Mengapa Harus Pilih CAPD untuk Pengobatan Gagal Ginjal?

Reporter : Gladys Velonia
Minggu, 5 November 2017 16:29
Mengapa Harus Pilih CAPD untuk Pengobatan Gagal Ginjal?
Cara kerja CAPD sedikit merepotkan di awal, namun menjadi mudah jika sudah terbiasa.

Dream - Gagal ginjal terminal adalah istilah untuk menyebut rusaknya fungsi ginjal. Biasanya disebabkan oleh penyakit komplikasi seperti diabetes, hipertensi, dan batu ginjal.

Dokter spesialis ginjal, Jonny, mengemukakan ciri-ciri orang yang mengidap penyakit tersebut.

" Badannya lemas karena HB rendah, pipisnya sedikit mengakibatkan pembengkakkan pada kaki, serta mual-mual karena kandungan racun dalam tubuhnya tinggi," ujar Jonny di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 5 November 2017.

Apabila pasien sudah mengalami kondisi di atas, Jonny menyarankan dilakukannya tiga tata laksana, yakni cuci darah, CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialisis), dan cangkok ginjal.

Menurut Jonny, langkah untuk mencangkok ginjal sebaiknya dipilih sebagai opsi terakhir karena mengandung risiko kegagalan cukup besar.

" Alangkah lebih baik jika pasien gagal ginjal melakukan cuci darah atau hemodialisis atau CAPD sebagai pengobatan," imbuhnya.

Jika dibandingkan dengan cuci darah, CAPD jauh lebih aman untuk pasien gagal ginjal. Menurut Jonny, CAPD memungkinkan pasien untuk dapat beraktivitas sehari-hari secara normal dan dapat dilakukan sendiri tanpa perlu sering-sering mengunjungi rumah sakit.

" Kalau hemodialisis itu, darahnya dikeluarin, dicuci, habis itu dimasukkan lagi ke dalam tubuh. Kalau CAPD ini, pembersihnya yang dimasukkan ke tubuh, terus mencuci racun yang ada di selaput perut, kemudian dikeluarkan lagi," jelasnya.

Cara kerja CAPD diakui Jonny sedikit merepotkan di awal, namun menjadi mudah jika sudah terbiasa. Sebuah kantung berisi cairan pembersih dihubungkan ke dalam tubuh oleh sebuah selang. Nantinya cairan di dalam kantung ini harus diganti sebanyak 4 kali sehari.

" Pasien yang memilih CAPD dibandingkan cuci darah terbukti lebih sehat dan bugar karena tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, tidak mengganggu fungsi jantung," jelas Jonny.

Untuk perbandingan Jonny menjabarkan mengenai harga cairan yang dibutuhkan untuk pengobatan CAPD. Pasien gagal ginjal harus merogoh kocek Rp7,5 juta untuk pemakaian 1 bulan.

Sedangkan untuk cuci darah, harga yang harus dibayarkan untuk satu kali treatment mulai dari Rp800ribu dan dalam sebulan harus dilakukan minimal 8 kali.

Beri Komentar