Gaya Sporty Jadi Motivasi Olahraga dan Hidup Sehat

Reporter : Cynthia Amanda Male
Rabu, 23 Oktober 2019 18:48
Gaya Sporty Jadi Motivasi Olahraga dan Hidup Sehat
Gaya tersebut sudah menyatu dengan lifestyle.

Dream - Tren gaya hidup sehat tidak hanya memengaruhi seseorang untuk memperbaiki rutinitas, tapi juga gaya berpakaian. Ternyata, tren ini berhasil membuat gaya sporty lebih diminati.

" Gaya (tersebut) sudah menyatu dengan lifestyle. Lihat saja, jaman sekarang sepatu sneakers semua brand internasional sampai high brand pasti bikin sneakers. Itu artinya, gaya sporty casual jadi penjualan nomor satu di dunia," ujar Desainer Caren Delano di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa, 22 Oktober 2019.

 Caren Delano

Caren Delano (kiri) di Senayan City/(Foto: dream.co.id/Cynthia Amanda Male)

1 dari 4 halaman

Sporty Tak Melulu Buat Olahraga

Selain itu, gaya sporty juga tak hanya digunakan di tempat olahraga.

" Banyak orang pakai sneakers ke acara formal. Kemana pun mereka pakai sneakers. Bahkan orang juga pakai baju sweater dan lain-lain," tambah Caren.

Ia juga menyimpulkan bahwa kini millenial berusaha menyeimbangkan gaya, pekerjaan, prestasi dan olahraga.

 Caren Delano

Caren Delano (kiri) di Senayan City/(Foto: dream.co.id/Cynthia Amanda Male)

 

2 dari 4 halaman

Olahraga Jadi Tren Gaya Hidup

Terbukti dengan banyaknya komunitas yang terbentuk dan rutin berkumpul di Gelora Bung Karno (GBK).

" Di GBK ada komunitas sepeda, muay thai, free weight gym, you name it. Semua anak muda itu sekarang keren. Jadi anak muda sekarang lebih sering olahraga, beda dengan zaman dulu," tuturnya.

Menurutnya, tren gaya sporty juga memicu banyak orang untuk menjalani hidup sehat, sambil mengikuti cara berpakaian yang sedang ini saat ini.

 shutterstock

Ilustrasi/Foto: Shutterstock

3 dari 4 halaman

Aries Susanti, `Spiderwoman` Berhijab Cetak Rekor Dunia

Dream - Atlet panjat tebing, Aries Susanti Rahayu, kembali menorehkan prestasi. Si 'Spiderwoman' berhijab asal Grobogan, Jawa Tengah itu mencetak rekor dunia panjat tebing.

Aries memecahkan Speed World Record dengan waktu 6,995 detik pada IFSC World Cup 2019 di Xiamen, China, Sabtu, 19 Oktober 2019. Dia mampu memanjat tebing dalam catatan waktu di awab 7 detik, mengalahkan catatan waktu atlet China, Yi Ling Song dengan 9,032 detik.

" Saya bersyukur kepada Allah atas prestasi ini. Saya senang sekali akhirnya bisa pecah rekor. Ini yang saya impikan, saya persembahkan prestasi ini untuk Indonesia," ujar Aries, dikutip dari Bola.com.

Raihan tersebut mendapat apresiasi dari banyak penonton yang menyaksikan langsung aksi Aries. Bahkan, komentator menyet Aries luar biasa, yang terus melaju mencapai tujuannya.

Ketika menjalani babak final, Aries begitu cepat memanjat tebing dengan kemiringan 90 derajat. Dia sama sekali tidak melambat, hingga mengantarkannya menjadi juara dunia.

Rekor panjat tebing tercepat sebelumnya dipegang oleh Yi Ling Song dengan catatan waktu 7,101 detik. Rekor tersebut dilampaui Aries.

Raihan Aries juga mengantarkannya sebagai atlet pertama yang mampu mencatatkan waktu lebih cepat dari 7 detik untuk wanita.

Sumber: Bola.com

4 dari 4 halaman

`Spiderwoman` Hijab Indonesia Jadi Anak Muda Berpengaruh Asia

Dream - Salah satu atlet berhijab Indonesia, Aries Susanti, masuk daftar 30 anak muda paling berpengaruh di Asia 2019. Dara 24 tahun ini adalah atlet panjat tebing Indonesia yang menyabet medali emas pada Asian Games 2018.

Dikutip dari Forbes, Jumat 5 April 2019, wanita ini dijuluki “ Spiderwoman” karena membukukan panjat tebing tercepat di dunia. Aries Susanti meraih juara dunia dua kali di IFSC Climbing World Cup, pada 2017 dan 2018.

Forbes menyaring 300 anak muda dari dunia bisnis dan “ agen perubahan” dari 23 negara di Asia. Mereka diambil dari beragam latar belakang, seperti dunia usaha dan olahraga (misalnya, Aries Susanti).

Generasi milenial tak hanya mendorong perubahan di wilayah mereka, tetapi juga memberikan pondasi yang kuat. Teknologi pun turut digunakan untuk membangun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“ Kekuatan” generasi milenial ini mendemonstrasikan bakat yang luar biasa dan mendominasi panggung dunia.

Dari Indonesia, ada 23 anak muda berusia di bawah 30 tahun yang masuk daftar “ 30 Under 30”. Mayoritas mereka berasal dari dunia usaha. Ada juga yang berasal dari dunia olahraga, seperti Aries Susanti.

 

 

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara