Fakta Sebenarnya Kabar Berkumur dengan Air Garam Bisa Bunuh Virus Covid-19

Reporter : Reni Novita Sari
Rabu, 1 April 2020 15:44
Fakta Sebenarnya Kabar Berkumur dengan Air Garam Bisa Bunuh Virus Covid-19
Mari kita telusuri fakta yang sebenarnya

Dream-  Baru-baru ini beredar kabar di berbagai media sosial bahwa berkumur air hangat yang dicampur dengan garam atau cuka dapat membunuh Virus Corona atau Covid-19 di dalam tubuh. Alasannya, virus itu masih bertahan di tenggorokan selama 4 hari. 

" Virus corona sebelum mencapai paru-paru akan tetap berada di tenggorokan selama 4 hari. Pada saat ini orang mulai batuk dan sakit tenggorokan. Jika dia minum banyak air dan berkumur air garam bisa membunuh virusnya. Sebarkan informasi ini karena Anda bisa menyelamatkan nyawa orang lain," pesan berantai yang beredar di internet dikutip dari Kominfo.go.id.

Faktanya, informasi tersebut tidak benar atau PALSU. Berkumur air garam dengan cuka tidak akan membunuh virus corona Covid-19. Hal ini tentu perlu diwaspadai betul oleh masyarakat agar tidak termakan akan informasi HOAX tersebut. Alih-alih ingin terhindar dari virus Covid-19, justru menimbulkan permasalahan kesehatan yang lain.

1 dari 2 halaman

Fakta Sebenarnya Berkumur dengan Air Garam

 Kominfo© Ilustrasi foto : Kominfo.go.id

Terkait beredarkan informasi yang meresahkan ini Kementerian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) mengkonfirmasi langsung melalui laman resminya, Selasa (24/3/2020).

Seperti dikutip oleh Kominfo, dari snopes.com bahwa berkumur air hangat dengan campuran garam atau cuka telah lama digunakan sebagai cara menghilangkan gejala yang berhubungan dengan flu dan sakit tenggorokan. Namun tidak ada bukti bahwa itu dapat membantu menangkal atau mengusir virus Corona atau Covid-19.

Sementara, anjuran tentang rajin minum air putih dapat mencegah corona, fakta menurut WHO menyarankan untuk memperbanyak minum air tersebut. Namun organisasi ini tidak menyatakan jika air putih, baik dalam bentuk biasa atau sebagai saline / cuka, dianggap obat atau dapat menyembuhkan corona.

Dr. Perpetua Emeagi, dosen Biologi Manusia dan Ilmu Biologi di Liverpool Hope University mengatakan virus corona cukup cepat menyebar ke seluruh tubuh, tidak hanya bertahan hidup di tenggorokan, tetapi juga mempengaruhi seluruh saluran pernapasan.

" Jadi berkumur pakai air garam atau larutan cuka sekarang ini hanyalah langkah yang sia-sia," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Kesimpulan

 HOAX© Ilustrasi foto : shuttershock

Berdasarkan konfirmasi tersebut dapat dipastikan bahwa air garam atau cuka yang dapat menyembuhkan virus corona (Covid-19) dipastikan HOAX alias tidak benar atau tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Dilansir dari sehatQ.com, Menurut World Health Organization tidak terbukti air garam memberikan perlindungan pada infeksi virus.

Saat ini yang efektif untuk membunuh kuman adalah:

  • Sabun
  • Bahan disinfektan
  • Alkohol minimal 70% (termasuk handsanitizer dengan kandungan alkohol minimal 70%)
  • Antiseptik lainnya

Untuk itu guna mencegah terinfeksi virus covi-19, tetap ikuti anjuran seperti hindari aktivitas keluar rumah jika tidak urgent, lakukan phycal distancing, menjaga daya tahan tubuh dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, cukupi kebutuhan cairan tubuh, olahraga teratur dan lakukan perilaku hidup bersih dan sehat terutama mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Hindari menyentuh wajah terutama mata, hidung dan mulut apabila belum mencuci tangan, bersihkan juga barang-barang yang sering terpapar seperti misalnya ponsel.

Beri Komentar