Efek Samping Pemakaian Parfum Khusus Area Intim Kewanitaan

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 10 Mei 2021 07:47
Efek Samping Pemakaian Parfum Khusus Area Intim Kewanitaan
Apa saja efek sampingnya?

Dream - Setiap wanita ingin memiliki tubuh yang terawat dan harum. Termasuk di area sensitif seperti miss V.

Kebutuhan itu disambut para produsen yang secara khusus menjual produk perawatan area kewanitaan. Selain merawat kesehatannya, kini terdapat parfum khusus miss V.

Dengan aktivitas yang cukup padat, kondisi area intim wanita memang cenderung mudah berbau kurang sedap karena tertutup dan lembap. Apalagi, jika jarang buang air dan menggunakan pakaian yang terlalu ketat.

Namun mengalami kondisi ini bukan berarti kamu boleh memakai parfum sembarangan. Dilansir dari Sehatq.com, berikut efek samping pemakaian parfum pada bagian organ intim

1 dari 2 halaman

Mengganggu keseimbangan pH

Miss V merupakan area yang sangat sensitif. Maka dari itu, tidak disarankan untuk menggunakan terlalu banyak produk di area tersebut.

Termasuk pemakaian parfum. Bahkan, disarankan untuk membersihkannya hanya dengan dibasuh dengan air hangat.

Sabun, parfum maupun produk lainnya dapat mengganggu kondisi alami dan pH organ intim kamu. Alhasil bagian kewanitan kamu menjadi lebih rentan mengalami infeksi maupun masalah lainnya.

2 dari 2 halaman

Memicu infeksi

Kondisi alami yang terganggu pada organ intim akibat pemakaian produk tertentu dapat memicu munculnya bakteri maupun jamur penyebab infeksi.

Memakai produk tertentu bisa memicu infeksi menular seksual. Jadi, berhati-hatilah ketika ingin memakai produk untuk merawat bagian organ intim kewanitaan kamu.

Memicu iritasi

Selain infeksi, kamu juga bisa mengalami iritasi jika memakai produk tertentu. Apalagi, jika produk tersebut banyak mengandung bahan kimia.

Akibatnya, kamu bisa mengalami kemerahan, nyeri, gatal, perih dan lain-lain. Jika ingin menjaga kebersihan dan wangi, bersihkan area tersebut menggunakan air hangat dengan gerakan searah.

Gantilah pembalut atau celana dalam secara berkala. Terutama, ketika sudah merasa cukup lembap dan berkeringat.

Hindari pakaian dalam terlalu ketat dan tidak memakai bahan yang menyerap keringat. Jangan lupa gunakan sabun atau produk yang berbahan ringan.

Beri Komentar