Inggris Jadi Negara Pertama yang Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 2 Desember 2020 19:48
Inggris Jadi Negara Pertama yang Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19
Imunisasi mulai diberikan pada golongan prioritas pekan depan.

Dream - Inggris jadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin virus Covid-19 yang diproduksi oleh Pfizer / BioNTech untuk digunakan secara luas. Regulator obat Inggris, MHRA (Medicines and Healthcare products Regulatory Agency) dalam pernyataan mengungkap kalau vaksi yang menawarkan perlindungan hingga 95% terhadap Covid-19 itu, aman untuk diluncurkan pekan depan.

Dikutip dari BBC, Imunisasi dapat dimulai dalam beberapa hari bagi mereka yang paling membutuhkannya, seperti pasien lansia dan orang-orang yang rentan. Inggris saat ini telah memesan dosis 40 juta - cukup untuk memvaksinasi 20 juta orang.

Sekitar 10 juta dosis akan segera tersedia, dengan 800.000 pertama tiba di Inggris dalam beberapa hari mendatang. Ini adalah vaksin tercepat, hanya membutuhkan 10 bulan untuk membuatnya sesuai standar, di mana pembuatan vaksin biasanya memakan waktu 10 tahun.

 

1 dari 6 halaman

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan kepada BBC Breakfast bahwa masyarakat yang masuk kategori prioritas akan dihubungi oleh NHS (Kementerian Kesehatan Inggris) untuk diberikan vaksin.

Ilustrasi Uji Coba Vaksin Corona© Pexels.com

" Saya yakin sekarang dengan berita hari ini bahwa dari musim semi, dari Paskah dan seterusnya, segalanya akan menjadi lebih baik dan kita akan mengalami musim panas tahun depan yang dapat dinikmati semua orang," ungkapnya.

Kepala Eksekutif NHS, Sir Simon Stevens, mengatakan layanan kesehatan sedang mempersiapkan kampanye vaksinasi skala terbesar dalam sejarah negara. Sekitar 50 rumah sakit bersiaga dan pusat vaksinasi di tempat-tempat seperti pusat konferensi sedang didirikan.

 

2 dari 6 halaman

Meski vaksinasi sudah tersedia, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan. Itu berarti tetap menerapkan jarak sosial dan pakai masker, dan meminta mereka yang positif Covid-19 untuk tetap isolasi mandiri.

Danny Altman, Profesor Imunologi di Imperial College London, mengatakan berita soal diizinkannya vaksin Covid-19 dari Pfizer oleh pemerintah Inggris merupakan kabar yang sangat penting.

" Kami mendapat persetujuan darurat pertama untuk penggunaan vaksin yang sangat efektif. Benar-benar heroik," ungkapnya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 6 halaman

Menko Luhut Pastikan Bio Farma dan Pfizer Kerja Sama Produksi Vaksin Covid-19

Dream – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu dengan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence saat melakukan perjalanan dinas ke Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut keduanya membahas pengadaan vaksin Covid-19 yang diproduksi Pfizer.

Dikutip dari Merdeka.com, Selasa 24 November 2020, Luhut bertemu secara khusus dengan Pence selama 15 menit. Hasilnya, Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk bekerja sama dengan membuat vaksin Covid-19.

“ Kami bicara akhirnya menyangkut masalah vaksin dan Amerika bersedia membantu vaksin,” kata dia.

Semalam, kata Luhut, sudah ada pembahasan antara Pemerintah Amerika Serikat, Wakil Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin dan Badan POM lewat video konferensi. Dalam pertemuan virtual tersebut, vaksin Covid-19 dari perusahaan Pfizer akan diproduksi PT Bio Farma (Persero).

“ Tadi malam kami sudah follow up dengan video call dengan Secretary of health-nya dia, Bob, dan dengan Wakil Menteri Budi Sadikin dan juga BPOM untuk membuat Pfizer kerja sama dengan PT Bio Farma kita,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Sinovac Tunggu Hasil Monitoring Relawan

Dream – Tim uji klinis untuk calon vaksin Covid-19 di Indonesia akan meneruskan uji klinis fase 3 yang memasuki masa monitoring.

Tahap monitoring yang dikerjakan kepada seluruh relawan untuk melihat efikasi (khasiat), imunogenicity, serta memastikan keamanan dari calon vaksin Covid-19. Tahap monitoring ini diharapkan rampung pada Mei 2021.

Dikutip dari keterangan tertulis PT Bio Farma (Persero), Jumat 13 November 2020, laporan interim diserahkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

Isinya, data keamanan, imunogenisitas dan efikasi 3 bulan pada awal Januari 2021 untuk mendapatkan persetujuan penggunaan dalam keadaan darurat (Emergency Use Authorization / EUA).

 

© Dream

Sekadar informasi, kegiatan uji klinis tahap 3 untuk vaksin Covid-19 ini, merupakan bagian dari uji klinis yang dilaksanakan empat negara (multicenter), seperti Brazil, Chile, Indonesia, dan Turki dengan total 30 ribu relawan.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, uji klinis secara multicenter bertujuan untuk melihat tingkat keampuhan vaksin ini, pada berbagai ras di dunia.

“ Jadi Indonesia adalah bagian dari Uji Klinis Global tahap 3 untuk calon vaksin Covid-19 dari Sinovac, dengan total relawan lebih dari 20 ribu. Di Indonesia sendiri, dilaksanakan di Bandung dengan jumlah relawan sebanyak 1.620 yang berasal dari multi etnis yang ada di Indonesia, bahkan beberapa relawan ada yang berasal dari keturunan Eropa,” kata Honesti.

5 dari 6 halaman

Sinovac Monitoring Langsung Uji Klinis Fase 3

Pihak Sinovac pun ikut melaksanakan monitoring Uji Klinis Fase 3, ke tempat – tempat yang ditunjuk sebagai multicenter untuk uji klinis fase 3.

Di Indonesia, uji klinis fase 3 telah dilaksanakan pada 2-6 November 2020. Tujuan tim Sinovac sudah melaksanakan kunjungan ke Indonesia, untuk ikut memantau pelaksanaan Uji Klinis Tahap 3 di Puskesmas yang dijadikan tempat uji klinis, setelah sebelumnya mereka mengadakan kegiatan yang sama di negara Turki.

Ilustrasi New Normal, Social Distancing, Physical Distancing© Ilustrasi New Normal, Social Distancing, Physical Distancing (Foto: Shutterstock)

“ Alhamdulillah, tim Covid-19 dari Sinovac yang dipimpin oleh Mr. Yuansheng Hu sebagai Senior Manager Clinical Department mengunjungi Indonesia, untuk membahas mengenai sejauh mana pelaksanaan uji klinis fase 3 berlangsung di Indonesia, dan memastikan bahwa vaksin ini, akan memiliki keamanan, dan keampuhan serta kualitas yang memenuhi standar”, ujar Honesti.

Hingga saat ini, uji klinis fase 3 untuk calon vaksin Covid-19 ini, tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius atau Serious Adverse Event (SAE).

Terkait pemberitaan penghentian Uji Klinis fase 3 di Brazil pasca ditemukannya kejadian Serious Adverse vent (SAE) atas relawan disana, otoritas pengawas obat berwenang di Brazil, yakni Brazil's National Health Surveillance Agency (Anvisa), memastikan kejadian itu tidak berhubungan dengan suntikan calon vaksin Covid-19, sehingga uji klinis fase 3 untuk calon vaksin Covid-19 di Brazil bisa diteruskan kembali.

6 dari 6 halaman

Cara Kerja Vaksin

Ilustrasi New Normal, Social Distancing, Physical Distancing© Ilustrasi New Normal, Social Distancing, Physical Distancing (Foto: Shutterstock)

Vaksin adalah produk biologis yang diberikan kepada seseorang untuk melindunginya dari penyakit yang melemahkan, bahkan mengancam jiwa.

Vaksin membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi secara efisien dengan mengaktifkan respons tubuh terhadap penyakit tertentu. Lalu, bagaimana cara kerja vaksin?

Setelah melakukan vaksin, tubuh akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit, mengenalinya, serta tahu bagaimana cara untuk melawannya.

Yang pasti vaksin akan melindungi diri, juga melindungi orang lain dan tentu saja melindungi negeri ini dari wabah penyakit.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar