Waspada! Inilah Gejala yang Tidak Biasa pada Penderita Corona COVID-19

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Jumat, 3 April 2020 19:12
Waspada! Inilah Gejala yang Tidak Biasa pada Penderita Corona COVID-19
Selain gejala umum yang terjadi, ternyata ada gejala lain yang mungkin ada pada penderita Covid-19.

Dream – Di tengah beredarnya berbagai informasi mengenai pandemi Corona Covid-19 di masyarakat, masih banyak sekali hal yang belum kita ketahui terkait virus ini. Termasuk cara mencegah dan gejalanya yang bisa bervariasi pada setiap orang.

Secara umum, gejala khas yang muncul pada penderita Covid-19 adalah batuk kering, demam, dan kesulitan bernapas. Bahkan sebagian orang tidak memiliki gejala sama sekali, meskipun sangat menular.

Dilansir dari Science Alert pada 1 April, ternyata ada beberapa gejala lain yang muncul pada penderita COVID-19.

Berikut Dream akan merangkumkan informasinya untuk kamu.

1 dari 5 halaman

Masalah pencernaan

 Masalah Pencernaan© Pexels.com

Masalah pencernaan seperti diare dan mual mungkin merupakan gejala umum yang sudah diperkirakan. Masalah pencernaan semakin sering dikaitkan dengan infeksi virus corona. Menurut laporan Business Insider, sekitar satu dari 10 pasien virus corona mengalami beberapa gejala gastrointestinal, termasuk diare dan mual.

Sebelumnya, studi di The Lancet melaporkan bahwa hanya 3 persen pasien Cina yang mengalami diare. Dan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat sekitar 5 persen pasien corona yang  mengalami mual.

Saat ini, terdapat penelitian baru yang menunjukkan bahwa jumlahnya mungkin lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya, dan hingga setengah dari pasien mungkin memiliki masalah pencernaan bersama dengan gejala pernapasan.

Biasanya, pasien juga ikut mengalami gejala umum lainnya seperti kesulitan bernafas, demam, atau batuk. Menurut penelitian, hanya sekitar 3 persen yang mengalami satu gejala pencernaan saja.

2 dari 5 halaman

Merasa Lesu dan Letih

 letih© Pixabay.com

Baru – baru ini, dalam sebuah laporan, sebuah panti jompo di Washington mengungkapkan fakta baru. Hampir sepertiga dari penghuninya dinyatakan positif terkena virus corona. Namun, setengahnya tidak memiliki gejala, dan beberapa pasien lain memiliki gejala yang tidak biasa seperti perasaan tidak nyaman, sakit, atau gelisah tanpa alasan.

Dalam beberapa kasus, COVID-19 dapat muncul sebagai malaise, disorientasi, atau kelelahan. Hal ini adalah salah satu gejala atipikal yang paling sering dilaporkan, dan sering dibarengi dengan tanda-tanda lain seperti batuk atau demam. Kelelahan, yang sering menyertai gejala lain, jarang dilaporkan karena tidak adanya gejala yang lebih umum.

Pandemi, karantina, dan jarak sosial juga dapat menyebabkan stres dan kecemasan tambahan.

“ Faktor-faktor psikologis ini dapat menyebabkan gejala yang sama. Jadi penting untuk tidak panik jika merasa lelah atau gelisah” ungka psikoterapis, Ilene Cohen dalam Psychology Today.  

Menurut CDC, kebingungan atau ketidakmampuan untuk bangun dapat menjadi tanda yang perlu diwaspadai. Orang-orang yang mengalami gejala-gejala tersebut, terutama dengan tanda-tanda kritis lainnya seperti bibir kebiruan, kesulitan bernapas, atau nyeri dada, harus mencari bantuan segera.

3 dari 5 halaman

Rasa kedinginan atau nyeri otot

 Kedinginan© Pexels.com

Nyeri dan kedinginan bisa menjadi gejala dari banyak penyakit, termasuk flu. Namun beberapa pasien yang terindikasi virus corona juga melaporkan gejala yang sama. Belum jelas seberapa lazimnya gejala-gejala ini. Namun menurut laporan WHO, terdapat sekitar 11 persen orang yang diteliti melaporkan merasakan kedinginan, dan 14 persen melaporkan mengalami nyeri otot.

Gejala ini bisa diartikan sebagai tanda awal dari gejala yang lebih parah atau malah satu-satunya indikasi infeksi ringan.

Jika mengalaminya, lakukan tindakan pencegahan tambahan untuk mengisolasi diri dari orang lain, banyak istirahat dan memperbanyak minum, dan segera menghubungi dokter.

4 dari 5 halaman

Sakit kepala dan pusing

 Sakit Kepala© Pexels.com

Menurut penelitian di The Lancet, sekitar 8 persen pasien Covid-19 melaporkan sakit kepala. Rasa pusing juga telah dilaporkan dalam beberapa kasus , bahkan beberapa merasa serangan pusing yang sangat parah atau tiba-tiba dapat menunjukkan risiko kesehatan yang lebih serius.

CDC menawarkan pemeriksa mandiri online secara gratis untuk membantu menilai apakah gejala dan keadaan seseorang menunjukkan infeksi corona atau tidak.

5 dari 5 halaman

Hidung Tersumbat

 Hidung Tersumbat© Pexels.com

Sebagian kecil pasien Covid-19 mengalami hidung tersumbat atau pilek. Menurut laporan WHO, jumlahnya kurang dari 5 persen yang mengalami gejala ini.

Bersin sama sekali bukan gejala yang terkait dengan corona. Jika seseorang merasakan gejala ini, kemungkinan besar itu adalah alergi atau pilek.

Sakit tenggorokan kadang-kadang juga bisa menyertai infeksi corona. Namun, hal itu jarang terjadi. Sakit tenggorokan lebih sering menunjukkan tanda flu biasa atau pilek.(Sah)

 

Beri Komentar