17 Cara Mengobati Luka Bakar Akibat Knalpot Agar Cepat Kering & Hilang Bekasnya

Reporter : Arini Saadah
Senin, 26 Oktober 2020 06:33
17 Cara Mengobati Luka Bakar Akibat Knalpot Agar Cepat Kering & Hilang Bekasnya
Sebab luka bakar akibat knalpot biasanya meninggalkan bekas hitam yang buruk. Bahkan seringkali bekas tersebut hilangnya lama banget.

Dream – Pengendara sepeda motor sering mengalami luka bakar akibat menyenggol knalpot panas. Tentu saja orang-orang akan berusaha mencari obat untuk mengeringkan luka bakar akibat knalpot tersebut dan berusaha supaya bekasnya bisa hilang.

Sebab luka bakar akibat knalpot biasanya meninggalkan bekas hitam yang buruk. Bahkan seringkali bekas tersebut lama hilangnya.

Namun saat ini kamu tidak perlu khawatir jika mengalami musibah luka kabar akibat knalpot yang tak disengaja. Sebab saat ini sudah tersedia banyak obat luka bakar dan berbagai metode pengobatan agar luka bisa cepat kering dan hilang bekasnya.

Artikel kali ini, Dream akan menyampaikan cara mengobati luka bakar akibat knalpot agar cepat kering dan hilang bekasnya, baik saat pertolongan pertama hingga penggunaan obat luka bakar yang ampuh.

1 dari 8 halaman

Ilustrasi© freepik.com

1. Mengairi Luka Bakar dengan Air

Sebelum kamu mengaplikasikan obat luka bakar, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang perlu dilakukan. Pertolongan pertama akan mencegah luka bertambah parah, sesaat setelah kulit kamu terkena permukaan knalpot yang panasnya minta ampun.

Cara mengobati luka bakar akibat knalpot pertama adalah dengan mengairi area kulit yang luka dengan air. Pakai air biasa bersuhu ruangan, jangan pakai air dingin atau es batu. Jika tidak ada air mengalir, pakai kain yang sudah dibasahi air untuk mengompres area luka. Lakukan kompres hingga rasa nyeri dan panas pada luka mereda.

2. Langsung Melepas Pakaian

Nah, jika kebetulan luka bakar yang kamu alami kebetulan tertutup pakaian, kain, atau apapun yang menutupinya, segera lepaskan sebelum kulit menjadi bengkak dan melepuh.

2 dari 8 halaman

3. Oleskan Salep Luka Bakar

Jika area kulit yang luka mulai dingin, oleskan salep luka bakar yang biasanya tersedia di apotek. Kamu juga bisa memilih salep yang mengandung lidah buaya dan pelembap.

Mengoleskan salep pada luka bakar ini akan membantu mengurangi rasa sakit serta membantu proses penyembuhan luka agar cepat mongering dan tak berbekas.

4. Menutup Luka dengan Perban

Jika sudah diolesi salep, maka tutuplah luka menggunakan perban atau kasa steril. Jangan membungkus luka bakar dengan perban yang terlalu ketat, namun pastikan kasa dan perban menutupi seluruh area luka. Ingat, jangan menggunakan kapas untuk menutup luka.

3 dari 8 halaman

Ilustrasi© freepik.com

5. Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri

Usai luka diperban, langkah selanjutnya adalah mengonsumsi obat Pereda rasa nyeri. Sebab rasa sakit akibat luka bakar pasti terasa mengganggu dan bikin susah tidur. Obat Pereda nyeri yang disarankan seperti ibuprofen dan paracetamol.

6. Salep Antibiotik

Cara mengobati luka bakar akibat knalpot bisa dilakukan dengan mengoleskan salep. Salep antibiotic bisa membantu mencegah infeksi pada luka.

Jenis salep untuk mengobati luka bakar knalpot adalah yang mengandung bacitracin atau Neosporin. Usai mengoleskan salep antibiotic ke area luka, jangan lupa untuk menutupnya kembali dengan perban dan kasa steril.

4 dari 8 halaman

Ilustrasi© freepik.com

7. Mengoleskan Madu

Selain pakai salep, cara mengobati luka bakar akibat knalpot lainnya adalah dengan madu. Sifat antibakteri dan antijamur yang dimiliki madu membuatnay efektif sebagai obat luka bakar alami.

Sahabat Dream hanya perlu mengoleskan madu ke permukaan kulit yang terkena luka bakar. Madu akan membantu mencegah terjadinya peradangan. Tapi madu ini hanya bisa digunakan untuk mengobati luka bakar ringan saja.

8. Lidah Buaya

Sudah sejak lama lidah buaya digunakan sebagai pengobatan alami baik kesehatan maupun kecantikan. Khasiat lidah buaya sudah teruji secara klinis mampu mengobati luka bakar derajat I dan II.

