Bukan Masker, Anak di Bawah 2 Tahun Disarankan Pakai Faceshield

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 3 September 2020 15:23
Bukan Masker, Anak di Bawah 2 Tahun Disarankan Pakai Faceshield
Penggunaan masker untuk anak usia di bawah 2 tahun dikhawatirkan bisa mengganggu pernapasannya.

Dream - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan penggunaan face shield untuk anak di bawah dua tahun guna mencegah paparan Covid-19.

Dokter spesialis anak Yogi Prawira yang merupakan Satgas COVID-19 IDAI menyarankan orang tua yang memiliki bayi hendaknya tidak membawa buah hatinya keluar rumah dahulu. Apalagi  jika tingga di daerah dengan tingkat penularan masih tinggi.

" Kecuali ada kebutuhan yang mendesak. Kalau terpaksa harus keluar rumah, maka untuk anak di bawah usia 2 tahun hindari penggunaan masker," jelas Yogi.

1 dari 3 halaman

Penggunaan Masker Bisa Ganggu Pernapasan Anak

Yogi mengatakan, penggunaan masker untuk anak usia di bawah 2 tahun, yang belum bisa mengutarakan perasaan tak nyaman, dikhawatirkan bisa mengganggu pernapasannya.

" Alternatifnya, kelompok usia ini boleh menggunakan face shield, tetapi ada syaratnya, dengan pengawasan yang ketat dari orangtua atau pengasuh selama menggunakan penutup tersebut."

Sementara bagi bayi, Yogi mengatakan bahwa mereka tentu akan sulit apabila harus menggunakan face shield atau pelindung wajah. Untuk itu, dia merekomendasikan penggunaan kereta dorong dengan penutup atau partisi transparan.

" Kita tahu salah satu penyebarannya adalah melalui droplet. Jadi kita harus melindungi (anak dari) paparan droplet itu. Karena anak bisa terinfeksi," tandasnya.

(Sah, Sumber: Merdeka.com)

 

2 dari 3 halaman

Face Shield Vs Masker, Manakah yang Efektif untuk Anak?

Dream - Mungkin, memakai masker telah menjadi kebiasaan bagi orang dewasa. Namun, bagaimana dengan anak-anak? Tidak semua anak mau mengenakan masker.

Terkadang, masker yang diberikan tidak terpakai dengan benar. Sehingga, perlindungannya kurang efektif. Oleh karena itu, face shield seringkali menjadi solusinya.

Tapi, manakah yang lebih efektif di antara masker kesehatan dan face shield? Dilansir oleh Times of India, CDC merekomenasikan untuk memakai face shield yang bisa menutupi kedua sisi wajah hingga ke dagu jika tidak menggunakan masker.

Pemakaian face shield dapat mencegah seseorang menyentuh wajah dan menyebarkan kuman, bakteri maupun virus. Sangat tepat digunakan untuk anak-anak.

Face shield juga lebih nyaman dan mudah digunakan daripada masker. Membersihkan face shield tidak serepot masker kain dan bisa digunakan berkali-kali.

3 dari 3 halaman

Sedangkan, kelebihan masker daripada face shield adalah pencegahan penularan virus Covid-19 melalui cairan batuk atau bersin.

Meski face shield terlihat memberi perlindungan lebih ekstra, namun tetap tidak akan efektif juga kurang pas dengan ukuran wajah maupun kepalamu.

Jadi, face shield tidak disarankan untuk digunakan pada bayi atau balita. Kamu bisa memakai masker dan face shield untuk memberikan perlindungan yang efektif terhadap virus Covid-19.

Ajarkan juga cara menjaga kebersihan tubuh selama beraktivitas dan mengonsumsi makanan sehat untuk mencegah penularan Covid-19.

(Sumber: Times of India)

Beri Komentar