3 Faktor Utama yang Pengaruhi Penyebaran Virus

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 12 Maret 2020 09:48
3 Faktor Utama yang Pengaruhi Penyebaran Virus
Pastikan Sahabat Dream menjaga kekebalan tubuh dengan baik.

Dream - Virus Corona dapat menular melalui kontak fisik seperti bersalaman. Penyebaran virus juga bisa melalui benda-benda yang berada di ruang publik seperti transportasi umum.

Terdapat beberapa faktor secara umum yang mempengaruhi penyebaran virus. Faktor yang pertama yaitu agent yang merupakan mikroorganisme penyebab terinfeksi virus itu sendiri. Misalnya orang yang sedang sakit.

“ Jika ada orang yang sedang sakit sebaiknya menggunakan masker agar virus tidak menyebar ke orang lain,” ujar dr. Budiman Bela, SP. MK, Spesialis Mikrobiologi Klinik Rumah Sakit Universitas Indonesia, di Kampus UI Salemba, Rabu, 11 Maret 2020.

 

1 dari 5 halaman

Lingkungan dan Usia

Faktor yang kedua berasal dari lingkungan, seperti cuaca, kualitas udara dan kebersihan lingkungan itu sendiri. Kemudian faktor ketiga adalah host, yang sangat berkaitan dengan umur. Pada mereka yang berusia 50 ke atas cenderung lebih rentan terhadap serangan virus.

“ Semakin tua usia seseorang itu jadi lebih mudah terserang,” kata dr. Budi.

Yuk Kenali Apa Itu Batuk Kering!© MEN

Untuk itu, sangat penting menjaga daya tahan tubuh secara optimal. Lakukan olahraga teratur, istirahat yang cukup dan juga mengonsumsi menu harian yang kaya gizi.

“ Nutrisi penting sekali karena mempengaruhi apakah kita memiliki kekebalan tubuh yang baik,” ujar dr. Budi.

Laporan Cindy Azari

2 dari 5 halaman

Alasan Pemerintah Sulit Lacak Penyebaran Virus Corona

Dream - Pemerintah mengaku mengalami kesulitan melakukan tracing atau menelusuri jejak pasien terinfeksi virus Corona, Covid-19. Sebab, beberapa pasien yang dinyatakan positif terjangkit kerap lupa dengan aktivitas yang dilakukan dalam 14 hari terakhir mereka.

" Beberapa kendala di dalam tracing adalah sering kali pasien yang sudah jelas-jelas positif tidak mampu mengingat dengan baik dalam 14 hari terakhir ketemu siapa, dimana," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, Rabu 11 Maret 2020.

© Dream

Meski demikian, Yurianto mengatakan bahwa pemerintah akan terus menelusuri interaksi dekat para pasien. Dengan begitu, penyebaran virus corona bisa ditekan. " Ini yang menjadi tantangan kami. Oleh karena itu, kami akan tetap melakukan ini (tracing)," ucapnya.

Tetapi, tambah dia, yang paling penting memberdayakan lingkungan di sekitar pasien dan memberikan edukasi agar masyarakat merespons penyebaran virus Corona dengan sikap hati-hati. " Tetapi tidak panik," kata dia.

Hingga kini, total 27 pasien yang dinyatakan positif virus Corona di Indonesia. Satu pasien yang merupakan WNA dinyatakan meninggal dunia. Dia masuk ke kategori imported case atau terinfeksi virus Corona dari luar negeri.

Sementara, dua pasien lainnya sudah dinyatakan sembuh atau negatif virus Corona. Keduanya teregister sebagai pasien 06 dan 14.

Sumber: Merdeka.com

3 dari 5 halaman

Dua Pasien Corona di Indonesia Sembuh, Siap Dipulangkan

Dream - Dua pasien virus Corona di Indonesia dinyatakan sembuh. Hasil dua kali pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan mereka negatif Covid-19.

" Yang pertama bahwa pasien 06 dan 14 ini sudah dua kali diperiksa negatif," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus orona, Achmad Yurianto, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 11 Maret 2020.

Menurut Yurianto, saat ini tim medis tengah mengedukasi kedua pasien untuk dipulangkan. " Artinya, sedang mengedukasi untuk persiapan pulang dengan menggunakan self isolated," tambah dia.

Walaupun negatif virus Corona, dua pasien tersebut akan diawasi secara intens. Mereka juga diwajibkan menggunakan masker dan tidak menggunakan alat makan dan minum bersama.

" Tetap menggunakan masker dan tidak menggunakan alat makan serta minum bersama dan tidak aktivitas bertemu," ujar dia.

Sebelumnya, pasien 06 yaitu anak buah kapal (ABK) Diamond Princess. Pasien 14 merupakan imported case. Mereka sudah menjalani isolasi dan pemeriksaan selama tujuh hari.

4 dari 5 halaman

Pasien Positif Corona di Indonesia yang Meninggal Juga Idap Penyakit Berat Ini

Dream - Pemerintah mengumumkan kematian pertama akibat virus corona di Indonesia terjadi pada pasien kasus 25. Pasien tersebut meninggal dini hari tadi.

" Tadi malam pukul 02.00 WIB lewat sedikit, pasien identitas nomor 25 meninggal dunia," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Virus Corona, Achmad Yurianto.

Pasien tersebut adalah wanita usia 53 tahun yang merupakan warga negara asing. Menurut Yurianto, pasien masuk rumah sakit sudah dalam keadaan sakit berat.

" Pasien ini masuk di RS sudah dalam keadaan sakit berat. Karena memang ada faktor penyakit mendahului. Di antaranya diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama diderita," kata dia.

Selanjutnya, Yurianto mengatakan penyebab pasien meninggal bukan murni karena infeksi virus corona. Tetapi, kondisi pasien menjadi semakin parah akibat terkena virus tersebut.

" Bukan Coronavirus penyebab utamanya tapi itu yang memperburuknya," ucap dia.

(Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham)

5 dari 5 halaman

Satu Pasien Positif Corona di Indonesia Meninggal Dunia

Dream - Seorang pasien positif virus corona di Indonesia dilaporkan telah meninggal dunia. Juru bicara Pemerintah untuk Virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan pasien tersebut terdaftar sebagai pasien kasus 25. 

Selain positif virus Covid-19, Achmad mengatakan pasien tersebut juga mengidap sejumlah penyakit berat.  

" Pasien meninggal dunia," ujar Yurianto, Rabu 11 Maret 2020.

Yurianto menjelaskan penyebab meninggalnya pasien kasus 25 karena beberapa penyakit yang sudah diderita sebelumnya.

Dalam kondisi sakit tersebut, pasien itu terjangkit virus corona.

" Ada faktor penyakit yang mendahuluinya, di antaranya diabetes, hipertensi, hipertiroid dan penyakit paru," kata dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Beri Komentar