Kenali Karakteristik Virus Varian Baru dan Cara Menghindarinya

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 18 Juni 2021 11:11
Kenali Karakteristik Virus Varian Baru dan Cara Menghindarinya
Apa saja gejalanya?

Dream - Seiring dengan berjalannya waktu, virus Covid-19 semakin beragam. Beberapa varian virus tersebut tersebar dari India, Inggris, dan Afrika Selatan, hingga ke Indonesia.

Kini bahkan terdapat varian Delta yang paling banyak tersebar di Kudus, Jawa Tengah, dan Madura, Jawa Timur, tepatnya di Bangkalan.

Tentunya, sejumlah varian tersebut mengancam kesehatan tubuh dan kita harus segera mengetahui seputar virusnya agar bisa melakukan pencegahan.

Dilansir Sehatq.com, berikut hal yang perlu diketahui seputar varian baru virus Covid-19 dari India, Inggris, dan Afrika Selatan.

1 dari 4 halaman

Varian baru virus Covid-19 yang ada di Indonesia

Virus Covid-19© Shutterstock

Berdasarkan paparan Satgas Covid-19, ketiga varian tersebut masuk ke Indonesia pada bulan Mei.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito juga memaparkan data per 3 Mei 2021 yang mencatat 13 virus varian B.117 dari Inggris atau varian Alpha, 2 virus varian B.1.617 dari India dan 1 virus varian B.1.351 dari Afrika Selatan atau varian Beta.

Adapun varian Delta atau virus B1617.2 merupakan hasil mutasi virus B.1.617 asal India dan diklaim mejadi penyebab meningkatnya kasus positif di Indonesia.

2 dari 4 halaman

Gejala varian Covid-19 baru tidak jauh berbeda dari yang lama

Orang yang terpapar varian virus baru akan mengalami gejala demam atau menggigil, batuk, sesak napas, kelelahan, nyeri otot, kehilangan kemampuan indera perasa maupun penciuman, sakit tenggorokan, pilek, hidung tersumbat, mual dan muntah, diare, ruam, perubahan warna pada jari serta iritasi pada mata.

Sedikit berbeda dengan varian lainnya, tidak banyak orang yang terpapar varian virus delta mengalami batuk atau kehilangan kemampuan indera penciuman.

Gejala umum virus ini adalah sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek dan demam. Namun, tidak selamanya orang yang terpapar virus Coivd-19 varian baru atau lama akan mengalami gejala.

Apalagi, virus varian baru lebih mudah menular. Sehingga, kamu harus lebih berhati-hati dan melakukan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

3 dari 4 halaman

Varian baru virus Covid-19 mutasi India

Virus Covid-19© Shutterstock

Dari ketiga jenis mutasi, yaitu Variant of Interest, Variant of Concern dan Variant of High Consequence, virus ini termasuk jenis yang pertama.

Itu artinya, antibodi akan lebih sulit menetralisir virus tersebut. Meski telah melakukan vaksin atau pernah terpapar Covid-19 sebelumnya.

Varian baru virus Covid-19 dari Inggris dan Afrika Selatan

Kedua virus ini serta varian virus delta tergolong jenis mutasi Variant of Concern yang berarti varian ini lebih mudah menular dibandingkan jenis lainnya.

Bahkan, virus ini dapat memicu infeksi lebih parah dan sulit dilawan dengan vaksin maupun pengobatan.

Varian virus dari Inggris sendiri lebih berisiko menular sebesar 50 persen. Angka kematian dan pasien bergejala pun bisa meningkat.

4 dari 4 halaman

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah penularan varian virus baru?

Pastikan kamu menerapkan protokol kesehatan lebih ketat. Mulai dari pemilihan masker yang terjamin efektif.

Gunakan masker dengan cara yang benar. Artinya, masker tersebut menutupi mulut, hidung dan dagu. Jangan hanya memakai masker kain.

Jika ingin memakainya, lapisilah dengan tisu atau masker medis. Kamu juga bisa memakai beberapa masker kain agar lebih efektif.

Bawalah hand sanitizer namun tetap utamakan menyuci tangan menggunakan air dan sabun. Hindari tempat tertutup dan ramai.

Pastikan kamu bisa menjaga jarak saat beraktivitas. Jangan beraktivitas di luar rumah saat sakit dan hindari menyentuh mata dan hidung.

Lakukan vaksinasi sesegera mungkin untuk bisa memaksimalkan pencegahan. Perbaiki pola hidup dan minum vitamin untuk memperkuat imunitas tubuh.

Beri Komentar