Kenali Gejala Panas Dalam yang Bisa Menyerang Saat Puasa

Reporter : Glugut Hari Pamungkas
Jumat, 16 Juni 2017 13:29
Kenali Gejala Panas Dalam yang Bisa Menyerang Saat Puasa
Jangan sampai panas dalam menghalangi niat berpuasamu, kenali gejalanya dan atasi sebelum terlambat. Semoga puasamu lancar, Sahabat Dream!

Dream - Butuh kondisi tubuh yang fit jika ingin menjalankan ibadah puasa dengan lancar di bulan Ramadan. Tapi, kegiatan sehari-hari yang padat, pola makan yang kurang tepat selama puasa, cuaca yang panas hingga stres bisa menjadi penyebab munculnya gangguan kesehatan. Salah satunya adalah gejala panas dalam yang bisa mengganggu ibadahmu.

Kondisi ini menyebabkan tubuh mengalami panas berlebihan, terutama di sistem pencernaan. Kenali gejala-gejala yang bisa dialami saat puasa seperti berikut ini, Sahabat Dream!

Gangguan Pencernaan

Gejala panas dalam yang umum terjadi adalah gangguan pencernaan yang meliputi sembelit atau bahkan ambeien. Kurang mengonsumsi makanan berserat dan tidak memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat sahur dan berbuka puasa menjadi penyebab terganggunya proses pencernaan.

Selain itu, makanan yang terlalu panas atau dingin pun juga bisa memicu gejala panas dalam. Suhu makanan yang terlalu tinggi dapat mengganggu lapisan lendir dalam saluran pencernaan, sedangkan terlalu dingin akan membuat sistem pencernaan mengerut, sehingga mempersulit proses pencernaan.

Sakit Tenggorokan

Terasa sulit untuk menelan hingga batuk-batuk merupakan gejala panas dalam yang dapat terjadi saat berpuasa. Biasanya hal ini disebabkan oleh lemahnya sistem pertahanan tubuh, kelelahan, kurang konsumsi vitamin C, dan air putih. Hindari juga terlalu banyak memakan gorengan atau berminyak karena dapat memicu luka atau iritasi pada tenggorokan.

Bau Mulut

Sering merasa kurang percaya diri saat berpuasa gara-gara bau mulut? Ini juga merupakan tanda panas dalam yang terjadi akrena tubuh kekurangan cairan dan serat sehingga menyebabkan mulut jadi kering. Akibatnya, bakteri mudah berkembang dan dan membuat mulut mengeluarkan bau tak sedap bahkan dapat berlanjut menjadi infeksi.

Terasa Haus Terus-Menerus

Penderita panas dalam biasanya akan merasa terus menerus ingin minum. Rentan membatalkan puasa, gejala ini disebabkan dehidrasi yang dialami tubuh serta konsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak. Untuk menghindarinya, jaga kecukupan cairan tubuh dengan tetap mengonsumsi minimal 8 gelas air putih pada saat sahur dan berbuka puasa.

Lemas dan Cepat Lelah

Merasa lemas dan cepat lelah memang biasanya menjadi tantangan berat dalam menjalani puasa, karena tubuh tidak mendapat asupan makanan atau minuman sebagai sumber energi. Tapi jangan biarkan gejala panas dalam ini menganggumu menjalani ibadah di Bulan Ramadan. Seimbangkan antara pola makan dan aktifitas yang padat. Selain itu, tingkatkan asupan makanan yang tinggi vitamin C untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh, agar tidak cepat lelah dan mudah sakit.

Kelihatannya sepele, tapi gejala panas dalam tentu saja bisa mengganggu ibadah dan kegiatan sehari-hari di bulan Ramadan. Tapi tak perlu khawatir, penanganan yang tepat bisa mengurangi gejalanya. Misalnya saja dengan mengonsumsi Larutan Penyegar Cap Badak dari Sinde.

Larutan Penyegar Cap Badak© Larutan Penyegar Cap Badak

Facebook.com/larutanpenyegar

Bahan alami di dalamnya seperti Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spar telah terbukti khasiatnya untuk meredakan gejala panas dalam seperti tenggorokan kering, sariawan, sakit tenggorokan sekaligus memberi kesegaran, tanpa efek samping. Khasiatnya buat meredakan panas dalam sudah terbukti dari generasi ke generasi, sekaligus untuk memberikan kesegaran yang dibutuhkan tubuh.

Sediakan selalu untuk sahur dan berbuka puasa karena Larutan Penyegar Cap Badak telah mendapat sertifikat halal dan aman dikonsumsi untuk semua usia. Tersedia dalam varian original dan buah-buahan yang menyegarkan setelah seharian berpuasa.

Jangan sampai panas dalam menghalangi niat berpuasamu, kenali gejalanya dan atasi sebelum terlambat. Semoga puasamu lancar, Sahabat Dream!

Beri Komentar