INFOGRAFIS: 4 Asupan untuk Si Kecil Agar Kesehatan Pencernaan Terjaga

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 14 Desember 2020 17:12
INFOGRAFIS: 4 Asupan untuk Si Kecil Agar Kesehatan Pencernaan Terjaga
Jangan sampai tidak diperhatikan, ya.

Dream - Jangan cuma pencernaan kamu saja yang mendapat perhatian lebih besar di masa pandemik saat ini. Kamu yang sudah berkeluarga juga harus menjamin asupan keluarga, terutama si kecil, tetap terjaga agar imunitas tubuh terawat baik.   

Imunitas jadi topik paling banyak dibicarakan setiap kali membahas cara mencegah penularan Covid-19. Kamu tentu panik kan ketika si buah hati sakit dan khawatir menbawanya ke rumah sakit?

Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes menjelaskan, ada hubungan timbal balik antara sistem penceraan, sistem otak dan perasaan atau hati si kecil. Komunikasi homeostatik ini melibatkan jalur persarafan, hormonal, dan imunologi.

Komunikasi dari tiga sistem itu akan memberi efek berupa mood, kognitif, dan emosi yang diperlihatkan anak.

Untuk itu, kamu sebagai orangtua wajib halnya perhatikan sistem pencernaan si kecil lewat asupan berikut ini:

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Jika si kecil aman dari penyakit, orangtua pun senang bukan? Untuk itu, jangan sampai terlewatkan tentang hal ini, ya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: 4 Asupan Vitamin D Selain Sinar Matahari

Dream - Daya tahan (imunitas) tubuh saat ini menjadi hal yang paling dijaga semua orang agar terhindar paparan COVID-19. Salah satunya adalah dengan asupan vitamin D yang diyakini bisa membuat imunitas terkelola dengan baik.

Selain melalui asupan vitamin, vitamin D alami juga bisa diperoleh dari paparan sinar matahari pagi. Tak heran jika kita pernah melihat fenomena masyarakat yang rutin berjemur saat wabah pertama kali merebak di Indonesia.

Tapi jika nggak sempat berjemur dikarenakan banyak kegiatan mendesak, kamu bisa mengganti kebutuhan vitamn D dengan cara-cara berikut ini.

Infografis Dream.co.id© Shutterstock

Jadi, jangan ragu lagi untuk lakukan hal di atas, ya, Sahabat Dream.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

© Dream
2 dari 5 halaman

Muncul Positif HIV Palsu, Australia Hentikan Pengembangan Vaksin Covid-19

Dream - Pengembangan vaksin Covid-19 di Australia resmi dihentikan pada Jumat, 11 Desember 2020. Keputusan ini dipicu perkembangan uji klinis yang memunculkan hasil positif HIV palsu di tahap-tahap awal.

Hasil itu mendorong Pemerintah Australia membatalkan rencana pembelian jutaan dosis kandidat vaksin yang dikembangkan Universitas Queensland. Australia memutuskan untuk meningkatkan pesanan vaksin alternatif dari AstraZeneca dan Novax.

" Vaksin Universitas Queensland tidak akan dilanjutkan berdasarkan saran ilmiah, dan tidak akan lagi menjadi bagian dari rencana vaksin Australia," ujar Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.

Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt, mengatakan kandidat vaksin yang baru menjalani uji klinis tahap satu di Universitas Queensland diproduksi menggunakan sejumlah kecil protein HIV sebagai " penjepit molekuler" . Tetapi hasilnya memicu tanggapan antibodi yang dapat mengganggu skrining HIV.

Meskipun vaksin terbukti menjanjikan dalam menekan Covid-19 dan tidak ada kemungkinan penularan HIV, pengembangan ditinggalkan karena kekhawatiran dapat merusak kepercayaan publik terhadap vaksinasi.

" Ini mungkin akan bekerja dengan sangat baik sebagai vaksin, tapi kami tidak bisa memiliki masalah dengan kepercayaan," kata Sekretaris Departemen Kesehatan Australia, Brendan Murphy.

3 dari 5 halaman

Pakai Kandidat Vaksin Lain

Profesor Paul Young dari Universitas Queensland bersikeras protein HIV yang digunakan dalam vaksin itu sama sekali tidak berbahaya. Dia juga menyatakan vaksin tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi mereka yang ikut serta dalam uji coba.

Meski begitu, Pemerintah Australia mengatakan keputusan ini tidak mengubah rencana peluncuran vaksin lain yang dimulai pada Maret.

Dengan catatan hanya sejumlah kecil infeksi yang terjadi setiap hari, Pemerintah Australia akan mengambil pendekatan yang relatif berhati-hati terhadap vaksin dibandingkan dengan negara dengan wabah besar.

