Cara Dapatkan Fasilitas Obat dan Dokter Pendamping Gratis Kala Isolasi Mandiri

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Jumat, 20 Agustus 2021 19:37
Cara Dapatkan Fasilitas Obat dan Dokter Pendamping Gratis Kala Isolasi Mandiri
Sahabat Dream bisa mendapatkan fasilitas obat dan dokter gratis saat positif covid-19.

Dream - Protokol isolasi mandiri dikeluarkan pemerintah untuk mengurangi penularan COVID-19. Pasalnya, virus corona varian delta lebih mudah menyebar dan menyebabkan gejala yang lebih berat.

Jika terkonfirmasi COVID-19 dan hanya mengalami gejala ringan, seperti batuk, demam, atau sakit tenggorokan yang bisa diatasi di rumah. Maka bisa melakukan isolasi mandiri.

Saat isolasi mandiri, jangan lupa melaporkan diri ke puskesmas terdekat, jika memang kasus positif belum diketahui pihak kesehatan. Hal ini dapat membantu nakes melakukan pendataan.

Untuk memantau kesehatan, Sahabat Dream dapat manfaatkan layanan telemedicine dari Kementerian Kesehatan Indonesia yang bekerjasama dengan beberapa aplikasi kesehatan, seperti Alodokter.

Istimewa© Istimewa

“ Kami siap untuk mendukung Kemenkes dalam menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang dapat memberikan solusi pengobatan bagi masyarakat. Besar harapan kami program layanan pendampingan dokter pribadi dapat membantu masyarakat untuk melewati masa sulit ini,” kata Suci Arumsari, Co-Founder dan Director Alodokter pada rilis yang diterima Dream.

Inisiasi Alodokter dalam memberikan pendampingan dokter pribadi bagi pasien COVID-19 ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat.

1 dari 4 halaman

Cara Mendaftar Paket Obat Isoman

Shutterstock© Shutterstock

Sahabat Dream yang terkonfirmasi positif covid-19 dapat melaporkan hasilnya ke database kasus positif COVID-19 di Kemenkes (NAR).

“ Nanti pasien akan menerima Whatsapp dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis. Pasien juga dapat memeriksa apakah NIK sudah terdaftar di isoman.kemkes.go.id/panduan,” tambah Suci.

Setelah mengisi form, pasien yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan konfirmasi WhatsApp dari Alodokter, untuk berkonsultasi dengan Dokter Pribadi secara gratis di Aplikasi Alodokter.

Setelah melakukan konsultasi secara menyeluruh, Dokter Pribadi pendamping pasien COVID-19 akan memberikan resep elektronik Paket Obat ISOMAN Gratis dari Kemenkes RI sesuai kondisi pasien.

2 dari 4 halaman

Cara Mendaftar Fasilitas Dokter Pendamping

Istimewa© Istimewa

Untuk mendapatkan layanan pendampingan dan konsultasi Dokter pribadi gratis di Alodokter, pasien bisa daftar di https://get.alodokter.com/dokter-pribadi-gratis. Isi data diri dan upload hasil tes PCR.

Program ini memiliki sistem keamanan privasi sehingga pasien tidak perlu khawatir terkait kerahasiaan riwayat kesehatan mereka. Selain itu fitur ini juga memungkinkan dokter untuk terus memantau perkembangan terkini dari kondisi pasien secara berkelanjutan.

Apabila diperlukan, Dokter Pribadi juga dapat meresepkan obat-obatan lain di luar paket obat Kemenkes RI yang bisa ditebus secara mandiri.

3 dari 4 halaman

Brain Fog Menjadi Efek Jangka Panjang Pasca Covid-19

Dream – Sesak napas, batuk, demam, dan hilangnya kemampuan indra penciuman atau anosmia menjadi gejala khas dari COVID-19. Beberapa pengidap lain juga mengalami kelelahan, kehilangan indra perasa, dan sakit kepala. Namun, baru-baru ini muncul gejala baru dari penyakit yang disebabkan karena infeksi virus corona tersebut, yaitu brain fog. 

Brain fog atau kabut otak bukanlah penyakit atau masalah kesehatan melainkan istilah yang dipakai untuk menggambarkan perasaan melambat dari sisi mental dan kosong.

Kondisi ini bisa terjadi dalam waktu lama, bahkan saat pengidap telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

dr Yuda© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Saat terkena brain fog kita sulit untuk berpikir dan bekerja, sangat mengganggu kegiatan sehari-hari,” Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S, Dokter Spesialis Saraf RS Atmajaya pada webinar Waspada Brain Fog sebagai Efek Jangka Panjang COVID-19, Rabu, 18 Agustus 2020.

Ada beberapa gejala yang bisa terlihat ketika seseorang mengalami brain fog, seperti sakit kepala, sulit berkonsentrasi, merasa kebingungan, dan mental yang terganggu. Kondisi lain menunjukkan, seseorang yang mengalami kondisi ini sering terlihat lesu.

4 dari 4 halaman

Hubungan Brain Fog dan Covid-19 

Lalu, apa kaitan antara brain fog dengan COVID-19? Saat virus memasuki tubuh melalui mulut, mata, dan hidung. Virus akan mulai masuk ke dalam sel melalui sebuah enzim yang disebut reseptor ACE2.Virus baru ini memiliki sifat neuro-invasif, artinya bisa masuk ke dalam jaringan otak. 

“ Pusat memori otak, sangat rentan terhadap virus. Itu sebabnya meski COVID-19 menginfeksi paru-paru, hal ini dapat memberikan dampak gangguan kognitif pada fase akut dan pemulihan,” tambah dr. Yuda Turana.

Sejalan dengan hal ini Kalbe memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kepada masyarakat dalam menjaga kesehatan mulai dari pencegahan hingga pengobatan.

Anita© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Di tengah pandemik COVID-19 ini, banyak masyarakat yang terkonfirmasi COVID-19 namun pasca sembuh mereka harus menjalani terapi untuk menurunkan frekuensi gejala Brain Fog sebagai fenomena long covid,” tambah Anita Lestari Halim, Senior Product Manager PT Kalbe Farma, Tbk.

Oleh karena itu, kita harus tetap menjaga kesehatan dan memulihkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, rutin olah raga dan memenuhi kebutuhan nutrisi dari makanan & suplemen.

Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penyakit pikun usia dini atau demensia dini akibat gejala Brain Fog sebagai fenomena long covid pasca sembuh dari infeksi COVID-19 dengan menjaga daya tahan tubuh agar tetap produktif dengan konsumsi suplemen kesehatan

Suplemen kesehatan Citicoline, Brainact Odis dapat membantu terapi Brain Fog dengan efek samping aman dan cepat larut dalam mulut tanpa perlu dibantu air minum, mudah dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh dan tetap produktif khususnya di era pandemik ini.

Beri Komentar