Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Walaupun seluruh dunia dilanda pandemi Covid-19, liburan akhir tahun tetap dilakukan oleh sebagian orang.
Seluruh tempat wisata diharapkan bisa mempermudah pelaksanaan protokol kesehatan di dalam maupun luar ruangan.
Tempat wisata maupun perjalanan yang mempermudah pelaksanaan protokol kesehatan akan membuat wisatawan lebih nyaman dan aman.

Cara yang paling utama untuk mempermudah pelaksanaan protokol kesehatan adalah menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer.
" Usahakan untuk menghindari kerumunan atau ruangan. Paling tidak dibatasi 20 atau 30 orang dalam ruangan, tergantung besarnya. Lebih baik ruangannya terbuka," ujar Ivan Adrian, Dokter & Pengusaha dalam konferensi pers 'Menerapkan Protokol Kesehatan Menjelang Liburan Akhir Tahun' di kanal Youtube BNPB Indonesia, Selasa kemarin.
Bersihkan tempat wisata menggunakan disinfektan secara berkala akan membuat pengunjung merasa lebih aman.

Terlepas dari tempat wisatanya, kamu bisa memilih tempat wisata yang sepi untuk meminimalisir risiko penularan virus Covid-19.
" Dulu, kami selalu bawa (wisatawan) ke tempat ramai. Kalau sepi, diomelin peserta tour. Sekarang terbalik, dibawa ke tempat ramai malah ngomel," ungkap Anton Thedy, pengusaha travel.
Kini, pengusaha travel mengubah cara berkunjung ke tempat-tempat ikonik. Mereka kini mengajak para turis berangkat sangat pagi untuk menghindari keramaian.
" Misalnya, ada tempat yang buka pukul sepuluh. Kami standby pukul 9.30," tutur Anton. Di dalam tempat wisata pun tidak dianjurkan menghabiskan waktu lama.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya