Alasan Satgas Covid-19 Tak Anjurkan Penggunaan Strap Mask

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 26 Februari 2021 17:12
Alasan Satgas Covid-19 Tak Anjurkan Penggunaan Strap Mask
Cara menyimpan masker yang sembarangan berpotensi menulari Covid-19 kepada pemakainya.

Dream - Penggunaan tali strap masker tengah menjadi tren di masyarakat. Dengan strap, penggunaan masker menjadi praktis karena cukup digantung di leher ketika dilepas.

Tetapi, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, menyatakan penggunaan strap tidak dianjurkan. Ini karena masker semacam itu dinilai mengurangi higienitas.

Menurut Wiku, masker yang sudah dipakai sudah terkontaminasi droplet pada bagian dalam ketika berbicara, bernapas, batuk, ataupun bersin. Hal ini berpotensi menularkan ke orang lain.

Apalagi jika masker dalam posisi tergantung. Potensi masker terkena paparan menjadi sangat tinggi.

" Kedua hal ini dapat menjadi sumber infeksi bagi orang sekitarnya, maupun terpapar droplet dan aerosol dari lingkungan, dan dapat terhirup dan menjadi sumber infeksi bagi pemakainya," ujar Wiku.

 

 

1 dari 1 halaman

Dia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan higienitas ketika melepas dan menyimpan masker. Dia menyarankan masyarakat menggunakan kantong khusus untuk menyimpan masker.

Kantong dapat menggunakan bahan apapun terutama kertas. Dengan catatan, kantong harus dapat dibuka dan ditutup kembali dengan rapat.

" Hal ini paling ideal dan terbaik menggunakan kantung yang ditutup rapat. Baik yang berbahan kertas maupun berbahan lain yang aman untuk menyimpan masker," kata dia.

Cara menyimpan masker pada kantong rapat dinilai akan lebih aman higienis. Juga mencegah penggunanya tertular Covid-19 ketika makan dan minum di tempat makan, dikutip dari Covid19.go.id.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar