Kinerja Vaksin Lebih Optimal Jika Tidur Berkualitas

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 26 Februari 2021 10:12
Kinerja Vaksin Lebih Optimal Jika Tidur Berkualitas
Sebelum vaksin dan sesudah, pastikan tidur dengan cukup.

Dream - Tidur adalah ritual penting yang dapat membantu seseorang untuk memperoleh sistem kekebalan tubuh yang kuat. Efeknya yang baik bagi tubuh membuat para ahli menyarankan agar individu memperoleh waktu istirahat yang cukup sebelum disuntik vaksin COVID-19.

" Saat vaksin COVID-19 sedang didistribusikan, sangat penting bagi pasien untuk terus memprioritaskan tidur mereka untuk menjaga kesehatan yang optimal." ungkap presiden American Academy of Sleep Medicine (AASM) dr. Kannan Ramar, dikutip dari USNews.

Untuk menemukan relasi antara tidur dan respons vaksinasi secara ilmiah, International Journal of Behavioral Medicine melakukan studinya pada tahun 2020. Hasilnya, ditemukan fakta bahwa kinerja vaksin flu tampak lebih optimal hasilnya pada orang yang memiliki kualitas tidur baik selama dua malam sebelum mendapat suntikan.

Direktur Pusat Neuromodulasi UMMHC/UMMS di University of Massachusetts Medical School, di Westborough, Mass, dr. Khurshid Khurshid mengungkap bahwa peran tidur dalam meningkatkan respons imun sangatlah signifikan. Hal ini menurutnya bisa sangat menguntungkan bagi tiap orang, baik sebelum maupun sesudah divaksinasi.

" Semua orang, terutama pekerja kesehatan, harus menyadari efek tidur yang meningkatkan kekebalan. Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur normal setelah vaksinasi memperkuat respons kekebalan terhadap antigen yang menyerang" ujar Khurshid.

 

1 dari 6 halaman

Umumnya untuk memperoleh kualitas tidur yang baik, orang dewasa perlu tidur minimal selama tujuh jam. Namun, berdasarkan temuan AASM baru-baru ini menyatakan pandemi COVID-19 telah mengganggu tidur banyak orang.

Untuk mengatasinya, AASM memberikan tiga tips sederhana yang dapat dilakukan. Pertama, tetapkan waktu tidur dan rutinitas pagi. Individu juga perlu menjaga suasana di kamar tidur dengan tidak menggunakannya untuk beraktivitas sehari-hari.

Kedua, tidak menggunakan handphone 30 menit hingga satu jam sebelum tidur dan jangan pernah tergoda untuk memainkannya. Terakhir, jangan lupa untuk kurangi konsumsi alkohol, kafein, dan makanan besar sebelum tidur.

Laporan Silmi Safriyantini

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 6 halaman

Sudah Divaksin Covid-19? Siap-siap Efek Sampingnya

Dream - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia terus berjalan. Saat ini vaksinasi massal memasuki tahap kedua. Kelompok prioritas yang mendapatkan vaksinasi ini adalah lansia, pedagang pasar, guru, TNI/ Polri serta wartawan.

Pemberian vaksin diharapkan bisa membentuk antibodi dalam tubuh untuk menangkal virus Covid-19 yang mematikan. Tubuh akan jadi lebih kuat, jika pun terkena virus kondisinya tidak menjadi parah.

Seperti yang kita tahu, pemberian vaksin memiliki beberapa efek samping. Bukan hanya vaksin Covid-19 tapi juga vaksin lain, apa saja efek yang mungkin muncul setelah vaksin?

- Rasa sakit atau pembengkakan pada lengan yang mendapat suntikan
- Demam
- Panas dingin
- Kelelahan
- Sakit kepala

Bagaimana cara mengatasinya?
Ketika mengalami rasa sakit atau tidak nyaman setelah mendapatkan vaksin bisa coba atasi dengan cara mengkonsumsi obat yang dijual bebas atas saran dokter, seperti ibuprofen, aspirin, atau parasetamol

Kamu bisa gunakan obat-obatan ini untuk meredakan efek samping pasca vaksinasi. Tetap perhatikan apakah kamu alergi atau ada alasan medis lain untuk tidak mengkonsumsinya. Tidak disarankan untuk meminum obat-obatan ini sebelum vaksinasi, karena akan sulit nantinya untuk mengetahui seberapa baik vaksin bekerja, dan bisa jadi obat-obat ini dapat mempengaruhi proses kerja vaksin.

Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan setelah di suntik, kompres handuk lembut yang dingin ke bekas suntikan. Perbanyak minum air putih dan istirahat setelah vaksinasi.

 

 

3 dari 6 halaman

Kapan harus menghubungi dokter?
1. Jika kemerahan atau nyeri pada tempat yang di suntik semakin meningkat setelah 24 jam
2. Jika efek samping dari kecemasan tak kunjung hilang setelah beberapa hari

Hal yang harus diingat, butuh waktu bagi tubuh untuk membangun perlindungan setelah vaksinasi apa pun. Vaksin Covid-19 yang membutuhkan 2 suntikan belum tentu akan melindungi kamu seutuhnya pada satu atau dua minggu setelah suntikan kedua. Untuk itu penting bagi semua orang untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Laporan: Yuni Puspita Dewi/ Sumber: CDC

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

4 dari 6 halaman

Persiapan Penting Sebelum Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Dream - Vaksinasi massal Covid-19 tahap kedua mulai dilakukan. Kelompok-kelompok yang diprioritaskan antara lain, lansia usia lebih dari 60 tahun, pedagang pasar, mereka yang bekerja di pelayanan publik, guru, dan TNI/ Polri serta jurnalis.

Saat ini proses pendataan sedang dilakukan dengan seksama agar pemberian vaksin bisa berjalan efektif. Tak perlu ragu dengan pemberian vaksin Covid-19 karena sudah melalui fase uji klinis yang memadai dan terbukti cukup efektif.

Persiapan Penting Sebelum Vaksin Covid-19, Apa Saja?© MEN

Lalu jika sudah dapat jadwal vaksin, apa yang harus dilakukan? Pertama, jangan panik. Mungkin muncul rasa takut dengan sakitnya jarum suntik, tapi tenang saja, seluruh petugas pemberi vaksinasi sudah diberikan pelatihan khusus dan terbiasa melakukan suntikan vaksin.

Rasa sakit yang muncul mungkin bisa diatasi dengan menarik napas panjang dan membayangkan dampak perlindungan yang lebih besar, dari kesakitan yang muncul dalam hitungan menit.

Allison Weinmann, M.D., seorang spesialis penyakit menular memberikan tips untuk meredakan kepanikan saat akan divaksin. Menurutnya, cobalah cari tahu informasi tentang vaksin yang banyak beredar.

 

5 dari 6 halaman

Sedikit informasi, vaksin Covid-19 yang mulai diberikan apapun mereknya aman dan 95% efektif. Tidak mengandung virus hidup tapi mengandung messenger RNA (mRNA) dari kode genetik protein Covid-19. Tubuh kita membuat protein ini, yang kemudian mendorong sistem kekebalan kita untuk membuat protein antibodi pelindung, melindungi kita dari infeksi Covid-19.

Ini 3 Tanda Vaksin Covid-19 Bekerja© MEN

Hal lain yang juga sangat penting adalah pastikan tidur dengan cukup pada malam sebelum vaksin. Jangan sampai kelelahan, dan jaga vitalitas tubuh dengan baik.

" Malam sebelum vaksin, pastikan untuk tidur malam dengan nyenyak. Ini akan membantu sistem kekebalan bekerja secara maksimal. Jika vaksin dilakukan sekitar waktu makan, akan lebih baik majukan jadwal makan. Jangan disuntik vaksin dalam keadaan lapar dan haus," kata Weinmann.

 

6 dari 6 halaman

Setelah vaksin diberikan, simpan kartu vaksinasi dengan baik. Pasalnya satu bulan kemudian akan diberikan dosis kedua agar vaksin bisa melindungi dengan optimal. Segera pulang dan istirahat, jangan sampai kelelahan terutama para lansia yang daya tahan tubuhnya tak sebaik mereka yang berusia muda.

Perhatikan juga efek samping yang mungkin muncul. Antara lain rasa nyeri di area suntikan, muncul kemerahan atau demam ringan.

" Anda mungkin mengalami efek samping seperti nyeri di tempat suntikan, nyeri tubuh, menggigil dan sakit kepala, tetapi akan hilang setelah 24 hingga 48 jam. Efek samping ini tidak berarti mengalami infeksi. Ini menunjukkan bahwa tubuh menciptakan tanggapan kekebalan dan vaksin itu bekerja," ujar Weinmann.

Sumber: Henryford


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar