Apakah Petting Bisa Menyebabkan Kehamilan?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Rabu, 7 Oktober 2020 12:40
Apakah Petting Bisa Menyebabkan Kehamilan?
Cek faktanya.

Dream - Meski dilakukan tanpa penetrasi, petting memiliki banyak risiko dan salah satunya adalah kehamilan. Apalagi, jika kamu tidak merencanakan kehamilan atau  belum menikah.

Dilansir dari Sehatq.com, kehamilan akibat petting disebabkan oleh paparan air mani dan sperma pada miss V. Sperma bisa berenang ke dalam miss V dan terjadi pembuahan.

Tapi, pembuahan tidak selamanya akan berhasil. Apalagi, jika jumlah sperma tidak terlalu banyak dan kualitasnya kurang baik dan wanita tidak berada dalam periode ovulasi.

Pembuahan tidak hanya berisiko terjadi ketika penis mendekati miss V, tapi juga saat melakukan masturbasi menggunakan tangan, mainan seks serta mulut.

Cairan pre ejakulasi yang dikeluarkan pria sebelum mencapai klimaks juga dapat menyebabkan kehamilan.

Meski tidak mengandung sperma, namun masih ada kemungkinan cairan pre ejakulasi terkontaminasi sel tersebut.

Penelitian juga menyatakan bahwa cairan pre ejakulasi mengandung 16,7 persen sperma aktif yang dapat menyebabkan pembuahan. Jadi, kamu harus lebih berhati-hati dalam melakukan hubungan seksual jika ingin mencegah kehamilan.

(Sumber: Sehatq.com)

1 dari 3 halaman

5 Posisi Berhubungan Intim yang Bisa Meningkatkan Kepuasanmu

Dream - Posisi saat berhubungan seksual sangat berpengaruh pada kepuasanmu dan pasangan. Maka, ada baiknya untuk berdiskusi dengan pasangan seputar posisi yang paling nyaman.

Namun, sebelumnya kamu harus mengetahui beberapa macam posisi yang dapat dilakukan. Dilansir dari Sehatq.com, berikut di antaranya.

1. Woman on top

Sesuai namanya, woman on top atau cowgirl position dilakukan dengan cara memposisikan wanita di bagian atas dan laki-laki di bawahnya. Dengan begitu, wanita lebih banyak mendominasi saat berhubungan seksual.

2 dari 3 halaman

2. Misionari

Misionari merupakan posisi yang berlawanan dari woman on top. Sehingga, wanita akan berada di bawah laki-laki. Jika woman on top memungkinkan untuk membuat pria lebih mudah penetrasi, misionari dapat membuat wanita lebih cepat orgasme.

Dengan saling berpelukan dan mendekatkan tubuh pada pasangan, wanita akan merasa lebih senang serta merasa lebih intim.

3. CAT (coital adjusted technique)

CAT merupakan posisi yang hampir sama dengan misionari. Namun, laki-laki akan menopang tubuhnya dengan telapak tangan saat penetrasi.

3 dari 3 halaman

4. Tumpang Tindih

Di posisi ini, wanita yang terlentang akan tidur di atas laki-laki yang terlentang. Posisi ini diawali dengan laki-laki yang terlentang sambil wanita duduk dan berusaha memasukkan penis ke dalam miss V.

Lalu, wanita perlahan akan ikut terlentang. Ini akan membuat pria lebih mudah menjangkau klitoris pada miss V.

5. Doggy style

Jika ingin melakukan doggy style, wanita harus berbaring telungkup sementara pria melakukan penetrasi dari belakang. Wanita bisa menstimulasi klitorisnya sendiri untuk mendapatkan pengalaman yang lebih memuaskan.

(Sumber: Sehatq.com)

Beri Komentar