Indonesia Perjuangkan Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19 Lewat Diplomasi

Reporter : Arini Saadah
Senin, 16 Agustus 2021 19:46
Indonesia Perjuangkan Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19 Lewat Diplomasi
Indonesia terus memperjuangkan kesetaraan akses vaksin Covid-19 untuk semua bangsa. Hal itu diupayakan melalui diplomasi vaksin.

Dream - Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah terus bekerja keras untuk memasok kebutuhan vaksin Covid-19 di tengah kebutuhan masyarakat dunia untuk mendapatkannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendesak kesetaraan akses terhadap vaksin bagi Indonesia dan negara-negara di dunia. 

Penegasan tersebut disampaikan presiden saat Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR-RI di gedung MPR/DPR, kawasan Senayan, Jakarta, Senin, 16 Agustus 2021.

Menurut Jokowi, Indonesia terus melakukan diplomasi vaksin untuk memperjuangkan kesetaraan akses vaksin Covid-19 untuk semua bangsa.

Selama ini pemenuhan ketersediaan vaksin Covid-19 di Tanah Air dilakukan pemerintah lewat kerja sama bilateral maupun multilateral. Ketercukupan pasokan vaksin demi mendukung ketercapaian target vaksinasi 208 juta populasi di Indonesia.

" Pemerintah bekerja keras mengerahkan semua sumber daya demi mengamankan pasokan kebutuhan vaksin nasional. Namun, pada saat yang sama," ujar Jokowi dalam pidatonya.

1 dari 3 halaman

Tak Ada Toleransi

Ilustrasi© YouTube/DPR RI

Jokowi menutukan pandemi telah membantu Indonesia dalam mengembangkan farmasi dalam negeri termasuk pengembanga vaksin merah putih.

“ Pandemi telah mempercepat perkembangan farmasi di dalam negeri, termasuk pengembangan vaksin merah putih dan juga oksigen untuk kesehatan,” tuturnya.

Menurutnya ketersediaan vaksin covid-19 dan harga obat untuk masyarakat akan dijamin pemerintah. Jokowi menegaskan tidak ada toleransi sedikitpun terhadap pihak-pihak yang mempermainkan misi kemanusiaan tersebut.

“ Ketersediaan vaksin dan keterjangkauan harga obat akan terus dijamin dan tidak ada toleransi sedikitpun terhadap siapapun yang mempermainkan misi kemanusiaan dan kebangsaan ini,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Kesetaraan Akses Vaksin

Ilustrasi© Liputan6.com

Selain itu pemerintah juga mengerahkan semua sumber daya demi mengamankan pasokan kebutuhan vaksin nasional. Namun di saat yang sama Indonesia juga sedang memperjuangkan kesetaraan akses tehadap vaksin untuk semua bangsa.

Dalam menghadapi Covid-19, menurut Jokowi, setiap warga negara berhak memeroleh akses untuk ikut vaksinasi. Adanya diplomasi vaksin menunjukkan Indonesia aktif dalam ketertiban dunia.

“ Pemerintah juga mengerahkan semua sumber daya demi mengamankan pasokan kebutuhan vaksin nasional. Namun di saat yang sama Indonesia juga sedang memperjuangkan kesetaraan akses tehadap vaksin untuk semua bangsa,” lanjutnya.

" Perang melawan Covid-19 tidak akan berhasil jika ketidakadilan akses terhadap vaksin masih terjadi," ujarnya.

Ia juga menuturkan, melalui diplomasi vaksin Indonesia telah ikut berperan aktif dalam melaksanakan ketertiban dunia.

" Melalui diplomasi vaksin ini, kita telah menunjukkan kepada dunia, bahwa Indonesia berperan aktif untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Kesehatan adalah Masalah Bersama

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan pandemi mengajarkan kepada kita bahwa kesehatan adalah agenda bersama.

Pandemi telah menguatkan institusi sosial di masyarakat. Menurutnya budaya saling peduli dan saling berbagi bisa menyelesaikan masalah yang berat seperti pandemi ini.

“ Kita lewati ujian pandemi, disertai dengan doa dan pengharapan, jaga kesehatan kita, disiplin diri dalam protokol kesehatan, serta saling menjaga dan saling membantu,” jelasnya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar