Cegah Corona dengan Peningkatan Imun Tubuh Lewat Infus Vitagen

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 13 Maret 2020 12:48
Cegah Corona dengan Peningkatan Imun Tubuh Lewat Infus Vitagen
Begini penjelasan dari dokter.

Dream - Imunitas tubuh sangat penting agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk virus corona baru atau Covid-19.

Dengan sistem imun yang bagus, tubuh tidak mudah terserang penyakit. Karena itu, perlu menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat, istirahat cukup, dan juga mengasup vitamin.

Untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tak hanya dari luar tapi juga harus dari dalam. Salah satunya bisa dilakukan dengan infus vitagen yang bisa dilakukan di klinik Dermapro. Infus ini bisa menjaga sistem imun tubuh agar tetap fit.

Dokter Tan Yuanita, pemilik klinik kecantikan Dermapro, mengatakan, infus vitagen membuat tubuh lebih kuat dan membentengi diri dari berbagai penyakit yang berasal dari virus, seperti corona baru atau Covid-19.

 ilustrasi corona© ilustrasi corona

Foto : Shutterstock

" Infus baru yang kita keluarkan isinya cuma vitamin-vitamin, jadi tidak berbahaya. Vitamin dalam produk ini jika dipakai malah menyehatkan tubuh. Terutama vitamin C, sekarang kan musim virus Corona, dalam vitagen ini dosisnya tinggi, sangat berguna banget untuk imunitas tubuh," kata Dokter Tan Yuanita, dalam keterangan tertulis yang diteriima Dream, Kamis 12 Maret 2020.

" Kandungannya pun bermacam-macam, ada kalsium plus, Coe3yme Q10, vitamin B kompleks, vitamin C, growth factor, dan PDRNA," ucapnya.

1 dari 6 halaman

Bisa Atasi Jerawat Memperbaiki Hati atau Liver

Vitamin C yang ada pada infus vitagen dosisnya lebih 1.000 miligram dan bisa memperkuat imunitas. Selain itu, vitamin yang terkandung dalam infus vitagen sangat aman digunakan.

" Kalau kita minum vitamin C biasa kan paling yang masuk 30 persen ke darah, karena kan melewati saluran pencernaan segala macam kan. Tapi kalau kita infus maka 100 persen masuk dalam tubuh melalui darah. Jadi selain kita melindungi tubuh dengan vitamin C nya, juga ada vitamin B kompleksnya, terus ada kalsiumnya," ucapnya.

 Ayu ting ting lakukan infus vitagen© Ayu ting ting lakukan infus vitagen

Foto : dok Dermapro

Tak hanya itu, Dokter Tan menjelaskan infus vitagen memiliki berbagai fungsi baik untuk tubuh. Selain untuk sistem kekebalan tubuh, juga bisa mengatasi jerawat dan memperbaiki hati atau liver.

Namun untuk memaksimalkan, dokter Tan mengatakan tidak hanya sekali lakukan infus vitagen. Bisa satu sampai dua kali agar hasilnya lebih maksimal khusus untuk perawatan jerawat.

" Pokoknya semakin sering pasien datang, semakin cepat pula jerawat hilang, jika biasanya 3-6 bulan, ini satu sampai dua bulan sudah hilang,' tuturnya.

2 dari 6 halaman

Penyakit Lambung dan Maag Kronis Tidak Boleh

Meski aman dilakukan, dokter Tan menyarankan untuk tidak dilakukan pada pasien memiliki alergi vitamin C. Riwayat penyakit tertentu yang tidak bisa menggunakan infus vitagen ini.

" Pasti kalau infus karena dia ada vitamin C nya kurang tepat bagi yang punya penyakit lambung atau maag kronis, yang punya ginjal juga jangan, kita tanya dulu riwayat pasien, ada alergi tidak sama vitamin C dan lain-lain,' tuturnya.

 infurs vitagen© infurs vitagen

Foto : dok Dermapro

" Selebihnya sih oke ya, karena ini kan isinya vitamin doing, cuma pasien kita sarankan untuk banyak minum air putih lah, karena sesuatu yang diinfus kan seratus persen masuk ke dalam darah, jadi harus banyak minum," imbuhnya.

3 dari 6 halaman

Cegah Virus Corona, Bersihkan Ponsel dengan Alkohol Dua Kali Sehari

Dream - Permukaan datar memungkinkan virus Corona baru atau COVID-19 bertahan hidup selama beberapa hari hingga satu minggu jika tidak didisinfeksi, kata para ahli di Inggris.

Profesor William Keevil, dari University of Southampton, mengatakan, mencuci tangan setiap hari tidak menjamin kita bebas virus setelah menyentuh layar ponsel.

" Anda mungkin sudah mencuci tangan. Tetapi jika Anda menyentuh layar ponsel dan kemudian memegang wajah, maka akan berpotensi untuk terjadi infeksi," kata Profesor William.

Menurut Profesor William, layar ponsel seperti sebuah cawan bergerak yang berisi jutaan bakteri dan virus. Karena itu dia menyarankan untuk membersihkan ponsel saat makan siang, dan sekali lagi pada waktu makan malam.

Apalagi menurut penelitian oleh Dscout, rata-rata seseorang menjawab panggilan di ponselnya sebanyak 2.600 kali sehari. Mereka juga menggunakan ponsel sekitar 76 kali dalam sehari.

Sementara itu, Profesor Mark Fielder, seorang ahli mikrobiologi di Kingston University, menyarankan untuk membersihkan ponsel dengan alkohol. Selain itu, Profesor Fielder juga tidak menganjurkan untuk meminjamkan ponsel ke orang lain.

" Di tengah wabah virus corona ini, saya menyarankan untuk membersihkan ponsel Anda dengan alkohol, dan sebaiknya tidak berbagi ponsel dengan orang lain," katanya.

Sumber: The Sun

4 dari 6 halaman

Istana Ajak Dosen hingga Dokter Cari Antivirus Corona

Dream - Istana mengundang semua perguruan tinggi, masyarakat, hingga dokter untuk mencari solusi penyebaran virus corona Covid-19. Melalui kerja sama, kata dia, beban tidak hanya bertumpu kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

" Besok akan kami undang, agar persoalan ini menjadi masif kita bergerak," kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Kamis 12 Maret 2020.

Dia mengatakan, tujuan untuk mengumpulkan seluruh pihak agar ikut serta mencari antivirus Corona Covid-19. " Bisa melakukan, mendeteksi. Nah, ini nanti akan kita komunitakan agar bisa ditangani sama-sama," ucap dia.

Saat ini, pemerintah menggandeng Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Institute yang saat ini tengah fokus mencari vaksin virus Corona baru.

" Mereka (Eijkman) sudah komit fokus dalam membangun kemungkinan bisa didapatkannya vaksin," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah Covid-19, Achmad Yurianto.

Pemerintah, kata dia, mendukung segala upaya yang dilakukan lembaga Eijkman menemukan vaksin. Dengan begitu, Eijkman bersama Lembaga Penyakit Tropis dari Universitas Airlangga (Unair) bisa lebih berkonsentrasi mencari vaksin yang dapat menekan penyebaran corona.

" Eijkman sudah fokus ke sana (menemukan vaksin) dan kita support itu. Sehingga bisa full berkonsentrasi bersama (lembaga) penyakit tropis dari Unair jadi mengarah membangun mencari vaksin," ucap dia.

5 dari 6 halaman

Dicari 24 Relawan untuk Percobaan Antivirus Corona, Dibayar Rp65 Juta

Dream - Dunia kini tengah berlomba mendapatkan vaksin virus Corona yang tengah menjadi wabah di sejumlah negara. Sampai saat ini, penangkal virus bernama resmi Covid-19 yang telah menyebabkan kematian ribuan orang itu belum ditemukan.

Di Inggris, bahkan sedang dicari relawan untuk diinfeksi virus Corona di Queen Mary BioEnterprises Innovation Centre, Whitechapel, London, untuk menemukan vaksin Corona.

Menurut laman Mirror, relawan yang bersedia jadi 'kelinci percobaan' bakal dibayar 3.500 pound sterling atau sekitar Rp65 juta. Relawan akan disuntik dengan virus yang tidak berbahaya.

Pencetus lowongan ini adalah Hvivo. Perusahaan riset ini akan menginfeksi 24 relawan dengan dua virus bersamaan, yaitu 0C43 dan 229E.

Virus ini berasal dari golongan yang berbeda. Virus yang dilemahkan ini bisa mengatasi virus perusak, seperti Covid-19.

6 dari 6 halaman

Dikarantina Dua Minggu

Yang berminat untuk menjadi relawan, harus dikarantina selama dua minggu. Para relawan tak boleh latihan atau kontak fisik dengan orang lain. Mereka hanya akan bisa makan dan minum jenis tertentu.

Setiap perawat atau dokter yang mengerjakan penelitian ini harus mengenakan ventilator dan pakaian pelindung saat mereka bekerja di lab atau dengan bahan apa pun yang mungkin terinfeksi virus, seperti jaringan kotor atau tes darah.

Langkah yang dilakukan Hvivo diamini oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Produk Kesehatan Inggris. Pengujian ini merupakan upaya global senilai US$2 miliar (Rp28,97 triliun) untuk menemukan vaksin virus corona.

Kamu bisa membaca selengkapnya di sini.

Beri Komentar