Didi Kempot Diduga Henti Jantung Mendadak, Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 5 Mei 2020 13:53
Didi Kempot Diduga Henti Jantung Mendadak, Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?
Banyak yang mengira kalau henti jantung, serangan jantung dan gagal jantung adalah gangguan yang sama. Ketahui faktanya.

Dream - Didi Kempot meninggal secara mendadak. Hal ini membuat kaget banyak orang, karena sebelumnya musisi campursari ini terlihat sehat dan aktif menggalang dana untuk penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sang maestro musik jawa melankolis ini diduga meninggal dunia karena henti jantung mendadak. Banyak yang mengira kalau henti jantung, serangan jantung dan gagal jantung adalah gangguan yang sama.

Faktanya, ketiga masalah jantung tersebut sangat berbeda. Simak perbedaan ketiganya, seperti dikutip dari KlikDokter.com

 

1 dari 3 halaman

Serangan jantung

Dalam dunia medis, serangan jantung dikenal dengan istilah sindrom koroner akut. Kondisi ini merupakan suatu keadaan ketika pembuluh darah jantung mengalami penyumbatan, sehingga aliran darah menjadi terhambat. Aliran darah yang berkurang ini menyebabkan kerusakan jaringan jantung.

Waspada! Pemicu Serangan Jantung yang Sering Terabaikan© MEN

Seorang yang mengalami serangan jantung akan mengeluhkan adanya nyeri dada kiri yang menjalar ke tangan kiri. Selain itu, orang tersebut juga akan mengeluhkan adanya sesak napas, keluar keringat dingin dan perasaan tercekik.

Serangan jantung memerlukan penanganan yang cepat. Jika tidak, kondisi jantung pasien dapat memburuk, bahkan dapat menyebabkan kematian.

 

2 dari 3 halaman

Gagal jantung

Gagal jantung adalah keadaan saat jantung tidak dapat melakukan fungsi pemompaan darah dengan baik. Jantung yang tidak dapat memompa darah akan menyebabkan terjadinya penumpukan darah pada ekstremitas (anggota badan, seperti lengan dan tungkai) dan paru.

Flu Bisa Picu Serangan Jantung?© MEN

Kondisi tersebut akan menyebabkan berbagai keluhan pada penderitanya, seperti sesak napas, mudah lelah dan batuk. Terdapat banyak penyebab gagal jantung, di antaranya adalah diabetes melitus, tekanan darah tinggi dan gangguan katup jantung.

 

3 dari 3 halaman

Henti jantung mendadak

Henti jantung mendadak adalah keadaan ketika jantung berhenti berdenyut. Dalam keadaan normal, jantung akan berdenyut dan memompa darah secara ritmik.

Cegah Corona, Konser Ambyar Didi Kempot Ditunda© MEN

" Apabila jantung tidak mendapatkan aliran darah yang cukup, akibat adanya sumbatan pembuluh darah jantung, yang layaknya terjadi pada sindrom koroner akut, maka jantung dapat mengalami gangguan irama jantung. Gangguan irama jantung ini yang dapat menyebabkan henti jantung mendadak," ungkap dr Alvin Nursalim, SpPD.

Bila mengalami henti jantung, maka tidak ada aliran darah ke berbagai organ vital, salah satunya adalah otak. Henti jantung mendadak memerlukan pemompaan jantung secara manual atau dikenal dengan resusitasi jantung paru (RJP).

 

Beri Komentar