Bersihkan Rumah Setelah Banjir, Awas Terkena Leptospirosis

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 3 Januari 2020 17:12
Bersihkan Rumah Setelah Banjir, Awas Terkena Leptospirosis
Kenali gejala-gejala leptospirosis. Jangan ragu untuk segera konsultasi.

Dream - Kondisi rumah pasca banjir tentunya sangat kotor dan berantakan. Masih ada genangan air sisa banjir, lumpur, hingga sampah yang terbawa arus. Dari sekian banyak kotoran, bukan tidak mungkin terdapat paparan urine tikus.

Pasalnya, urine binatang pengerat ini bisa menimbulkan penyakit leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit atau infeksi yang bersifat zoonosis (ditularkan dari hewan) yang disebabkan oleh serotipe dan bakteri spirochete dengan Leptospira interrogans.

Infeksi bisa terjadi ketika bakteri mengenai kulit manusia yang rusak. Bisa juga karena ada selaput lendir yang terkena air atau tanah telah terkontaminasi dengan urine dari hewan yang terinfeksi.

Gejala-gejala dari penyakit leptospirosis ini adalah:
- Demam
- Sakit kuning
- Kulit mengalami pendarahan
- Menggigil
- Nyeri otot
- Sakit perut
- Diare

 

1 dari 5 halaman

Hati-hati luka lecet

Penyakit leptospirosis biasanya ditularkan ketika air yang telah terkontaminasi dengan urine hewan seperti tikus yang terinfeksi mengalami kontak langsung dengan membran mukosa atau kulit lecet pada manusia.

Luka lecet© Shutterstock

Terlebih lagi di kawasan Jabotabek yang saat ini sedang mengalami banjir. Penyakit leptospirosis kerap ditularkan melalui urine tikus yang menyebar saat musim banjir dan hujan.

Setelah berada di dalam tubuh bakteri spirochete bergerak melalui sistem peredaran darah dan menginfeksi semua jaringan yang pada akhirnya menetap di ginjal dan di dalam urine selama berminggu-minggu setelah infeksi.

 

2 dari 5 halaman

Pakai Pelindung

Penularan penyakit leptospirosis dapat ditularkan melalui air, urine, serta dari orang ke orang terutama yang terserang penyakit ini. Sebenarnya, penularan penyakit leptospirosis dapat dikendalikan dengan mengenakan pakaian pelindung yang untuk menghindari luka di kulit, menghindari dampak dari hewan yang mati dan cairan tubuh hewan tersebut.

Bersih-bersih rumah© Shutterstock

Apabila terluka, segera cuci dan bersihkan luka, lalu mandi dan melakukan desinfeksi pada daerah yang terkontaminasi. Jika memang muncul gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter. Terapi obat antibiotik sesuai dosis sangat diperlukan untuk membunuh bakteri.


Laporan Aditya Eka/ Sumber: Liputan6.com

3 dari 5 halaman

Mandi Saat Demam Justru Dianjurkan, Kok Bisa?

Dream - Ketika tubuh terserang demam, biasanya kita akan menghindari aktivitas mandi. Banyak dari kita beralasan mandi membuat tubuh semakin menggigil dan tulang terasa ngilu.

Rupanya, kebiasaan tersebut diklaim keliru. Kita justru dianjurkan untuk mandi ketika sedang demam.

Hanya karena Flu Orang Bisa Meninggal, Kok Bisa?© MEN

Konsultan senior pengobatan dalam di Indraprastha Apollo Hospitals New Delhi, India, Suranjit Chatterjee, menjelaskan mandi merupakan cara efektif mengurangi demam.

Menurut dia, berselimut tebal saat demam merupakan kebiasaan yang salah. Hal itu justru membuat panas tidak dapat keluar dari tubuh.

" Selimut akan memerangkap panas dalam tubuh sehingga suhu badan tidak bisa turun dengan cepat," ujar Siranjit, dikutip dari Times of India.

 

4 dari 5 halaman

Segera Keringkan

Meski begitu, Suranjit mengingatkan agar kita secepat mungkin mengeringkan rambut usai mandi. " Membiarkan rambut basah justru membuat kondisi makin memburuk," kata dia.

Menurut Suranjit, ketika mandi air akan membantu melepaskan panas dari dalam tubuh. Sehingga suhu tubuh yang tinggi bisa menurun dengan cepat.

Ini hanya salah satu cara untuk menurunkan panas tubuh. Kita tetap diharuskan meminum obat resep dokter agar bisa sepenuhnya sembuh.

Selain itu, tidak semua orang terserang demam diperbolehkan mandi. Mereka yang demam usai menjalani operasi dilarang untuk mandi bekas jahitan cepat mengering.

Menurut Suranjit ada dua macam terapi mandi yang bisa digunakan untuk mengurangi efek demam. Pertama, mandi dengan spons

Biasanya, spons menjadi alat untuk memandikan bayi dan anak kecil. Air pada suhu kamar dapat digunakan untuk memandikan mereka dengan spons selama sakit demam.

Kedua, mandi dengan shower dan berendam. Bagi orang dewasa yang demam, mandi dengan cara ini bisa menurunkan suhu badan.

5 dari 5 halaman

5 Jenis Demam yang Patut Kamu Tahu

Dream - Penyakit yang pasti pernah dirasakan, bahkan orang yang terlihat bugar, pastinya demam. Meski memiliki banyak persamaan ditandai dengan tubuh meriang, demam ternyata memiliki spesifikasi yang berbeda.

Demam dapat muncul karena mikroorganisme di dalam tubuh atau bisa juga dipicu virus atau infeksi bakteri.

Jika demam dipicu virus, biasanya dapat sembuh dalam hitungan hari. Sementara demam akibat bakteri sedikit membutuhkan upaya dan dapat diobati dengan pemberian antibiotik.

Selain penyebabnya, ada lima jenis demam yang dibedakan dengan suhu tubuh yang dialaminya:

1. Demam Septik

Pada tipe demam septik, suhu badan berangsur naik pada tingkat yang tinggi pada malam hari dan turun ke suhu normal pada pagi hari.

Demam dengan tipikal ini disertai keluhan menggigil disertai keringat. Proses, demam tinggi turun ketingkat normal dinamakan juga demam hektik.

2. Demam Remiten

Demam remiten memiliki pola berbeda. Suhu badan dapat turun setiap hari, namun tidak pernah mencapai suhu berbadan normal. Suhu tubuh yang turun biasanya mencapai dua derajat.

3. Demam Intermiten

Pada tipe demam intermiten suhu badan turun ke suhu yang normal selama beberapa jam dalam satu hari. Demam tersebut muncul setiap dua hari sekali atau dua hari berikutnya menghilang.

Pola dua hari terserang demam disebut tersiana. Sementara itu, pola dua hari bebas demam disebut kuartana.

shutterstock© dream.co.id

4. Demam Kontinyu

Tipe demam kontinyu memiliki variasi suhu sepanjang hari yang tidak lebih dari satu derajat. Pada kondisi tertentu, demam tiba-tiba akan meningkat secara menerus.

5. Demam Siklik

Demam siklik terjadi karena kenaikan suhu badan selama beberapa hari diikuti periode bebas demam selama beberapa hari.

Penggolongan demam berdasarkan suhu tersebut, berguna untuk mendiagnosa langkah yang diperlukan.

Beri Komentar