Cara mengobati luka bakar dengan lidah buaya ini dilakukan karena kandungan antiradang, sehingga mampu membantu sirkulasi pada area luka dan menghambat tumbuhnya bakteri pada kulit.

5 dari 8 halaman

9. Menjauhkan dari Paparan Sinar Matahari

Permukaan kulit yang mengalami luka bakar sebaiknya dihindarkan dari paparan sinar matahri langsung. Dengan cara inilah kamu bisa mempercepat penyembuhannya. Sebab luka bakar akan menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

10. Tidak Memcahkan Lepuhan

Cara mengobati luka bakar akibat knalpot memang banyak sekali. Kamu bisa melakukan perawatan dengan cara menahan diri tidak melakukan pemecahan pada lepuhan. Beberapa saat setelah luka bakar terjadi, akan muncul lepuhan di area kulit. Hal inilah yang membuat penderita tergoda untuk memecahkannya.

Padahal memecahkan lepuhan pada luka bakar justru akan menyebabkan infeksi dan memperlama proses penyembuhan, guys!

6 dari 8 halaman

Ilustrasi© freepik.com

11. Hindari Penggunaan Es Batu

Ketika sensasi panas muncul pasca menyenggol knalpot yang panas, membilas luka dengan air dingin terdengar seperti ide yang bagus. Padahal hal itu tidaklah benar.

Mengompres luka bakar dengan es batu atau air dingin dari kulkas justru bisa membuat area kulit yang terbakar mengalami iritasi. Mungkin saja malah memperparah luka bakar tersebut.

12. Jangan Menggunakan Pasta Gigi

Cara mengobati luka bakar selanjutnya adalah dengan tidak mengoleskan pasta gigi. Kita sering mendengar bahwa jika kita mengalami luka bakar akibat senggolan dengan knalpot atau terpercik minyak panas. pasta gigi yang memiliki sensasi dingin cocok untuk mengobatinya.

Padahal mengoleskan pasta gigi pada luka bakar bukanlah ide bagus dan tidak terbukti secara ilmiah. Dikhawatirkan malah bisa memicu iritasi dan membuat luka semakin parah. Risiko infeksi akan lebih tinggi karena langkah ini tidaklah steril.

7 dari 8 halaman

Cara Menghilangkan Bekas Luka Bakar Akibat Knalpot yang Sudah Lama

Ilustrasi© Pixabay

Seringkali luka bakar akibat kanlpot bisa memicu terbentuknya bekas luka yang sulit hilang. Bekas lukanya berbentuk seperti keloid atau warna kulit yang berubah lebih terang atau gelap di sekitarnya sehingga tampak belang. Jangan khawatir Sahabat Dream, berikut cara menghilangkan bekas luka bakar akibat knalpot yang sudah lama:

13. Oleskan Gel Silikon

Gel silicon terbukti efektif untuk memudarkan bekas luka, baik luka menonjol, maupun perubahan warna kulit. Oleskan gel silicon ke bekas luka, tunggu hingga benar-benar kering sebelum kamu menutupnya dengan pakaianmu.

14. Salep Kortikosteroid

Cara menghilangkan bekas luka bakar bisa dengan mengoleskan salep atau krim kortikosteroid pada area bekas luka. Salep ini bisa membantu memudarkan penampakan bekas lukanya. Tapi hasilnya tidak instan, melainkan membutuhkan proses yang lama dengan penggunaan teratur.

8 dari 8 halaman

15. Cuka Apel

Cuka apel sebagai bahan alami untuk menghilangkan bekas luka akibat knalpot. Caranya dengan mencampurkan 4 sendok makan air bersih dengan 2 sendok makan cuka apel.

Celupkan gulungan kapas ke dalam campuran tersebut dan oleskan ke area luka secara perlahan. Lakukan cara ini dengan teratur setiap sebelum tidur dan biarkan mengering di kulit lalu bilas dengan air saat pagi hari.

16. Oleskan Air Perasan Lemon

Cara mengobati bekas luka bakar yang belum hilang bekasnya adalah dengan air perasan lemon. Caranya dengan mengoleskan perasan lemon ke area bekas luka dan mendiamkannya selama 10 menit. Lalu bilas dengan air bersih, ulangi cara ini setiap hari hingga bekas memudar.

17. Pakai Baking Soda

Bahan dapur yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan bekas luka kabar akibat knalpot yang sudah lama adalah baking soda. Caranya dengan menyiapkan 2 sendok makan baking soda dan campurkan sedikit air hingga membentuk pasta gigi.

Setelah itu basahi bekas luka dengan air, kemudian oleskan pasta baking soda merata. Lalu tutup dengan kompres hangat selama 15 menit. Bilas area luka hingga bersih dan ulangi langkah yang sama setiap hari sampai bekas luka memudar.

Jika Sahabat Dream menggunakan bahan-bahan di atas, pastikan kamu tidak memiliki alergi terhadapnya.

 

Sumber: SehatQ

Beri Komentar