Bos e-Commerce Indonesia Makan 5 Kali Sehari, Tengok Hasilnya

Reporter : Ratih Wulan
Kamis, 15 Desember 2016 06:32
Bos e-Commerce Indonesia Makan 5 Kali Sehari, Tengok Hasilnya
Pedro secara rutin membagi pola makanan menjadi lima kali sehari, namun berat badannya malah tuurun 10 kg.

Dream - Gaya hidup sehat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian Pedro Principe. COO Jualo.com asal Portugal ini memilih untuk mengolah makanannya sendiri agar asupan gizi tetap seimbang.

Kebiasaan Pedro ini berawal saat dia dipindah tugaskan ke wilayah Asia. Pedro mengaku cukup kesulitan menemukan makanan yang sesuai keinginannya. Apalagi saat bertugas di Bangladesh dan Myanmar yang memang terkenal dengan ragam jajanan street food. Pedro memutuskan memasak makanannya sendiri.

Beruntung Pedro akhirnya mendapatkan tugas baru di Indonesia. Pria yang mengaku gemar memasak sejak kecil ini tak kesulitan mendapatkan bahan-bahan makanan yang akan diolahnya.

Pola hidup disiplin telah Pedro jalani sejak usia dini. Dibesarkan oleh ibu yang berprofesi sebagai dokter membuatnya lebih peduli terhadap kesehatan.

" Suka masak dari umur 10 tahun, tapi sejak umur lima tahun sudah diajarin masak. Biasanya suka masak pas weekend sama ibu saya," ungkap Pedro saat dijumpai Dream.co.id di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan belum lama ini.

Kebiasaan itu pula yang membuat Pedro tidak mengonsumsi daging merah hingga berumur 18 tahun. Merebaknya isu sapi gila kala itu membuat sebagian orang menghindari untuk mengonsumsi daging sapi. Ditambah dengan ancaman meningkatnya tekanan darah dan kanker usus. Untuk memenuhi asupan gizi, ia menyimbangkannya dengan ikan, ayam dan telur.

Pedro juga berusaha menghindari mengonsumsi nasi putih. Sebagai pengganti karbohidrat, Pedro memilih menggantinya dengan pasta, nasi merah atau nasi coklat.

Untuk menjaga pola makanan agar tetap teratur Pedro telah membagi jadwal makan menjadi lima kali sehari. Terdiri dari makan pagi, snack pagi, makan siang,snack sore dan makan malam. Pagi hari diawali dengan makan pagi berupa telor bersama buah-buahan dan kacang-kacangan.

" Kalau pagi saya makan telor omlet dan pisang. Kalau pagi hindari buah-buahan yang rasanya asam. Dan karena bangun tidur, perut habis puasa namun metabolisme tetap jalan jadi dapat menyerap makanan menjadi lebih cepat. Lebih bagus mengonsumsi makanan yang bukan olahan," ujarnya memberi saran.

Saat makan siang, biasanya Pedro memilih untuk memasak sayur dan lauk-pauk. Misalnya, wortel dan ikan. Berbeda dengan menu makan malam, ia lebih menyukai sup. Beberapa sayuran seperti brokoli dan labu dihancurkan terlebih dahulu sebelum direbus menjadi sup.

Sebelumnya, ia menyelipkan menu sayur-sayuran segar seperti salad untuk snack sore.

" Saya juga nggak pakai garam. Dulu pertama sampai sini (Indonesia), berat saya 84 kg tapi setelah masak sendiri ditambah dengan exercise 5 kali seminggu langsung turun 10 kg," ujarnya menambahkan.

Pedro memandang pola hidup sehat yang ia jalani merupakan investasi untuk jangka panjang. Ia pun terus mencoba mengembangkan variasi makanan agar tidak cepat bosan. Serta mencukupi kebutuhan yang dibutuhkan oleh tubuhnya.

" Saya juga nggak minum soda atau gorengan. Tapi kadang-kadang saya juga suka nyobain makanan Indonesia kaya sate," ungkapnya. (Ism) 

 

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal