Iklan Deterjen 'Kulit Hitam Dicuci Jadi Putih' Dikecam Dunia

Reporter : Eko Huda S
Senin, 30 Mei 2016 18:15
Iklan Deterjen 'Kulit Hitam Dicuci Jadi Putih' Dikecam Dunia
Shanghai Leishang Cosmetics Ltd Co minta maaf kepada masyarakat.

Dream - Sebuah produsen deterjen dikecam masyarakat karena membuat iklan yang dianggap menghina ras tertentu. Iklan kontroversial tersebut dianggap provokatif dan tidak sensitif terhadap perbedaan ras.

Adalah Shanghai Leishang Cosmetics Ltd Co, produsesn deterjen merek Qiaobi, yang disorot publik. Tak hanya di negeri Tirai Bambu, kecaman juga dilontarkan masyarakat dari negara-negara lain.

Video iklan mereka menampilkan wanita China tengah mencuci. Beberapa saat kemudian, muncul lelaki berkulit hitam dengan wajah belepotan cat.

Mereka saling pandang. Dan kemudian, sang perempuan menyuapkan deterjen ke dalam mulut lelaki itu. Setelah itu, wanita itu memasukkan pria itu ke dalam mesin cuci.

Beberapa saat kemudian, muncul pria lain dari mesin cuci itu. Tapi bukan pria berkulit hitam yang dimasukkan, melainkan pria lain yang berkulit putih.

Inilah yang dikecam masyarakat dunia. Diangap rasis, melecehkan kelompok tertentu.

Dan setelah kecaman itu, sang produsen, Shanghai Leishang Cosmetics Ltd Co, minta maaf kepada masyarakat.

" Kami meminta maaf karena menyakiti orang Afrika yang disebabkan penyebaran iklan dan pemberitaan media. Kami sangat berharap masyarakat dan media tidak akan melihatnya lagi," demikian permintaan maaf mereka, dikutip Dream dari BBC.

Video iklan ini memang menjadi viral. Dalam beberapa hari sejak diungga ke laman Youtube, video itu telah dilihat lebih dari 6,5 juta kali.

Beri Komentar