Lebih Sehat Makan Pakai Sendok atau Tangan? Yuk Cari Tahu

Reporter : Mutia Nugraheni
Sabtu, 15 Februari 2020 15:02
Lebih Sehat Makan Pakai Sendok atau Tangan? Yuk Cari Tahu
Banyak yang memandang negatif jika kita menyantap dengan tangan.

Dream - Menu penyetan, nasi padang, pecel dan beberapa makanan Indonesia memang lebih nikmat jika disantap menggunakan tangan. Meski sendok dan garpu tersedia, rasanya tak afdol jika tidak disantap langsung pakai tangan.

Banyak yang memandang negatif jika kita menyantap dengan tangan. Sendok dan garpu dianggap lebih bersih daripada tangan. Benarkah demikian?

Dilansir dari Food NDTV, ternyata makan pakai tangan lebih sehat dari pada pakai sendok, Sahabat Dream.

Menurut penelitian, makan pakai tangan adalah salah satu cara paling tepat untuk melatih otot agar dapat meningkatkan sirkulasi darah. Gerakan tangan yang dilakukan saat makan pakai tangan ini dapat membantu aliran darah jadi lebih lancar.

Selain itu, kita tak pernah tahu apakah sendok garpu yang kita gunakan di suatu tempat itu bersih atau tidak. Sementara jika kita menggunakan tangan untuk makan, kita pasti akan cuci tangan dulu terlebih dahulu.

Setelah itu mengeringkannya dan menjaganya dalam kondisi bersih. Baca penjelasan selengkapnya di Diadona.id.

1 dari 6 halaman

3 Cara Hidup Sehat yang Mudah Dilakukan tapi Sering Diabaikan!

Dream - Menjalani gaya hidup sehat akan sangat membantu mencegah berbagai penyakit kronis jangka panjang. Untuk menjalaninya terkadang susah-susah gampang.

Sebenarnya sih mudah tapi justru sering diabaikan. Nah berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang harus kamu ikuti agar tetap bugar dan pastinya gak pakai ribet.

Apa saja? yuk simak!

Mengurangi Konsumsi Gula dan Garam

Mungkin kamu bisa menghindari jenis makanan tertentu, tapi gula dan garam merupakan bahan yang paling sulit dihindari. Mengonsumsi keduanya secara berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan berbagai jenis penyakit.

Minum Air yang Cukup

 Hidup Sehat© shutterstock.com

Banyak orang tidak mencukupi kadar air yang dibutuhkan tubuh. Dehidrasi seringkali dialami dan kamu harus menemukan cara untuk mengatasinya. Setidaknya, konsumsi 1,5 sampai 2 liter air. Termasuk jus buah, teh, kopi, susu dan minuman sehat lainnya.

Makan Sehat dan Olahraga

 Hidup Sehat© shutterstock.com

Pastikan kebiasaan makan sehat dan olahragamu tetap seimbang. Berhenti merokok, kurangi konsumsi alkohol, makanan cepat saji serta yang berminyak. Makan sehat dan olahraga sehari sekali.

Sumber: Misskyra.com

2 dari 6 halaman

Studi: Wanita Lahir di Bulan April Risiko Meninggal karena Jantung Lebih Tinggi

Dream - Mati, jodoh, dan rezeki, sudah diatur oleh Allah SWT. Tapi, kita diwajibkan untuk selalu mempelajari apa yang menjadi rahasia Ilahi agar lebih bersyukur atas karunia-Nya.

Dikutip dari Mirror.co.uk, Para peneliti dari Universitas Harvard dalam British Medical Journal (BMJ) menyebut, wanita yang lahir di bulan April berisiko meninggal karena penyakit jantung lebih tinggi.

Penelitian itu dilakukan selama 38 tahun dengan melibatkan 116.199. Para respoden yang terlibat dalam penelitian ini berusia 30 hingga 55 tahun.

Selama 38 tahun itu, tercatat sudah terjadi 8.360 kematian. Sembilan persen responden yang lahir antara Maret hingga Juli meninggal karena penyakit jantung.

Dari rentang bulan tersebut, wanita yang lahir di bulan April memiliki risiko tertinggi yang meninggal karena penyakit jantung.

3 dari 6 halaman

Penyebab Penyakit Jantung

Sementara, wanita yang lahir di bulan November dan Desember memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit mematikan itu.

Sebanyak 8.360 responden yang meninggal dunia itu karena penyakit kardiovaskular. Penyakit itu penyebab gangguan jantung dan pembuluh darah.

Menurut para peneliti, wanita yang lahir di bulan April memiliki risiko terkena penyakit jantung lebih tinggi karena dipengaruhi faktor pasca kelahiran, seperti fluktuasi musiman, ketersediaan nutrisisuhu iklim, sinar matahari yang tersedia.

(Sumber: Mirror.co.uk)

4 dari 6 halaman

Tes Sederhana Ini Akan Tunjukkan Kamu Menderita Kanker Paru-Paru

Dream - Jean Taylor, wanita asal Inggris, merasa shock setelah memeriksakan diri ke dokter karena jarinya lebih besar dan kukunya lebih melengkung dari biasanya. Sebab, kondisi itu ternyata menjadi pertanda dirinya mengidap kanker paru-paru.

Setelah diagnosa dokter tersebut, nenek tiga cucu itu segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) dan biopsi pada paru-paru.

Beberapa hari kemudian, hasil pemeriksaan tersebut telah keluar. Dokter mengungkapkan temuan yang mengejutkan tersebut.

  Jari bengkak dan kuku terlihat melengkung tidak wajar.© Facebook Jean TaylorJean Taylor jelas saja kaget, sebab kondisi kuku yang buruk itu merupakan tanda penyakit serius. Dia divonis mengidap kanker stadium satu di kedua paru-parunya.

5 dari 6 halaman

Memperingatkan Netizen Soal Nail Clubbing

Karena merasa terpanggil untuk menyebarkan informasi tentang kanker paru-paru, Jean Taylor memposting status di Facebook.

Dia memperingatkan netizen jika menemukan tanda-tanda aneh pada jari yang disebut dengan istilah nail clubbing.

Nail clubbing atau pembengkakan jari adalah bagian dari tanda-tanda rendahnya oksigen di dalam darah.

Pembengkakan ini bisa terjadi pada jari di tangan maupun kaki. Cirinya adalah jari tampak membesar dan kuku lebih melengkung dari biasanya.

Nail clubbing ini telah dikaitkan dengan penyakit lainnya, seperti penyakit kardiovaskular, AIDS, dan penyakit liver.

Karena merasa terpanggil untuk menyebarkan informasi tentang kanker paru-paru, Jean Taylor memposting status di Facebook.

Dia memperingatkan netizen jika menemukan tanda-tanda aneh pada jari yang disebut dengan istilah nail clubbing.

Nail clubbing atau pembengkakan jari adalah bagian dari tanda-tanda rendahnya oksigen di dalam darah.

Pembengkakan ini bisa terjadi pada jari di tangan maupun kaki. Cirinya adalah jari tampak membesar dan kuku lebih melengkung dari biasanya.

Nail clubbing ini telah dikaitkan dengan penyakit lainnya, seperti penyakit kardiovaskular, AIDS, dan penyakit liver.

6 dari 6 halaman

Apa Itu Nail (Finger) Clubbing?

Finger atau nail clubbing adalah kondisi di mana ujung jari dan kuku membesar. Nail clubbing ini terjadi secara bertahap, menurut Cancer Research UK.

Pertama, pangkal kuku akan terasa lembut dan kulit di sebelah alas kuku menjadi berkilau. Selanjutnya, kuku mulai melengkung lebih dari biasanya ketika dilihat dari samping (dikenal sebagai Tanda Scarmouth).

Pada tahap akhir, ujung-ujung jari mungkin akan membesar dan membengkak. Nail clubbing ini diduga disebabkan oleh berkumpulnya cairan di jaringan lunak di ujung jari.

Deteksi dini terhadap nail clubbing akan menjadi petunjuk pertama adanya kelainan yang serius pada tubuh. Jika diobati secara dini, dapat disembuhkan.

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya