5 Efek Mengerikan Jika Terlalu Banyak Konsumsi Gula

Reporter :
Senin, 19 Agustus 2019 09:12
5 Efek Mengerikan Jika Terlalu Banyak Konsumsi Gula
Penting untuk mulai memperhatikan konsumsi gula harian.

Dream - Teh manis, kopi, es krim, es kopi, belum lagi minuman manis lainnya, kita konsumsi setiap hari. Manusia memang membutuhkan gula untuk hidup. Tetapi, gula yang dikosumsi perhari kerap kali melampui batas maksimal konsumsi tubuh.

Dikutip dari Insider, ternyata ada efek menyeramkan dari konsumsi gula yang berlebih. Efek tersebut dibeberkan oleh dr. Jennifer Haythe, ahli jantung dari Rumah Sakit Columbia Presbyterian, New York.

Penting untuk mulai memperhatikan konsumsi gula harian. Jangan sampai efek mengerikan berikut terjadi pada tubuh Sahabat Dream.

1 dari 5 halaman

Berat Badan naik Signifikan

Riset pada 2011 yang dipublikasi dalam " American Journal of Clinical Nutrition" , mengonfirmasi adanya 'hubungan positif' antara meminum soda secara reguler dan meningkatnya obesitas.

 Obesitas, Pria Saudi Ini Seperti 'Mayat Hidup'

" Minuman dengan pemanis buatan, terutama soda, menyuguhkan sedikit nutrisi dan meningkatkan resiko berat badan dan diabetes, patah tulang, dan karies gigi," menurut penelitian tersebut

Lantas bagaimana jika tubuh kelebihan gula? Ketika seseorang mengonsumsi gula lebih dari yang tubuh bisa gunakan, maka tubuh akan mengubahnya menjadi asam lemak dan disimpan dalam sel lemak adiposa seperti, pinggul, paha, lengan, dan perut.

2 dari 5 halaman

Gigi Mengalami Kerusakan

 Hukum Sikat Gigi Saat Berpuasa


Sebenarnya, gula tidak menyebabkan kerusakan gigi. Tetapi, sisa asam dari gula yang dimakan, akan berinteraksi dengan permukaan gigi yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

3 dari 5 halaman

Masalah Kulit

 Kenali Penyebab Kulit Kering Pada Wajah


Menurut Lee bukan hanya jerawat, rosacea, kulit kusam, dan masalah kulit lainnya, dapat semakin parah akibat pola diet dengan gula berlebih. Jika tak ingin cepat keriput, segera kurangi konsumsi gulan mulai dari sekarang.

4 dari 5 halaman

Pra-Diabetes

" Ketika kamu makan apapun dengan gula di dalamnya ataupun karbohidrat, tubuh akan menghasilkan insulin karena itu dapat membantu proses pembentukan gula menjadi energi," ungkap Haythe.

Masalahnya adalah ketika orang mengonsumsi terlalu banyak gula dalam satu waktu, akan mengeluarkan insulin terlalu banyak dan dapat menyebabkan hipoglikemia atau resistensi terhadap insulin.

 Anak Juga Bisa Terkena Diabetes, Kenali Gejalanya

Resistensi terhadap insulin menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap gula dengan cepat. Gula akan mengendap di peredaran darah dan hati, kemudian dapat menyebabkan pra- diabetes hingga diabetes. Faktor genetik dan lingkungan juga dapat memudahkan kita terserang diabetes.

5 dari 5 halaman

Depresi

Pola konsumsi gula yang tinggi termasuk makanan bertepung, dapat menyebabkan peradangan terjadi lebih mudah. Studi 2016 dalam " The Journal of Clinical Psychiatry" , menyatakan bahwa peradangan penyebab terbesar dari depresi dan stres tinggi.

 Depresi

Lee juga mengonfirmasi bahwa gula dapat meningkatkan peradangan ke seluruh tubuh termasuk otak, yang sangat berdampak buruk pada kondisi psikologis.

Laporan: Keisha Ritzska Salsabila

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi