Manfaat dan Bahaya Konsumsi Sayuran Mentah

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 30 Maret 2021 09:45
Manfaat dan Bahaya Konsumsi Sayuran Mentah
Siapa yang suka makan sayuran mentah?

Dream - Memakan sayuran mentah adalah salah satu pilihan untuk menikmati asupan sehat yang jadi tradisi di Indonesia. Namun sayangnya, ternyata ada beberapa sayuran yang secara medis tidak layak untuk dinikmati mentah-mentah.

Hal ini dikarenakan sayuran mentah dapat menyebabkan penurunan nutrisi, sehingga kamu tidak bisa mendapatkan nutrisinya dengan maksimal.

Eits, jangan sedih dulu buat para penikmat lalapan, karena sayuran mentah juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh, kok! Apa saja ya?

Manfaat makan sayuran mentah

  1. Menjaga keutuhan nutrisi yang tidak tahan terhadap panas (misalnya vitamin A dan C), serta menjaga kandungan folat yang mudah larut dalam air saat dimasak.
  2. Bermanfaat dalam menjaga berbagai senyawa antioksidan.
  3. Menjaga berat badan karena kandungan kalorinya cenderung lebih rendah, serta terhindar dari gula atau garam tambahan.

Nah, kalau ini beberapa sayuran memiliki kandungan racun yang dapat merugikan tubuh apabila tidak dimasak atau justru nutrisinya menjadi lebih baik setelah dimasak.

1 dari 4 halaman

Daftar sayuran yang boleh dimakan mentah:

1. Brokoli

Brokoli termasuk sayuran yang bisa dimakan mentah, karena sayuran ini mengandung enzim myrosinase sebanyak tiga kali lipat dalam kondisi mentah.

Enzim ini bermanfaat mengusir zat karsinogen yang dapat menjadi penyebab kanker, kandungan antioksidan sulforaphne dalam brokoli lebih cepat diserap tubuh.

2. Bawang bombay dan bawang putih

Bawang bombay dan bawang putih merupakan sumber antioksidan yang dianggap bermanfaat dalam mencegah dan melawan kanker, akan tetapi jika dimasak dapat mengurangisenyawa bermanfaat di dalamnya.

Bawang bombay dan bawang putih juga mengandung senyawa anti pengentalan darah, yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, senyawa ini juga dapat hilang dengan cepat jika dipanaskan.

2 dari 4 halaman

3. Paprika merah

Paprika merah merupakan sumber antioksidan yang paling kaya dibandingkan jenis paprika lainnya, kandungan vitamin C di dalamnya tiga kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan jeruk.

Memakan paprika merah saat masih mentah, dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang menjadi penyebab kanker, diabetes, Alzheimer, dan penyakit berbahaya lainnya.

Ilustrasi© Shutterstock

4. Kale

Sayuran hijau ini mengandung senyawa glukosinolat yang bermanfaat mencegah banyak penyakit, tapi sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kale memerangi penyakit dapat menurun saat dimasak atau dipanaskan.

5. Akar bit

Bit kaya akan berbagai nutrisi yang bermanfaat, termasuk lima vitamin esensial, kalsium, zat besi, kalium, dan protein, bit juga mengandung serat dan folat tinggi, jika di masak dapat mengurangi 25 persen kandungan nutrisinya.

3 dari 4 halaman

Daftar sayuran yang tidak boleh dimakan mentah

1. Jamur

Memasak jamur dapat membantu meningkatkan kandungan kalium di dalamnya.

2. Wortel

Kandungan beta karoten dalam wortel juga dapat meningkat setelah dimasak, kamu disarankan untuk memasaknya dengan cara dikukus atau direbus.

Ilustrasi© Shutterstock

3. Terong

Memanggang terong dapat meningkatkan kandungan antioksidan di dalamnya, metode ini merupakan yang terbaik ketimbang metode memasak lainnya.

4. Asparagus

Teksturnya yang tebal, mengonsumsi asparagus sebagai makanan mentah dapat menyebabkan nutrisinya tidak diserap secara maksimal.

4 dari 4 halaman

5. Kentang

Sayuran satu ini mengandung pati, yang jika tidak dimasak terlebih dahulu dapat menyebabkan masalah pencernaan, sepeti perut kembung dan bergas.

Ilustrasi© Shutterstock

6. Sayuran silangan (cruciferous)

Jenis sayuran silangan, seperti kol, kubis, atau kecambah, sebaiknya dimasak terlebih dahulu karena mengandung gula yang sulit dicerna tubuh.

Hindari mengonsumsi jenis sayuran ini sebagai makanan mentah, khususnya jika kamu memiliki gangguan tiroid.

7. Kacang merah

Jika tidak dimasak hingga matang, kacang merah mengandung racun lektin glikoprotein yang dapat menyebabkan mual, muntah, hingga diare.

Laporan: Radhika Nada, Sumber: Sehatq

Beri Komentar