Kondisi Tubuh Bila Booster Vaksin Covid-19 Saat Puasa

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 13 April 2022 08:36
Kondisi Tubuh Bila Booster Vaksin Covid-19 Saat Puasa
Simak penjelasan dokter.

Dream - Setelah dua tahun karena pandemi Covid-19 pemerintah melarang mudik, tahun ini akhirnya diperbolehkan. Tentunya hal ini disambut penuh semangat masyarakat.

Sangat disarankan, bagi mereka yang mudik sudah melakukan divaksinasi Covid-19 dosis lengkap dan booster. Terutama yang menggunakan transportasi publik seperti kereta api.

Bila belum vaksin booster, maka calon penumpang wajib melakukan tes Antigen. Saat puasa seperti sekarang, melakukan vaksinasi sebenarnya tak membatalkan puasa.

Kamu tetap bisa vaksin booster Covid-19 dan berpuasa. Mungkin muncul pertanyaan, bagaimana dampak vaksin pada kondisi tubuh yang sedang berpuasa?

Dikutip dari KlikDokter, dr. Devia Irine Putri menjelaskan dari segi medis, mendapatkan suntikan booster saat puasa boleh-boleh saja. Terlepas dari efek samping yang akan terjadi, vaksin booster nyatanya tidak menimbulkan efek kesehatan fatal jika diberikan saat puasa.

" Seiring waktu, perlindungan vaksin terhadap virus dapat menurun. Oleh karena itu, vaksin dosis booster dibutuhkan untuk mencegah infeksi virus corona, terutama di kala puasa," kata dr. Devia.

Booster dapat membantu membentuk imunitas tubuh yang baik terhadap virus corona. Dengan menerima dosis tersebut saat puasa, sistem imun tubuh dapat lebih kuat terhadap paparan virus. Daya tahan tubuh yang baik memang dibutuhkan ketika berpuasa.

 

1 dari 3 halaman

KIPI Booster Saat Puasa

Dijelaskan dr. Devia, KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) atau efek samping yang muncul setelah mendapat booster COVID-19 umumnya bersifat ringan dan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Efek samping booster umumnya meliputi sakit di lengan yang disuntik, merasa lelah, sakit kepala, pegal, dan demam. Namun, beberapa orang mungkin juga tidak mendapatkan efek samping apa pun setelah mendapatkan booster.

“ Jika terjadi KIPI, pastikan untuk istirahat cukup. Jika mengalami pegal di tempat suntikan, bisa kompres dengan air dingin. Kemudian, kalau muncul demam, minum obat parasetamol dan air putih yang cukup saat berbuka puasa,” kata dr. Devia.

Selain itu, dr. Devia menyarankan, untuk menggunakan kompres hangat untuk membantu meredakan demam dan sakit kepala karena booster selama masih berpuasa. Penting untuk menjaga vitalitas sebelum vaksin dan bila memungkinkan sebaiknya ambil jadwal yang mendekati waktu berbuka.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

Menteri Muhadjir: Mudik Lebaran 2022 Diutamakan yang Sudah Vaksin Dua Kali dan Booster

Dream - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa pemerintah belum membahas skema mudik Lebaran 2022.

Namun dia mengatakan bahwa kemungkinan pemerintah tidak memberlakukan larangan mudik tahun ini.

" Belum (dibahas mudik) tapi Insya Allah mudik boleh, insya Allah, minimal kita rapikan saja aturannya nanti," kata Muhadjir dikutip dari merdeka.com, Selasa 22 Maret 2022.

Menurut Muhadjir, persyaratan mudik untuk masyarakat adalah sudah vaksinasi dua kali dan booster.

3 dari 3 halaman

" Yang jelas yang diutamakan yang boleh mudik itu, yang sudah vaksin dua kali dan booster, karena itu kalau untuk jaga-jaga," tutur dia.

Karena itulah Muhadjir mengajak masyarakat segera melakukan vaksinasi lengkap dan booster. Pemerintah ingin mudik Lebaran 2022 berjalan aman.

" Marilah kita segera kita melengkapi vaksin dosis dua dan booster itu ramai-ramai booster. Kita pastikan mereka yang booster aman untuk mudik," tutur Muhadjir.

Beri Komentar