Australia telah mencatat total ada 28 ribu kasus Covid-19 dari 25 juta populasi. Sedangkan jumlah kematian hanya sekitar 900 kasus.

Sumber: Channel News Asia

© Dream
4 dari 5 halaman

Cegah Covid-19, Bukan Cuma 3M Tapi Juga Berkumur

Dream - Berkumur dengan obat kumur atau mouthwash setelah menggosok gigi, banyak disarankan lantaran berguna untuk membersihkan bagian mulut dan gigi secara maksimal.

Terutama di situasi pandemi Covid-19 saat ini, ternyata obat kumur punya manfaat lebih.

Selain penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun) secara ketat, penggunaan obat kumur juga bisa jadi sarana pencegahan penularan Covid-19.

Seperti yang diketahui, pintu masuk Covid-19, sebelum mencapai paru-paru, yakni melalui mata, mulut dan hidung. Guna mengurangi jumlah virus di rongga mulut, bisa dilakukan agar virus tidak mencapai ke paru-paru.

Apabila sudah mencapai ke paru-paru, inilah yang salah satu alasan yang membuat penderita Covid-19 merasakan batuk-batuk hingga sesak nafas.

Virus Corona Bisa Menempel di Rongga Mulut

Ketua Komite Kesehatan Gigi dan Mulut Kemenkes, drg. Tritarayati, SH, MHKes.  menuturkan, selain di saluran pernafasan, banyak riset menunjukkan Covid-19 juga terdapat di rongga mulut orang yang terinfeksi. Terutama di air liur.

Hal ini harus diwaspadai karena di dalam 1 ml air liur terdapat lebih dari 1 juta partikel virus.

Sementara, data terbaru dari CDC menunjukkan, lebih dari 50 persen penyebaran Covid-19 berasal dari kasus konfirmasi tanpa gejala yang berada di sekitar kita.

Faktanya, virus penyebab Covid-19 menyebar terutama melalui tetesan air liur atau keluarnya cairan dari hidung, yang telah terdeteksi sebelum, selama, dan setelah fase akut penyakit, begitu juga dalam kasus tanpa gejala.

5 dari 5 halaman

Manfaat Penggunaan Obat Kumur

Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc, selaku Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation menerangkan, mengurangi jumlah virus di mulut dipercaya dapat membantu mengurangi penularan.

Berbagai temuan menunjukkan, mouthwash berpotensi menjadi tambahan penting untuk tindakan perlindungan sehari-hari lainnya. Seperti mencuci tangan, menjaga jarak secara fisik, dan mengenakan masker.

Hal ini sejalan dengan hasil studi secara in vitro (studi dalam lingkungan terkendali di luar organisme hidup) membuktikan, Pepsodent Active Defense Mouthwash dengan teknologi cetylpyridinium chloride (CPC) efektif mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 hingga 99,9% dengan waktu kontak 30 detik..

Hasil uji awal menunjukkan, penggunaan mouthwash dengan teknologi CPC berpotensi memiliki peran penting untuk melengkapi anjuran 3M.

Ini dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk membantu mengurangi transmisi Covid-19, saat digunakan sesuai dengan aturan pada kemasan. CPC juga dikenal efektif mengatasi berbagai penyakit dan masalah mulut lain dengan sifat anti virusnya.

“ Teknologi CPC yang kami gunakan telah dikenal oleh industri perawatan gigi dan mulut karena kemampuannya dalam mengurangi bakteri, mencegah plak gigi dan peradangan gusi–tanpa mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam rongga mulut," kata drg Mirah saat konferensi pers virtual Pepsodent luncurkan Pepsodent Active Defense Mouthwash, Selasa 8 Desember 2020.

Pentingnya Penerapan 3M Plus Berkumur

Ilustrasi© Shutterstock

Lebih lanjut Prof. Iain Chapple, Head of Research dari Institute of Clinical Sciences, University of Birmingham mengatakan, mouthwash dengan kandungan teknologi CPC dapat menjadi langkah sederhana, efektif, dan aman bagi masyarakat untuk mengambil tindakan perlindungan dan pencegahan transmisi Covid-19. Hal ini dilakukan bersama dengan langkah-langkah yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan.

“ Pada akhirnya, kami mengajak masyarakat semakin melindungi diri dan keluarga terhadap risiko penyebaran Covid-19 melalui tindakan 3M ekstra, yaitu: mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan dilengkapi dengan menjaga kesehatan rongga mulut. Dengan menerapkan kebiasaan yang baru ini, kita bisa berperan mengurangi angka transmisi Covid-19 di lingkungan kita,” tutur Drg. Mirah.

© Dream
Beri Komentar