Cerita Intan Nuraini Terbantu Aplikasi Kesehatan

Reporter : Cynthia Amanda Male
Sabtu, 25 Mei 2019 17:02
Cerita Intan Nuraini Terbantu Aplikasi Kesehatan
Simak cerita dari Intan Nuraini.

Dream - Intan Nuraini mengaku terbantu dengan aplikasi layanan kesehatan. Dia bisa dengan cepat mendapatkan informasi tentang kesehatan secara valid.

Pengalamannya itu terjadi saat mencari informasi untuk ibunya yang mengalami sakit pada kaki. Intan mencoba mencari informasi melalui aplikasi kesehatan tersebut.

Tidak hanya mendapatkan informasi cara mengatakan rasa sakit, ibu tiga anak ini pula bisa berkonsultasi langsung dengan dokter yang disediakan di aplikasi itu.

"Waktu itu ibuku dapat info tentang cara mengatasi sakit kaki. Hanya rebus apel bisa katanya. Jadi, aku langsung kasih tahu orangtuaku jangan langsung dipercaya. Cari tahu sumber dan tanya dokter," kata Intan Nuraini di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis 23 Mei 2019.

Wanita 34 tahun ini mendapatkan kemudahan dengan layanan kesehatan yang menyediakan konsultasi dokter spesialis penyakit tertentu. Dia tidak harus datang ke rumah sakit hanya untuk menanyakan sesuatu gejala penyakit tertentu.

"Misalkan aku cuma mau nanya doang ke spesialis anak harus di-charge Rp300 sampai Rp350 ribu. Belum obat dan antrinya," kata dia.

1 dari 1 halaman

Hati-hati Hoax

Tapi Intan menghimbau agar masyarakat lebih hati-hati memilih aplikasi layanan kesehatan atau mencari informasi kesehatan di google.

" Tapi, harus hati-hati karena banyak hoax, nanti malah tambah sakit," kata dia.

Mendapatkan informasi valid, berkonsultasi lewat chat dengan dokter, tanpa biaya, dengan respons cepat membuat Intan merasakan kemudahan.

Dia merasa waktunya tidak terbuang dengan informasi yang didapatkan secara cepat. 

 Intan Nuraini

Foto : Cynthia/Dream

" Daripada aku buang banyak biaya, waktu dan menerima informasi yang kurang valid, lebih baik pakai aplikasi saja. Dengan Alodokter ini benar-benar solusi buatku dan para ibu muda," tutupnya. (ism)

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie