Keajaiban Teh, Redakan Konflik dengan Lawan Bicara

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Rabu, 16 Januari 2019 13:42
Keajaiban Teh, Redakan Konflik dengan Lawan Bicara
Dengan secangkir teh, percakapan canggung hingga konflik bisa teratasi.

Dream - Sahabat Dream pernah terjebak di situasi canggung? Terlalu emosional hingga memicu konflik? Kamu bisa redakan dengan secangkir teh.

Sosiolog Universitas Indonesia, Devie Rahmawati memaparkan keajaiban teh. Minuman itu sebaiknya disuguhkan ketika menghadapi lawan bicara.

Teh berperan untuk menjembatani pendapat kedua belah pihak. Utarakan pesan ketika lawan bicara sedang menyeruput teh.

" Pada saat minum teh, mulut yang tadinya sibuk ngomong otomatis berhenti. Itu waktunya dia mendengarkan," tuturnya di acara Mari Bicara Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa 15 Januari 2019.

 Sari Wangi

(Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream)

Selain itu, komunikasi yang baik harus dibangun dengan tenang. Jika lawan bicara meninggi, kamu sebaiknya bersikap lebih lembut dan mengontrol nada bicara.

Kamu juga bisa menerapkan teknik tarik ulur. Teknik ini digunakan untuk menjaga tali solidaritas dengan lawan bicara.

" Kita harus menangkan pikiran dan perasaan lawan bicara. Ketika sudah mulai ada konflik, kita diamkan dia selama 20 menit. Suguhkan teh sebelum memulai percakapan kembali," pungkasnya.

 

1 dari 2 halaman

Pilihan Kopi atau Teh Ternyata Bisa Dipengaruhi Genetik

Dream - Lebih suka kopi atau teh? Pilihan Sahabat Dream bisa jadi dipengaruhi faktor genetik. Siapa sangka, kesukaan kita terhadap teh atau kopi bisa dilihat dari gen yang dimiliki.

Dalam studi baru, yang diterbitkan kemarin di jurnal Scientific Reports, para peneliti menganalisis data genetik dari lebih dari 400.000 orang dewasa Inggris antara usia 37 hingga 73.

Tim peneliti menemukan bahwa orang yang membawa gen reseptor spesifik untuk rasa pahit kafein lebih mungkin untuk minum empat cangkir kopi atau lebih setiap hari. Sangat kecil kemungkinannya untuk minum teh.

Orang-orang dengan gen reseptor pahit yang berbeda untuk suatu zat yang disebut Propylthiouracil (PROP) lebih mungkin untuk mengasup kafein dari lima cangkir teh atau lebih dan cenderung minum kopi.

Untuk orang yang memiliki tingkat sensitif terhadap kepahitan kafein akan menjadikan itu sebagai alasan untuk tidak meminum kopi.

" Hasil sebaliknya dari penelitian kami menunjukkan bahwa konsumen kopi mendapatkan rasa atau kemampuan untuk mendeteksi kafein karena penguatan positif ditimbulkan oleh kafein,” ungkap, salah satu peneliti Marilyn Cornelis, PhD, dari Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg, dikutip dari Health.

Baik kalian yang menyukai kopi ataupun teh, keduanya memiliki manfaat masing-masing.

Kafein yang terdapat pada kopi dapat mengurangi risiko jantungdiabeteskankerberkat antioksidan dan polifenol yang dimilikinya.

Begitu juga dengan teh walaupun memiliki jumlah kafein yang lebih rendah daripada kopi, teh merupakan sumber yang kaya antioksidan dan juga dapat melindungi jantung.

(Sah/ Laporan Ava Haprin)

2 dari 2 halaman

Kisah Kakek Penjual Teh Bisa Keliling Dunia

Dream – Berapa uang yang kamu perlukan untuk bepergian ke penjuru dunia? Berapa banyak sumber uang yang dikumpulkan sebelum memutuskan agar bisa mewujudkan impian?

Tentu jawaban semua orang atas pertanyaan itu akan berbeda-beda. Termasuk pasangan lanjut usia berikut ini. Mereka punya jawaban sendiri, yang mungkin berbeda dengan bayangan Anda.

Dikutip dari MSN, Jumat 11 Januari 2019, pasangan senja yang punya jawaban unikitu berasal dari India. Mereka adalah Vijayan dan sang istri. Pasangan ini sejak kecil punya mimpi keliling dunia.

Vijayan dan istrinya semula menjual teh di kedai kecil di Kochi, India. Tapi, pasangan berusia 70 tahunan ini sudah memenuhi impian masa kecil, yaitu keliling dunia.

  Vijayan (kanan) dan istrinya bisa jalan-jalan ke seluruh dunia dari jualan teh,

Dengan menjual teh, Vijayan dan sang istri telah melanglangbuana ke 23 negara di seluruh dunia. Biayanya, ya, dari jualan teh. Bahkan, mereka masuk ke dalam daftar orang terkaya Forbes.

“ Impian masa kecil saya adalah berkeliling dunia,” kata Vijayan kepada Forbes. Untuk mewujudkan mimpinya, pria itu menjual teh agar bisa mendapatkan penghasilan yang tetap.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone