Demam Akibat Virus atau Bakteri? Ini Cara Mengenalinya

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 6 Desember 2017 17:50
Demam Akibat Virus atau Bakteri? Ini Cara Mengenalinya
Ketahui jawabannya di sini!

Dream - Pada musim pancaroba, demam kerap kali menyerang. Demam tersebut dapat berasal dari virus maupun bakteri.

Uniknya, meski penyebabnya berbeda, demam karena virus dan bakteri memiliki gejala dengan kemiripan satu sama lain. Tetapi, penanganan demam akibat virus dan bakteri berbeda.

Tidak semua demam akibat virus dan bakteri dapat diobati dengan antibiotik. Nah, sebetulnya apa yang membedakan demam akibat virus dan bakteri, menurut Dokter Sehat.

Catat gejalanya

Bagi Sahabat Dream yang sedang menangani anggota keluarga sakit akibat demam, buatlah catatan berapa lama demam tersebut berlangsung. Infeksi akibat virus biasanya akan berlangsung lebih lama ketimbang akibat bakteri.

Demam akibat virus dapat berlangsung selama seminggu lebih. Hanya saja, jika setelah diperiksa ternyata penyebabnya adalah infeksi sinus atau bakteri, ada kemungkinan akan membutuhkan antibiotik untuk mengatasinya.

Sebagai informasi, suhu tubuh normal adalah sekitar 36,5-37,2 derajat celcius. Suhu yang lebih tinggi menandakan tubuh sedang mengalami demam.

Tektstur ingus atau dahak

Warna ingus atau dahak dapat digunakan untuk mengenali demam akibat virus atau bakteri. Demam akibat virus biasanya akan memunculkan dahak dan ingus yang cenderung encer dan berwarna putih bening.

Sementara itu, jika ingus atau dahak berwarna kehijauan atau lebih gelap, maka biasanya disebabkan infeksi bakteri.

shutterstock

Cek bagian tenggorokan

Demam kerapkali disertai rasa sakit di bagian tenggorokan. Jika saat pengecekan tenggorokan terdapat bintik-bintik putih, bisa jadi penyebab demam yang berlangsung berasal dari bakteri.

Kondisi demam kerap kali membuat tenggorokan yang terasa terbakar. Masyarakat umum menyebutnya  panas dalam.

Untuk mengobati panas dalam, Larutan Penyegar Cap Badak telah dipercaya selama beberapa generasi oleh keluarga Indonesia.

Larutan Penyegar Cap Badak selain mampu menyembuhkan panas dalam juga dipercaya mengatasi sariawan hingga sembelit.

Produk Sinde Badak ini diproses secara modern dengan teknologi Jerman. Terbuat dari bahan-bahan alami Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar, produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi sariawan hingga sembelit.

lpcb

Larutan Penyegar Cap Badak tersedia tanpa rasa dalam kemasan botol 200 mililiter dan 500 mililiter. Sedangkan kemasan kaleng 320 mililiter mempunyai tujuh varian rasa buah segar, jeruk, stroberi, melon, leci, jambu, anggur dan apel.

Beri Komentar