5 Asupan yang Kerap Membuat Usus Bermasalah

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 22 September 2021 18:12
5 Asupan yang Kerap Membuat Usus Bermasalah
Saat usus bermasalah biasanya juga memengaruhi suasana hati.

Dream – Banyak yang tak sadar kalau mental dan perasaan yang stabil sangat dipengaruhi kondisi usus. Usus yang sehat berdampak positif bagi suasana hati, sistem kekebalan dan dapat membantu upaya penurunan berat badan serta membersihkan kulit.

Salah satu cara penting untuk menjaga kesehatan usus adalah mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan bakteri baik pada usus. Seperti probiotik, sayuran, jahe, dan yogurt.

Sementara itu, ada juga makanan yang bisa berdampak buruk bagi usus. Dokter Rahul Dixit, seorang spesialis pencernaan, mengungkap ada beberapa asupan yang sebaiknya tak sering dikonsumsi karena bisa membuat usus bermasalah. Apa saja?

1. Produk susu
Dokter Dixit mencatat bahwa lebih dari 65% orang di dunia, tidak toleran pada laktosa dan protein susussehingga dapat menyebabkan respons alergi.

“ Susu dari sapi atau mamalia lain tidak dimaksudkan untuk manusia. Sistem pencernaan sapi sangat berbeda dari manusia, oleh karena itu mikrobioma akan merespons dengan berbagai cara pada setiap orang,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Dixit menjelaskan bahwa susu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup bakteri baik tetapi memungkinkan bakteri jahat tumbuh secara eksponensial. Setelah mengonsumsi produk susu, banyak orang mengalami kembung, diare, hingga brain fog sehingga ia menyarankan untuk menghindari konsumsi produk susu secara berlebihan.

 

1 dari 6 halaman

2. Daging tinggi lemak

Seperti yang kita tahu, mikrobioma dipengaruhi oleh pola makan. Makanan nabati adalah sumber energi bagi bakteri baik untuk bertahan hidup. Dikenal sebagai probiotik, mikroba usus kecil ini tumbuh subur dengan serat yang hanya ditemukan pada sayuran.

Lumuri Steak dengan Pedas Gochujang, Bumbu Khas Korea© MEN

Tidak seperti makanan nabati, daging tinggi lemak seperti steak, sosis, dan bacon dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus. Oleh sebab itu, hindari konsumsi berlebihan daging yang mengandung lemak tinggi.

 

2 dari 6 halaman

3. Pemanis buatan dan gula diet

Pemanis buatan rendah kalori dan karbohidrat sangat populer di kalangan orang yang mencoba menurunkan berat badan. Namun, menurut dr. Dixit gula ini mengganggu mikrobioma usus. Oleh sebab itu hindari pemanis buatan seperti aspartam, sorbitol, dan xylitol.

Perlu diperhatikan pula ketika makan erythritol (terbuat dari gula tebu) atau ketika makanan terlalu banyak gula, perut akan bereaksi tidak baik. Itu karena makanan tinggi gula dapat menurunkan jumlah bakteri baik di usus.

 

3 dari 6 halaman

4. Gorengan

Siapa yang tidak suka gorengan. Garing, nikmat dan pastinya penuh minyak. Makanan yang digoreng donat, kentang goreng, atau pizza sulit dicerna tubuh dan menyebabkan diare, kembung, dan sakit perut.

Aneka Makanan Ringan Kentang Goreng dari Berbagai Negara© MEN

5. Makanan pedas
Makanan pedas juga dapat mengganggu usus, padahal banyak orang Indonesia merasa tidak lengkap jika tak ada rasa pedas dalam hidangan yang dikonsumsi. Hidangan pedas bisa menyebabkan rasa sakit di usus, mulas, atau diare. Makanan pedas juga dapat mengiritasi lapisan lambung atau usus. Untuk itu, hindari cabai, bubuk cabai, atau saus pedas pada makanan.

Laporan: Elyzabeth Yulivia/ Sumber: PopSugar

4 dari 6 halaman

4 Cara Dapatkan Perut Rata Idaman Banyak Orang

Dream - Bagi sebagian orang, perut rata merupakan suatu impian. Punya perut rata bisa menambah rasa percaya diri daripada tampil dengan perut buncit.

Namun tak mudah mempertahankan perut rata. Seringkali perut kita membuncit tanpa terkendali. Pemicunya bisa beragam, termasuk pola hidup kurang sehat.

Pola tidur yang berantakan dan makanan tidak sehat, seperti menu tinggi gula dan makanan cepat saji bisa membuat perut semakin membuncit. Bisa muncul penumpukan lemak di perut.

Jika sudah begitu, kita perlu berusaha mengembalikan perut yang rata. Salah satunya melakukan olahraga yang fokus pada pembentukan otot perut, secara rutin dan konsisten.

5 dari 6 halaman

Lompat tali

Lompat tali bukan hanya sebuah kegiatan yang menyenangkan, namun juga sangat bagus untuk kesehatan. Lompat tali adalah salah satu gerakan olahraga yang membuat semua otot dalam tubuh bergerak, termasuk bagian perut.

Bagian terbaik dari lompat tali adalah kamu bisa melakukannya kapan saja dan di mana saja.

Ilustrasi© shutterstock

Workout bands

Workout bands merupakan salah satu alat yang dibutuhkan dalam kegiatan olahragamu. Dengan menggunakan workout bands dalam berbagai gerakan olahraga yang kamu lakukan, dapat membuat olahragamu memiliki intensitas yang lebih tinggi.

Kamu bisa menggunakan workout bands saat sedang squat untuk membantu memperkuat otot perut. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan resistance band untuk membantu saat peregangan dan olahraga lainnya agar gerakan olahraga yang kamu lakukan memiliki hasil lebih maksimal.

6 dari 6 halaman

Cuka apel

Cuka apel memiliki kandungan potasium, asam amino, dan antioksidan yang membantu kamu membantu meningkatkan kesehatan secara menyeluruh sekaligus mengurangi berat badan.

Cuka apel juga memiliki sifat disinfektan yang membantu kamu membunuh kuman dan bakteri berbahaya dalam tubuh. Meminum cuka apel secara rutin, dapat membantu kamu membakar lemak lebih cepat dan merasa kenyang lebih lama.

Ilustrasi© shutterstock

Kurangi garam

Garam bersifat mengikat kandungan air dalam tubuh, untuk itu kamu dapat mengurangi asupan natrium. Dalam beberapa hari pertama, berikanlah makanan yang kamu konsumsi dengan bumbu dan rempah-rempah.

Jika kamu berhasil mengurangi konsumsi garam, kamu bisa membuang kelebihan air dalam tubuh dan bonusnya kamu bisa memiliki berat badan yang menurun.

Sumber: Times of India

Beri Komentar