Kenali Dampak Buruk Brutu Ayam dan Cara Mengonsumsinya

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 10 September 2021 14:33
Kenali Dampak Buruk Brutu Ayam dan Cara Mengonsumsinya
Jangan sampai meningkatkan potensi terkena penyakit kronis.

Dream - Daging ayam merupakan sumber protein yang menjadi favorit banyak orang. Meski bisa menjadi sumber protein sehat dan alami, namun tidak semua bagian ayam baik untuk kesehatan tubuh.

Beberapa bagian ayam diklaim bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah brutu atau pantat ayam.

Bagian ekor ayam atau pygostyle ini diklaim bisa menyebabkan kanker dan penyakit kronis lainnya. Dikutip dari Sehatq, berikut fakta yang bisa diketahui seputar efek samping konsumsi brutu ayam.

1 dari 2 halaman

Bisa menyebabkan kanker

Mengonsumsi Makanan© Shutterstock

Sebenarnya hal ini belum terbukti secara ilmiah. Namun, proses pengolahan brutu ayam yang seringkali dilakukan dengan cara dibakar atau dipanggang membuatnya berpotensi menyebabkan kanker.

Proses pengolahan tersebut menghasilkan karsinogen yang merupakan pemicu kanker. Sehingga, semua makanan yang diolah dengan cara serupa bisa menyebabkan meningkatnya potensi terkena kanker.

Jika menyukai makanan yang dibakar atau dipanggang, batasilah konsumsinya agar lebih aman untuk kesehatan tubuh dan mencegah potensi kanker.

2 dari 2 halaman

Meningkatkan potensi obesitas

Meski lezat, namun brutu ayam diklaim memiliki kalori dan lemak tinggi. Akibatnya, kamu bisa mengalami obesitas jika mengonsumsi brutu ayam berlebihan.

Tidak hanya itu, obesitas bisa berujung pada kanker usus besar, hipertensi, diabetes tipe 2, penyanyi jantung koroner, stroke, sleep apnea, osteoarthritis, serta penyakit mental.

Meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular

Lemak jenuh pada brutu ayam bisa berpotensi menyumbat pembuluh darah dan membuatmu lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskular.

Hindari konsumsi lebih dari 30 gram lemak jenuh setiap hari untuk pria. Sedangkan bagi wanita, disarankan untuk menghindari konsumsi lebih dari 20 gram lemak jenuh setiap hari.

Anak-anak pun tidak disarankan untuk mengonsumsi lemak jenuh terlalu banyak. Jadi, selalu perhatikan jumlah brutu ayam yang dikonsumsi agar tidak berlebihan dan tubuh pun tetap sehat.

Beri Komentar