Kapan Sebaiknya Jalani Tes COVID-19 Usai Kontak Erat dengan Penyintas?

Reporter :
Jumat, 22 Januari 2021 11:45
Kapan Sebaiknya Jalani Tes COVID-19 Usai Kontak Erat dengan Penyintas?
Test PCR atau Antigen?

Dream - Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah hampir berjalan satu tahun. Di balik kecemasan masyarakat akan jumlah kasus yang belum menunjukan tren penurunan, keinginantahuan masyarakat seputar test COVID-19 mulai meningkat.

Sebagai langkah awal untuk mendeteksi kemungkinan terjangkit Covid-19, masyarakat  selama ini mengenal tiga macam pemeriksaan yaitu PCR Swab, Rapid Antigen, dan Rapid Antibodi.

PCR Swab dinilai memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi daripada dua tes lainnya.

Ilustrasi© Shutterstock

Redaksi Dream berkesempatan ngobrol dengan dokter spesialis penyakit dalam, Dr. RA Adaninggar, Sp.PD pada Kamis, 21 Januari 2021 dan membahas soal tes COVID-19.

1 dari 3 halaman

Waktu yang Tepat Jalani Tes Covid-19

Di kesempatan ini, Dokter Ning, sapaan akrabnya, menjelaskan ketiga perbedaan tes yang dilakukan masyarakat Indonesia. Dia juga menjelaskan waktu yang paling tepat untuk melakukan test tersebut.

Selama ini diakui sebagian masyarakat akan langsung panik ketika terjadi kontak erat dengan penyitas COVID-19 dengan buru-buru menjalani PCR Swab maupun Rapid Antigen.  Padahal, virus COVID-19 memiliki masa inkubasi 2-14 hari.

Selama rentang waktu itu, dokter Ning menyarankan seseorang yang diduga terserang Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri sebelum test COVID-19.

Nah, buat kamu yang masih membutuhkan penjelasan lengkap, yuk tonton obrolan kami lengkapnya di sini.

 

      View this post on Instagram      

A post shared by Dream.co.id (@dreamcoid)

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 3 halaman

NGOBRAS DREAM: Cerita Dokter Gigi Penerima Vaksin COVID-19 Sinovac

Dream - Perang menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia memasuki babak baru. Sejak pekan kemarin, pemerintah mulai menjalankan program vaksinasi yang diutamakan untuk tenaga kesehatan dan anggota TNI/Polri karena menjadi garda depan penanganan wabah ini.

Vaksin COVID-19 Sinovac sebelumnya sudah disetujui penggunaannya untuk keperluan darurat oleh BPOM dan mengantongi sertifikasi halal dari MUI.

Salah satu tenaga kesehatan yang sudah berkesempatan mendapat vaksin CoronaVac dari Sinovac itu adalah, drg. Dhiya Nabila. Lewat program rutin live INstagram #NgobrasDream Senin, 18 Januari 2021, Dhiya menceritakan telah menjalani vaksinasi tahap pertama pada 15 Januari kemarin.

Rencananya Drg Dhiya akan kembali mendapat vaksinasi kedua pada 29 Januari mendatang.

drg. dhiya nabila© drg. dhiya nabila

3 dari 3 halaman

Ikuti obrolan kami

Tak cuma itu, drg. Dhiya juga membagikan ceritanya selama menjalani vaksinasi kemarin seperti efek dan hal-hal apa yang harus dilakukan pasca vaksin pertama di Live Instagram @dreamcoid.

Buat Sahabat Dream yang ketinggalan dan mau tahu cerita lengkapnya, langsung saja yuk tonton siaran ulangnya di IGTV DREAMCOID berikut ini.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar