4 Langkah Menjaga Bayi Baru Lahir Agar Tak Tertular Covid-19

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 30 Oktober 2020 16:10
4 Langkah Menjaga Bayi Baru Lahir Agar Tak Tertular Covid-19
Pandemi Covid-19 membuat semua orang berisiko tertular di mana pun. Termasuk pada bayi baru lahir.

Dream - Bagi para ibu yang baru saja melahirkan dan kini merawat bayi harus lahir, tetap di rumah saja adalah langkah terbaik. Bila keluar rumah, protokol kesehatan secara ketat harus dijalankan, kenakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.

Pandemi Covid-19 membuat semua orang berisiko tertular di mana pun. Termasuk pada bayi baru lahir yang bisa tertular dari orang dewasa. Dokter Darrell Fernando, SpOG, memperingatkan para orangtua untuk menjaga bayinya lebih ekstra.

Ia memaparkan dalam akun Instagram dr Darell Fernando langkah penting menjaga bayi baru lahir agar tak tertular Covid-19. Langkah pertama menurut dr. Darell adalah selalu cuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh bayi.

Termasuk saat menyusuinya menggunakan botol atau ketika memerah air susu ibu(ASI). Mencuci tangan merupakan hal yang sangat penting agar bayi terhindar dari kontaminasi kuman.

 

1 dari 6 halaman

Protokol Kesehatan Ketat

Langkah kedua adalah kurangi kunjungan ke rumah. Budaya di Indonesia memang jik ada bayi baru lahir maka kerabat atau keluarga datang menengok dan memberi hadiah. Dalam masa pandemi seperti sekarang, sebaiknya hindari atau setidaknya kurangi.

Pastikan orang yang datang melihat bayi, benar-benar dalam keadaan sehat. Jangan segan untuk menolak jika ada yang ingin datang berkunjung jika dirasa ia berisiko sebagai pembawa virus.

Langkah ketiga, lakukan protokol kesehatan ketat jika ada yang datang. Tetap minta tamu memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk rumah. Bayi juga sebaiknya dilihat dari jauh dan tidak digendong. Apalagi mencium dan memegang-megang karena sangat berbahaya

Keempat, mereka yang sakit tak boleh dekat-dekat dengan bayi. Termasuk ayahnya jika menunjukkan gejala flu, sebaiknya pisah kamar untuk mencegah menulari penyakit.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 6 halaman

Aktivitas Libur Panjang yang Picu Kluster Covid-19 di Keluarga

Dream - Pekan ini terdapat libur panjang. Banyak keluarga yang sudah merencanakan liburan bersama baik di dalam kota maupun di luar kota. Sahabat Dream juga berencana liburan?

Saat pandemi seperti sekarang tentunya kita tak bisa bebas liburan seperti sebelumnya. Risiko penularan Covid-19 selalu ada, terutama jika kita keluar rumah. Kesehatan dan keamanan keluarga kesayangan harus selalu jadi yang utama.

Jangan sampai, niat berliburan malah berakhir menyedihkan karena virus Covid-19. Bila memutuskan untuk liburan di akhir pekan ini, maka harus sepaket dengan displin menaati protokol kesehatan yang ketat.

Selalu pakai masker ke mana pun, termasuk ke toilet umum. Sediakan hand sanitizer atau sabun cuci tangan di tiap tas. Akan lebih baik jika tiap anggota keluarga memilikinya.

 

 

3 dari 6 halaman

Nah, satu hal yang paling sulit dilakukan jika liburan adalah menjaga jarak minimal 2 meter. Menghabiskan liburan biasanya dilakukan di tempat wisata atau rekreasi. Saat libur panjang seperti sekarang pusat wisata pun cenderung ramai dikunjungi.

Indonesia Destinasi Liburan Nan Eksotik Para Turis Arab© MEN

Mengunjungi tempat wisata yang ramai orang, banyak kerumunan, sangat berisiko. Terutama penularan dari orang tanpa gejala (OTG). Akan lebih baik dan aman jika memilih liburan di tempat sepi dan privat dengan hanya melibatkan keluarga inti. Mengunjungi area yang ramai bersama keluarga, bisa memunculkan kluster Covid-19 dalam keluarga.

 

4 dari 6 halaman

Aktivitas liburan lain yang juga bisa memunculkan kluster adalah kumpul keluarga besar. Berbulan-bulan tak bertemu karena pandemi, pasti akan sangat sulit untuk tidak berdekatan, bercerita bahkan berpelukan.

Menjaga Jarak Aman© MEN

Kita tidak tahu riwayat kesehatan tiap orang, meskipun kondisinya sehat bisa saja OTG. Ingat, risiko penularan makin besar jika terjadi kerumunan. Kluster keluarga bisa saja terjadi.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 6 halaman

Seberapa Efektif Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Covid-19? Yuk Simak

Dream - Salah satu protokol kesehatan yang selalu digaungkan demi mencegah penularan Covid-19 saat berada di ruang publik adalah selalu menjaga jarak atau social distancing. Jarak yang dianjurkan antara 1 hingga 2 meter.

Social distancing harus dilakukan bersamaan dengan mengenakan masker dan mencuci tangan pakai sabun selama 20 detik. Mungkin Sahabat Dream bertanya-tanya, seberapa efektifkah jaga jarak mencegah penularan Covid-19?

Seberapa Efektif Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Covid-19? Yuk Simak© MEN

Penting diketahui kalau Covid-19 menyebar terutama di antara orang-orang yang melakukan kontak dekat untuk waktu yang lama. Penyebaran terjadi ketika orang yang terinfeksi virus tersebut batuk, bersin, atau berbicara.

Percikan (droplet) baik dari mulut atau hidung terbang ke udara dan mendarat di mulut atau hidung orang di sekitarnya. Tetesan juga bisa dihirup ke paru-paru. Dikutip dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention/ Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) Amerika Serikat, studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi tetapi tidak memiliki gejala kemungkinan besar juga berperan dalam penyebaran COVID-19.

 

 

6 dari 6 halaman

Hal itu membuat orang terinfeksi dan tak ada keluhan dapat menyebarkan virus sebelum mereka tahu bahwa mereka sakit. Untuk itu sangat penting untuk menjaga jarak setidaknya 1,5 meter.

Jaga jarak juga harus diterapkan pada orang yang dikenal dekat dan tampak sehat. Pasalnya, kita tak bisa mengetahui kondisi orang positif Covid-19 secara kasat mata. Pencegahan adalah yang utama.

Jarak sosial juga membantu meminimalisir risiko untuk bersentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi dan orang yang terinfeksi di luar rumah. Paling aman, hindari kerumunan atau tempat ramai.

Bila terpaksa ke area yang ramai, usahakan untuk menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain setiap saat, dan kenakan masker. Masker sangat penting pada saat jarak fisik sulit dilakukan.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID-19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

 

Beri Komentar