Jangan Panik Dulu! Ini Penyebab Organ Intim Kewanitaan Berdenyut

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 1 Februari 2021 06:45
Jangan Panik Dulu! Ini Penyebab Organ Intim Kewanitaan Berdenyut
Normalkah dialami oleh para wanita?

Dream - Kondisi kesehatan organ intim seorang perempuan bisa berubah-ubah tergantung pada pengaruh hormonal, rangsangan eksternal dan pemicu lainnya. Salah satu yang bisa dialami setiap wanita adalah miss V berdenyut.

Kondisi sebetulnya hal yang cukup wajar dialami. Namun pada beberapa kasus, kamu harus berkonsultasi pada dokter untuk mengatasinya.

Apalagi, jika sudah merasa nyeri dan merasa kurang nyaman untuk waktu lama. Adapun berbagai penyebab organ intim perempuan bisa berdenyut yang dilansir dari Sehatq.com berikut ini.

1 dari 2 halaman

Spasme otot

Spasme otot merupakan hal yang bisa terjadi di beberapa bagian tubuh. Ketika mengalaminya, salah satu atau beberapa area tubuhmu akan berdenyut.

Biasanya, spasme otot terjadi pada mata. Namun, bisa juga terjadi pada organi intim kewanitaan dan menyebabkan rasa kurang nyaman.

Penyebab spasme otot pun beragam. Mulai dari pengaruh saraf, konsumsi kafein atau alkohol, kelelahan, kurangnya asupan nutrisi, stres, merasa cemas serta konsumsi obat tertentu.

Disfungsi dasar panggul

Disfungsi dasar panggul merupakan hal yang terjadi ketika otot penopang rahim melemah, menurun dan menyebabkan organ intim berdenyut.

Hal ini dapat terjadi akibat menopause, melahirkan, obesitas serta efek penuaan. Gejalanya pun bisa disertai rasa nyeri pada bagian organ intim atau panggul bawah.

2 dari 2 halaman

Vaginismus

Vaginismus dapat dirasakan ketika sedang berhubungan seksual. Hal ini ditandai dengan rasa nyeri pada organ intim sehingga tidak mampu melakukan penetrasi.

Pengencangan otot saat penetrasi juga bisa menjadi pertanda vaginismus. Belum ada penelitian maupun fakta seputar penyebabnya, namun kemungkinan vaginismus disebabkan oleh masalah mental.

Parestesia

Kemungkinan besar, parestesia akan terasa lebih tidak nyaman dibandingkan kondisi lainnya. Parestesia memiliki gejala rasa nyeri dan geli seperti tertusuk jarum.

Kondisi ini bisa terjadi akibat gangguan pada saraf atau aliran darah kurang lancar.

Beri Komentar