Cara Memilih dan Menggunakan Masker Mulut Sesuai Standar WHO

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 14 Februari 2020 09:47
Cara Memilih dan Menggunakan Masker Mulut Sesuai Standar WHO
Jangan sampai kemakan hoax.

Dream - Masker menjadi perlengkapan paling dianjurkan saat wabah virus Corona yang semakin mengganas beberapa hari terakhir. Sayangnya ada saja oknum yang memanfaatkan kurangnya pasokan masker dengan menaikkan harganya hingga berkali lipat.

Sejak wabah virus yang punya nama resmi COVID-19 ini merebak, banyak masyarakat terutama di negara terpapar yang menggunakan masker. Hal yang sama dilakukan banyak orang meski negaranya dipastikan aman dari virus tersebut.

Meningkatnya pemakaian masker turut diikuti dengan informasi hoaks tentang cara penggunaan masker yang benar.

 Ilustrasi masker mulut

1 dari 5 halaman

Cara Memasang Masker Mulut yang Benar

Dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management of Good Doctor menjelaskan penggunaan masker yang pertama kali harus diperhatikan adalah mengetahui fungsi dari dua warna yang berbeda.   

Pastikan kamu menggunakan masker dengan sisi berwarna di bagian luar. Bagian ini memang sengaja dibuat berbeda karena memiliki bahan tahan air.

" Yang berwarna adalah lapisan waterproof, jadi kalau terpercik cairan dari luar tidak akan nempel sementara bagian warna putih adalah bagian yang dapat menyerap air," ujarnya dalam acara Inisiatif Proaktif Dalam Antisipasi COVID-19, Jakarta, Kamis, 13 Febuari 2020.

 IDIIDI © dream.co.id

Setelah mengetahui fungsi warna tersebut, langkah kedua adalah mengaitkan karet di belakang telingga. Lanjutkan dengan menyesuaikan masker dengan bentuk wajah lalu tekan bagian kawat di bagian hidung.

Langkah terakhir adalah memanjangkan masker yang semula dalam posisi terlipat hingga menutupi area dagu.

Buat kamu yang menggunakan kacamata dan berembun saat menggunukan masker, artinya cara kamu memasangkannya belum sempurna.

2 dari 5 halaman

Hanya sekali pakai

Masker hanya dapat digunakan satu kali serta tidak dapat digunakan bolak-balik. Selalu cuci tangan kamu setelah melepaskan masker yang sudah dipakai sepanjang hari.

 IDIIDI © dream.co.id

Berapa lama durasi waktu masker dapat digunakan?

Sebenarnya masker dapat digunakan selama satu hari tapi dianjurkan untuk menggunakan masker selama paling lama delapan jam.

3 dari 5 halaman

Ada tiga lapisan

Masker yang dianjurkan World Health Organization (WHO) adalah masker yang memiliki tiga lapisan.

" Dalam memilih masker yang paling penting adalah rekomendasi dari who adalah yang tiga lapis," tegas dr. Adhiatma.

 Ilustrasi masker mulutIlustrasi masker mulut © shutterstock.com

(Sah, Laporan: Shania Suha Marwan)

4 dari 5 halaman

Beredar Video Mengerikan Kantong-kantong Jenazah Diduga Korban Corona

Dream - Video mengenai penanganan pasien dan kondisi rumah sakit di China terus beredar di media sosial. Bahkan sejumlah akun media sosial dari Indonesia turut menyebar video kondisi rumah sakit.

Salah satu akun yang turut menyebar video kondisi rumah sakit, yang diklaim di China, yaitu @makassar_iinfo.

Akun itu menampilkan keterangan, " Suasana mencekam sebuah rumah sakit di wuhan terekam kamera, mayat korban virus Corona tergeletak di lantai rumah sakit."

  video © Dream

Dalam video tersebut, tampak dua kantong mayat yang tergeletak di lantai rumah sakit. Sementara itu, di sudut ruangan lain, tampak dua mayat yang tergeletak di kursi ruang tunggu.

Bungkusan yang diduga mayat-mayat itu belum dievakuasi ke tempat yang layak.

Berdasarkan unggahan penulis blog, Jennifer Zeng, video itu dibuat direkam secara langsung di sebuah rumah sakit di Wuhan pada 4 Februari 2020.

" Disyuting langsung di sebuah rumah sakit di Wuhan pada 4 Februari 2020," tulis Jennifer di Twitter-nya. Kendati begitu, lanjut Jennifer, video itu masih perlu diklarifikasi detailnya.

5 dari 5 halaman

Video Lain Korban Meninggal Corona

Rekaman mengenai kondisi mayat di rumah sakit memicu reaksi dari otoritas China.

Seorang warganet yang diduga bernama Fang Bin dilaporkan melihat kondisi serupa dalam video rekaman tersebut. Dia juga melihat beberapa jenazah ditumpuk dan dibawa menggunakan mobil.

Bin bahkan merekam kejadian di rumah sakit. Termasuk para penderita virus Corona Wuhan terbaring di bangsal sebuah rumah sakit.

Dilaporkan Mirror, Bin merekam sejumlah petugas pakaian pelindung memasukkan kantong mayat ke dalam bus.

Usai aksinya merekam video, Bing dilaporkan dibawa petugas kembali ke flatnya. Bin kemudian diperiksa karena dikhawatirkan terinfeksi virus Corona.

Dilaporkan, beredarnya video semacam ini menambah beban pemerintah China untuk membuka informasi mengenai kondisi pasien yang terjangkit virus Corona Wuhan.

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis