Dokter Gizi Bagikan Trik Mengolah Mi Instan Jadi Lebih Bernutrisi

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 9 Juli 2020 09:36
Dokter Gizi Bagikan Trik Mengolah Mi Instan Jadi Lebih Bernutrisi
Mi instan merupakan makanan tinggi kalori tapi rendah zat gizi.

Dream - Sahabat Dream suka makan mi instan? Praktis, bikin kenyang dan rasanya gurih serta nikmat. Tak heran kalau banyak orang menyukai makanan instan ini. Penting diketahui kalau kandungan natrium dalam produk ini sangat tinggi.

Untuk itu, cobalah mengolahnya dengan cara lain. Mengurangi kadar natrium dan membuatnya jadi lebih bernutrisi. Fiastuti Witjaksono, dokter spesialis gizi klinik RS Cipto Mangunkusumo membagikan trik untuk membolah mi instan jadi lebih kaya gizi.

" Kalau suka makan mi instan, harus bisa mensiasati bagaimana caranya mi instan ini mengandung zat gizi yang cukup," kata Fiastuti.

Mi instan merupakan makanan tinggi kalori tapi rendah zat gizi. Memang ada protein di dalamnya tapi sedikit sekali, serat serta vitamin mineral juga tidak terkandung di dalamnya.

 

1 dari 4 halaman

Tambahkan Sayur dan Telur/ Ayam

Maka dari itu, dr. Fiastuti menyarankan bagi penggemar mi instan untuk menambahkan sayuran seperti daun bawang, tauge, sawi hijau, atau wortel agar mi instan yang kita santap mengandung serat. Untuk sumber protein bisa menambahkan satu atau dua putih telur bisa juga suwiran ayam.

 Ini yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Konsumsi Mi Instan© MEN

" Prinsipnya, kita harus menghitung kebutuhan kita dipenuhi dari makanan apa. Kalau cuma makan mi instan saja, enggak terpenuhi," tutupnya.

 

2 dari 4 halaman

Bumbu Setengah Saja

Saat memasak mi, buang air rebusan sehingga pewarna maupun pengawet di dalam mi hilang " Air untuk merebus mi instan dibuang dulu, supaya pengawet hilang, pewarna hilang," saran dokter yang bergabung dalam Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) ini.

Ketika mi sudah matang dan tinggal ditambah bumbu, Fiastuti berpesan untuk mengurangi penggunaan bumbu di dalam bungkus mi instan. Hal ini agar asupan natrium yang kita santap tidak terlalu banyak.

 Yuk! Icip Mi Instan dari Berbagai Negara© MEN

" Kandungan natrium dalam satu kemasan mi instan itu berkisar 600-1.100 mg. Padahal orang hanya boleh mengonsumsi natrium 2.300 mg per hari, berarti kalau sudah makan satu mi instan sudah hampir setengah terpenuhi kebutuhan natriumnya," tuturnya.

Dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini mengingatkan, konsumsi natrium yang berlebihan memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya hipertensi.

Laporan Benekdita/ Sumber: Liputan6.com

3 dari 4 halaman

Resep Bakmi Goreng Jawa, Hidangan Hangat Saat Karantina

Dream - Masih dalam suasana Idul Fitri dan tetap diberlakukan social distancing karena pandemi Covid-19. Salah satu hiburan yang bikin suasana rumah jadi lebih hangat adalah hidangan lezat.

 Resep Bakmi Goreng Jawa, Hidangan Hangat Saat Karantina© MEN

Jika pekan kemarin penu dengan sajian gurih bersantan, bagaimana kalau kali ini membuat Bakmi Goreng Jawa. Perpaduan mi yang legit dengan bumbu kecap sedikit pedas akan membangkitkan selera makan.

Ingin menikmati bakmi goreng Jawa yang sedap? Coba bikin sendiri di rumah dengan bahan-bahan terbaik. Berikut resepnya.

Bahan:
- 1 bungkus mi pipih, rendam air panas sampai empuk
- 1 buah wortel, kupas dan potong tipis
- 2 batang sawi, cuci dan potong
- 1 butir telur ayam, digoreng orak-arik

 

4 dari 4 halaman

Bahan bumbu:


- 1 buah tomat, potong kecil-kecil
- 1/2 butir bawang bombay, dirajang
- 2 siung bawang putih, dirajang
- 3 butir bawang merah, dirajang
- 2 sdm saus cabai
- 2 sdm kecap manis
- 2 sdm saus tiram
- Garam dan lada secukupnya
- Air secukupnya

Cara membuat:
- Tumis bumbu yang sudah dirajang sampai harum 
- Masukkan irisan wortel dan sawi, masak sampai layu 
- Masukkan mie dan telur orak-arik, aduk rata.
- Tambahkan kecap manis, saus tiram, saus cabai, dan garam secukupnya
- Tambahkan sedikit air agar bumbu meresap
- Masak sambil sesekali diaduk sampai semua bahan matang sempurna.

Sumber: Fimela.com

Beri Komentar