelayanan yang baik merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah usaha.
Bisnis yang ia geluti sejak tahun 1994 ini pun telah tersebar di seluruh dunia, mulai dari Amerika, Inggris, Korea Selatan, Jepang, Australia, Kanada, Singapura, Malaysia dan Indonesia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam