12 Manfaat Jus Daun Seledri untuk Kesehatan Ginjal

Reporter : Yoga Tri Priyanto
Kamis, 19 Desember 2019 08:41
12 Manfaat Jus Daun Seledri untuk Kesehatan Ginjal
Jangan remehkan khasiat jus seledri untuk kesehatan tubuh kamu.

Dream - Banyak bahan-bahan alami diluar sana yang bisa kamu manfaatkan untuk menjaga kesehatan. Tidak hanya buah-buahan, sayuran juga memiliki khasiat yang banyak untuk tubuh. Salah satunya adalah sayur seledri.

Sayur seledri tidak hanya berguna untuk pelengkap masakan saja. Banyak manfaat seledri yang bisa kamu peroleh dari mengonsumsinya. Manfaatnya mulai dari kesehatan sampai kecantikan.

Tidak hanya buah-buahan yang bisa kamu buat menjadi jus, sayuran pun juga bisa, termasuk seledri. Berikut ini adalah 12 manfaat jus daun seledri untuk kesehatan ginjal: 

1 dari 4 halaman

Manfaat Daun Seledri

 © Dream

Seperti dijelaskan sebelumnya, banyak manfaat seledri yang bisa kamu manfaatkan. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun seledri yang bisa kamu dapatkan.

Menurunkan kadar kolesterol

Manfaat seledri yang pertama yaitu dapat menurunkan kadar kolesterol. Selain dapat menurunkan kolesterol, daun seledri juga dapat menurunkan trigliserida dan lipoprotein densitas rendah.

Dengan tingginya vitamin A yang dikandung, daun seledri bisa mencegah kanker dan juga menurunkan tekanan darah tinggi.

Cegah demam berdarah

Manfaat seledri yang berikutnya yaitu dapat mencegah demam berdarah. Minyak biji seledri dapat dimanfaatkan untuk membasmi larva Aedes Aegypti alias nyamuk penyebab demam berdarah dengu (DBD).

Obat rematik

Mengobati rematik juga merupakan salah satu manfaat seledri yang bisa kamu dapatkan. Caranya dengan mengonsumsi daun seledri sebagai lalapan setiap makan. Lakukanlah hal ini sesering mungkin agar proses penyembuhan semakin cepat.

Mencegah penyakit hati

Karena sifat seledri yang diuretik, manfaat seledri mampu membantu membuang racun di dalam tubuh dan membersihkan liver serta ginjal. Seledri juga dapat membantu melancarkan pencernaan serta menjaga saluran kencing sehat.

2 dari 4 halaman

Manfaat Jus Seledri

 © MEN

Jika kamu bosan mengonsumsi seledri sebagai lalapan atau dimakan langsung, kamu juga bisa membuatnya sebagai jus. Berikut ini adalah beberapa manfaat seledri jika dibuat sebagai jus.

Mengurangi resiko kanker

Manfaat seledri sebagai jus yang pertama yaitu dapat mengurangi resiko kanker. Sudah sejak lama seledri digunakan dalam pengobatan tiongkok sebagai obat anti kanker alami.

Seledri mengandung luteolin dan penelitian menemukan bahwa elemen ini melemahkan sel kanker dan membuatnya lebih rentan terhadap pengobatan.

Menetralkan makanan asam

Manfaat seledri juga dapat menetralkan makanan asam. Seledri kaya akan unsur-unsur seperti besi, magnesium dan natrium yang membuat jus seledri memiliki sifat alkali yang kuat.

Dengan kata lain, itu dapat menetralkan makanan asam sehingga membantu kita menjaga keseimbangan pH yang sehat dalam tubuh kita.

Mencegah masalah penglihatan

Manfaat seledri berikutnya yaitu dapat mencegah masalah penglihatan. Seledri sangat tinggi akan vitamin A yang memiliki peran penting dalam kesehatan mata.

Jus seledri juga dapat melindungi permukaan mata dari bakteri dan virus. Vitamin A juga membantu mencegah perkembangan masalah penglihatan yang berkaitan dengan usia seperti katarak.

Mencegah diabetes tipe 2

Saat ini, diabetes tipe 2 sudah menjadi masalah kesehatan serius di dunia modern. Diperkirakan pada tahun 2030, lebih dari 400 juta orang di seluruh dunia akan mengalami penyakit ini.

Salah satu manfaat seledri yaitu dapat mencegah penyakit ini. Hal ini dikarenakan seledri mengandung banyak vitamin K dan sebuah penelitian telah membuktikan bahwa vitamin K meningkatkan sensitivitas kita terhadap insulin.

3 dari 4 halaman

Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal

 © MEN

Diantara sekian banyaknya manfaat seledri, daun seledri sangat efektif dalam menyehatkan ginjal. Seledri adalah tanaman yang mampu membersihkan liver secara alami. Kandungan vitamin C, B, A dan zat besi dari seledri sangat tinggi sehingga cocok untuk perlindungan organ ginjal dan liver.

Berikut ini adalah cara memaksimalkan manfaat seledri untuk kesehatan ginjal:

- Siapkan seikat daun seledri, cuci bersih lalu potong kecil-kecil dan masukkan kedalam panci untuk di rebus.

- Tuangkan air kurang lebih 1 liter, masak dan didihkan selama 10 menit.

- Setelah dingin saring dan tuang ke dalam botol, kemudian simpan di dalam kulkas hinga dingin.

- Minum satu gelas dalam setiap hari dan kamu akan melihat endapan garam dan racun yang ada pada ginjal melalui air seni atau pada saat buang air kecil.

4 dari 4 halaman

Manfaat Seledri untuk Kesehatan

 © Dream

Banyak sekali manfaat seledri yang bisa kamu dapatkan. Berikut ini adalah beberapa manfaat seledri untuk kesehatan.

Mengatasi anemia

Manfaat seledri yang pertama yaitu dapat mengatasi anemia. Caranya cukup mudah, siapkan bahan-bahan seperti madu, nanas, seledri dan juga susu segar dan cuci semua bahan tersebut. Setelah bersih, potong nanas menjadi potongan kecil.

Kemudian masukkan semua bahan tersebut ke dalam blender. Konsumsi jus daun seledri dengan kombinasi bahan lain dapat mengatasi kekurangan darah atau anemia. Minumlah jus tersebut secara rutin.

Kaya akan folat

Seledri memiliki kandungan yang kaya akan folat. Folat adalah salah satu vitamin B-kelompok dan merupakan unsur penting untuk sel darah merah dan putih di sumsum tulang belakang.

Kandungan folat dalam seledri juga memainkan peran penting dalam mengubah karbohidrat menjadi energi, memecah protein dan memproduksi DNA.

Mengatur keseimbangan cairan

Seledri yang sangat tinggi kalium dan mineral ini memainkan peran penting dalam banyak proses di tubuh kita. Para ilmuwan percaya bahwa kalium adalah mineral terpenting ketiga bagi tubuh kita agar berfungsi dengan baik.

Dalam tubuh terdapat sekitar 60 % air dan 40% dari air ini ditemukan di dalam selmu. Sedangkan sisanya berada di luar sel, dalam cairan tulang belakang, darah dan di antara sel-selmu.

Tingkat air di dalam dan di luar selmu sangat penting dan dipengaruhi oleh konsentrasi elektrolit. Kalium larut dalam air dan berperilaku dalam sistem tubuh, seperti elektrolit bermuatan positif, dan mengatur tingkat air di dalam sel.

(Laporan: Andrawira Diwiyoga/Sumber: Liputan6 dan brilio)

Beri Komentar