INFOGRAFIS: Deretan Seleb Indonesia yang Berjuang Sembuh dari COVID-19

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 25 Desember 2020 17:01
INFOGRAFIS: Deretan Seleb Indonesia yang Berjuang Sembuh dari COVID-19
Ada yang dirawat intensif di rumah sakit, ada juga yang isolasi mandiri di rumah.

Dream - Virus COVID-19 bisa menyerang siapa dan kapan saja tanpa pandang bulu. Begitu si korban lalai menerapkan protokol kesehatan 3M, virus akan dengan cepat mendeteksinya sebagai sasaran empuk untuk bersarang di tubuhnya.

Namun tak selamanya virus ini menyerai orang yang abai dengan protokol. Sifatnya yang sangat mikroskopik membuat orang yang sudah disiplin memakai masker pun bisa terjangkit. Bahkan virus mematikan itu dapat bertengger di kondisi tubuh yang sehat.

Hal itu bisa dilihat pada selebriti Indonesia yang kepapar virus COVID-19, sekalipun mereka telah mengikuti pola hidup sehat. Dinyatakan positif setelah menjalani rangkaian cek kesehatan, sebagian selebriti menjalani masa isolasi mandiri di rumah karena termasuk kategori tanpa gejala.

Dukungan penuh dari keluarga dan penggemar, membuat para pesohor ini dinyatakan sembuh dari penyakit tersebut. Siapa saja mereka?

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Agar virus tak menghampiri Sahabat Dream, yuk jangan patah semangat untuk terus menjaga kesehatan kamu dan keluarga dengan mengikuti protokol kesehatan dengan ketat.

Jangan lupa juga untuk menerapkan 3T (testing, tracing, treatment) jika menemui tanda-tanda virus di sekitar kamu.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: 5 Bandara yang Sediakan Tes COVID-19 Sebelum Naik Pesawat

Dream - Belajar dari pengalaman masa liburan Oktober 2020 lalu, pemerintah semakin memperketat mobilisasi masyarakat saat libur akhir tahun mendatang.

Salah satunya adalah mewajibkan masyarakat menunjukan hasil test swab antigen sebelum menggunakan pesawat terbang atau kereta api.

Guna memudahkan masyarakat, Angkasa Pura II menyediakan layanan rapid test di sejumlah Bandara. Mereka tak perlu repot lagi untuk menjalani tes jauh-jauh hari. Sahabat Dream cukup melakukannya sebelum terbang.

Soal biaya, banyak yang mengira tarif tes COVID-19 membengkak ketika di bandara. Namun ternyata tidak.

Lima bandara yang menyediakan layanan rapid test mematok tarif sesuai kantong. Bahkan ada yang menurunkan tarif untuk penerbangan akhir tahun.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Demi kenyamanan dan keamanan sesama, pastikan Sahabat Dream melakukan tes COVID-19 yang dianjurkan pemerintah sebelum berangkat ke luar kota menggunakan pesawat terbang, ya.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

 

2 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Perbedaan Tes Rapid, Antigen, dan PCR SWAB

Dream - Munculnya wabah virus COVID-19 di seluruh dunia mendorong para peneliti untuk menemukan cara baru dan cepat untuk mendeteksi virus yang mudah menyebar ini.

Jika dulu kita mengenal rapid test, kini sudah berkembang metode pendeteksi menggunakan tes anti gen dan tes swab. 

Di Indonesia, varian harga untuk tes COVID-19 beragam mulai dari Rp149 ribu bahkan sampai jutaan rupiah. Untuk menunggu hasilnya pun tergantung dari biaya yang dikeluarkan.

Menjelang libur akhir tahun ini, masyarakat yang akan menggunakan pesawat dan kereta juga diwajibkan melakukan tes tes swab antigen. Cara kerja tes ini kurang lebih mirip dengan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) SWAB yang mengusap hidung dan tenggorokan untuk mengambil lendir dan liur.

Tes antigen ini merupakan cara cepat untuk mendeteksi infeksi aktif. Harganya juga beragam, mulai dari Rp249 ribu hingga jutaan rupiah.

Lalu, bagaimana dengan tes rapid antibodi atau PCR SWAB? Ketahui perbedaan masing-masing tes berikut ini:

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Sumber: NPR.ORG

Pastikan Sahabat Dream jaga kesehatan dan lakukan tes dengan tenaga ahli kesehatan jika merasa tubuh kurang fit.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 5 halaman

Masuk Bogor, Pelancong dan Tamu Hotel Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen

Dream - Pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan kebijakan pengetatan protokol kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Kebijakan ini berlaku mulai 21 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

Kebijakan yang tertuang dalam Seruan Bupati Bogor Nomor: 423/COVID-19/Sekret/XII/2020 ditandatangi Bupati Ade Yasin pada 20 Desember 2020 memuat sejumlah ketentuan. Seperti imbauan agar masyarakat tetap di dalam rumah kecuali untuk kegiatan yang sifatnya mendasar dan atau mendesak.

Protokol kesehatan wajib dijalankan setiap orang termasuk pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang beraktivitas selama libur Natal dan Tahun Baru. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan membatasi aktivitas di keramaian.

" Khusus bagi wisatawan yang akan berkunjung ke tempat wisata dan/atau menginap di hotel/resort/cottage di wilayah Kabupaten Bogor agar menunjukan hasil Rapid Tes Antigen yang masih berlaku paling lama 3 x 24 jam sebelum kedatangan," demikian seruan tersebut.

4 dari 5 halaman

Larang Perayaan Tahun Baru

Selain itu, Ade melarang perayaan momen pergantian tahun baik di dalam maupun luar ruangan. Juga tidak membolehkan penggunaan atau penjualan petasan, kembang api, serta terompet.

Setiap pelanggaraan baik yang dilakukan perorangan, pelaku usaha, pengelola maupun penyelenggara atau penanggung jawab tempat maupun fasilitas umum akan dikenakan sanksi tegas.

" Khusus pada tanggal 24 Desember 2020 sampai dengan 27 Desember 2020 dan tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan 3 Januari 2021, bagi individu/keluarga mengurangi aktivitas di luar rumah, kecuali untuk melaksanakan kegiatan ibadah, pemenuhan kebutuhan mendasar dan/atau mendesak serta pelaku usaa menerapkan operasional paling lama sampai dengan pukul 19.00 WIB," demikian seruan tersebut.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: 5 Tantangan UMKM Berbisnis di Masa Pandemi COVID-19

Dream - Memasuki masa new normal membuat para pelaku usaha merasakan perubahan dalam bisnis mereka. Stau yang pasti pendapatan bulanan menurun dibandingkan saat awal-awal pandemi hadir di Indonesia.

Walaupun aktivitas ekonomi sudah berjalan, tidak sedikit pelaku usaha yang masih berusaha bertahan di masa pandemi. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Syailendra, mengungkapkan ada lima permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM selama pandemi.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Melihat bangkitnya transaksi offline, sebuah survei dari konsumen Gojek menyatakan lebih dari 60 persen beralih ke pembayaran non tunai.

Cara ini juga akan meminimalisir kontak antara pembeli dengan pelaku usaha dan membuat pengalaman berbelanja lebih aman serta nyaman.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar